
Sedangkan Lisa malah tertawa terbahak-bahak saat melihat amarah dari Ariana.
mereka semua pun heran mengapa Lisa tertawa seperti itu
"Lisa apa benar semua ini?!" kali ini giliran Davis yang bertanya
"kalian bodoh ya, kenapa kalian percaya dengan perkataan nya tanpa bukti?" Kata Lisa dengan penuh percaya diri
"Tante jangan bohong, meskipun kita gak punya bukti tapi itu benar kok" ucap Lea membela diri
"lalu apa,jika kamu tak punya bukti berarti itu semua bohong!" kata Lisa semakin menekan Lea
"pa,apa papa ga percaya sama aku?" tanya Lea berkaca-kaca
"papa selalu percaya kamu Lea,tapi tanpa bukti kita tidak bisa apa-apa "kata Davis menasehati
"ah sial padahal sebentar lagi aku akan membuka rahasia Tante Lisa,tapi apa ?,aku lupa tak punya bukti sekarang " batin Lea bimbang
"CK kalian ga ada bukti kan, baiklah kalau gitu ayo Amara,kita pulang!" kata Lisa dengan nada sedikit membentak
Amara sebenarnya enggan untuk ikut bersama Lisa karena dia takut Lisa akan melakukan sesuatu padanya nanti
"tunggu, lepaskan tanganmu dari Amara !" ucap seseorang yang baru saja masuk
"Gavin?"kata Lea saat melihat ternyata orang itu adalah Gavin
__ADS_1
"CK siapa lagi ini"kata Lisa semakin pedas
"anda tidak perlu tau siapa saya,tapi yang perlu anda tau adalah Amara itu bukan putri kandung anda!" kata Gavin dengan tegas
"me-memangnya siapa kamu ikut campur urusan ini,kamu di bayar gadis ini ya" kata Lisa sambil menunjuk-nunjuk Lea
"jaga ucapan Tante ya,aku gak pernah membayar Gavin untuk apapun,benar kan Vin" kata Lea sambil melirik ke arah Gavin
"tentu saja benar Lea,aku datang sendiri kemari,oh ya tapi sebenarnya aku membawa beberapa orang kesini bersamaku" kata Gavin lagi
"siapa Vin?" tanya Lea penasaran
Gavin pun kemudian mengeluarkan ponselnya,dan beberapa saat kemudian 4 orang masuk ke dalam restoran itu.
Lisa pun terkejut saat tau Kania dan Kendrick diikat oleh 2 orang di belakangnya.
"Kania, kenapa kamu diikat sama Kendrick nak"tanya Davis khawatir
sementara Ariana memegang tangan Lea dan meminta penjelasan pada putri sulungnya itu.
"anda kenapa gemetar nyonya, bukankah tadi anda sangat berani?" tanya Gavin menyindir Lisa
"apa maksudnya ini ada yang bisa jelaskan?" tanya Davis meminta penjelasan
"om sebenarnya ada apa sih kenapa aku juga dibawa kesini?!" tanya Kendrick pada Davis
__ADS_1
"om juga ga tau memangnya kamu sama Kania punya masalah sama mereka?" tanya Davis balik
"kalian tu kenapa nangkep gue hah!" ucap Kendrick memberontak
"Lo sebaiknya diam atau gue robek mulut Lo itu!" kata Gerald mengancam
Kendrick pun langsung saja menutup mulutnya karena dia tau bahwa mereka yang menangkap nya bukanlah orang sembarangan dan Kendrick juga takut bahwa ancaman mereka nanti benar-benar akan terjadi padanya.
"kamu, jelaskan apa hubungan kamu dengan nyonya ini!" ucap Gavin pada Kania sambil menunjuk Lisa.
Lisa pun menggeleng pelan berharap Kania tidak membocorkan rahasia mereka, sedangkan Kania sendiri binggung harus bagaimana apakah dia harus jujur atau tidak.
"jawab apa hubungan mu dengan nya!" kata Gavin lagi
"a-aku tak mengenalnya" ucap Kania mencoba berbohong
Gavin pun tersenyum menyeringai dan mencoba untuk mendekati Kania.
"katakan yang sebenarnya atau aku akan membuat hidupmu dan kekasihmu ini hancur setelah ini!" kata Gavin mengancam
Kania pun ketakutan karena memang aura dingin Gavin yang begitu menusuk membuatnya kemudian mulai mengatakan yang sejujurnya pada semua orang.
"iya,ibu Lisa adalah ibu kandungku dan Amara adalah anak kandung papa Davis dan mama Ariana,kami ditukar oleh ibu Lisa sejak masih bayi"ucap Kania gemetaran
mereka yang mendengar penuturan dari Kania pun terkejut bukan main , apalagi Kendrick dia langsung marah-marah pada Kania,tak perduli meskipun banyak orang di sana.
__ADS_1