Gabriel Si Mafia Tampan

Gabriel Si Mafia Tampan
Masakan Gabriel


__ADS_3

setelah itu Gabriel pun melepaskan pelukan nya tadi sementara Lea langsung berlari menuju kamar mandi karena dia baru sadar tentang apa yang tadi di lakukan nya...


"pfftt gadis lucu"gumam Gabriel setelah melihat Lea berlari


Gabriel pun kemudian turun dan mulai mengunakan apron dan memasak untuk Lea dan semua yang berada di situ


"bos biar saya saja yang memasak" ucap Steve yang melihat Gabriel mengunakan apron


"tidak Steve biar aku saja"


"yah baiklah bos,tapi bagaimana jika saya membantu bos"


"tidak perlu Steve,aku akan melakukan nya sendiri "


"yah baiklah kalau bos berkata begitu"


"oh ya Steve apa kau sudah memberikan obat pada Gavin?" tanya Gabriel yang sudah mulai memotong-motong sayuran


"sudah bos"


"lalu dimana dia sekarang?"


"tuan Gavin bilang dia ada urusan sebentar bos jadi dia pulang"


"kenapa kau tak mencegahnya Steve?"


"emm tuan Gavin tadi memaksa bos,jadi saya tak sempat bilang sama bos"


"yah baiklah Steve,oh ya belikan pakaian wanita buat gadis itu nanti malam"


Steve pun sedikit terkejut tentang apa yang akan Gabriel lakukan dan dia penasaran apa yang dia maksud gadis itu adalah Lea?


"pakaian wanita?,apa untuk nona Lea bos?"tanyanya penasaran


"sejak kapan kau begitu penasaran seperti ini Steve?"tanya balik Gabriel


"emm yahh itu..,saya hanya sedikit penasaran saja"

__ADS_1


"hemmm ya Steve belikan pakaian untuk Lea!"


Akhirnya Gabriel pun mengakui nya, dia ingin Steve membeli pakaian untuk Lea..


"wah jadi bos akan membawa nona Lea...."


Steve pun segera menghentikan ucapannya saat Gabriel menatapnya dengan tatapan dinginnya


"lakukan jangan banyak bertanya!"


"baik bos!"


Steve yang merinding dengan tatapan itu pun kemudian dia segera bergegas pergi meninggalkan mansion


sementara Gabriel masih sibuk melanjutkan kegiatan memasaknya


tak beberapa lama Lea keluar dari kamar dan menuju lantai bawah karena dia mencium aroma masakan yang sangat enak


sesampainya di bawah dia di buat terkejut dengan penampilan Gabriel yang memakai apron dan sedang sibuk memasak itu


"tu-ann Gabriel,apa yang tuan lakukan,apa tuan memasak?"


"hemm makanan sudah hampir siap,kamu duduk saja" ucap Gabriel yang tidak ingin menjawab pertanyaan Lea dan malah menyuruhnya untuk duduk


"emm baiklah"


Lea pun segera menurut dan duduk di meja makan


setelah itu Gabriel menata semua masakan nya di meja makan , sementara Lea hanya sibuk memperhatikan Gabriel


"hemm entah kenapa aku berfikir tuan Gabriel sangat sexy saat mengunakan apron itu" gumamnya memperhatikan Gabriel


sementara Gabriel yang merasa di perhatikan pun segera melepas apron nya dan mulai mendekati Lea


"mau terus lihatin saya atau mau sarapan bareng saya?" tanya Gabriel membuyar kan fikiran Lea


Lea yang sadar pun merasa salah tingkah karena ketahuan sedang memperhatikan Gabriel

__ADS_1


"emm sudah matang ya tuan?"


"iya sudah semenjak kamu memperhatikan saya tadi"


blush ,pipi lea sedikit memerah karena Gabriel membahasnya lagi,dan sebenarnya Lea begitu malu saat ini


"ada apa,ayo sarapan" ucap Gabriel tak merasa bersalah saat sudah membuat Lea merona dan Gabriel malah diam-diam tersenyum melihat tingkah Lea yang lucu


"emm iya tuan,maaf karena tadi ngelihatin tuan" ucap Lea meminta maaf


"tidak apa,ayo sarapan" ajak Gabriel lagi


Lea pun kemudian menengok sekelilingnya dan hanya ada mereka berdua ,lalu bagaimana dengan yang lain,apa mereka tak ikut makan.


"oh ya tuan dimana yang lain apa mereka tidak ikut sarapan?" tanya Lea


"maksud kamu Steve atau Gavin ?" tanya balik Gabriel


"ya semua nya tuan termasuk Gerald, bukankah dia tadi malam menginap?"


"Gavin dan Gerald sudah pulang,dan Steve sedang ada urusan"ucap Gabriel menjawab


"oh begitu ya,tapi bukankah Gavin terluka tuan dan siapa yang mengantar nya pulang?"


"dia sudah baik-baik saja,oh iya apa kamu begitu mencemaskan nya?"


Lea pun segera menyadari karena dia begitu banyak bertanya dan entah kenapa tatapan Gabriel seperti tatapan seseorang yang sedang cemburu kepada kekasihnya


"emm lupakan saja tuan,maaf kalau terlalu banyak bicara"


sementara Gabriel langsung berdiri dari tempat duduknya dan tidak melanjutkan makannya lagi,


Lea pun heran dengan sikap Gabriel, apakah Gabriel marah padanya?


"lanjutkan saja sarapan mu,aku ada urusan sebentar" ucap Gabriel tanpa menatap lea


"tapi tuan mau kemana,tuan bahkan belum sarapan?"

__ADS_1


"ada sesuatu yang sangat penting,oh ya bersiaplah nanti malam saya akan menjemput kamu,jangan terlambat!"


setelah itu Gabriel segera pergi meninggalkan Lea yang masih terpaku di meja makan.


__ADS_2