
"hmmm baiklah aku akan menjaga diriku baik-baik Lea"
Lea pun tersenyum senang karena Gabriel mau menurutinya
Gabriel yang melihat senyuman Lea pun tak bisa mengendalikan dirinya kemudian dia pun mulai mencium bibir Lea yang membuat Lea mematung seketika
setelah ia melihat Lea mulai kehabisan nafas pun Gabriel segera melepaskan pangutan bibirnya ,
setelah itu Gabriel mulai melajukan mobilnya lagi menuju ke mansion ,
yang tak mereka sadari adalah seseorang sedang mengawasi mereka dari kejauhan,dan orang itu juga yang telah memerintahkan beberapa orang yang tadi menyerang Gabriel.
"awas saja Gabriel,lain kali aku akan menghabisimu ,dan jika aku tidak bisa membunuhmu,aku akan membuatmu kehilangan kekasihmu itu dan membuatmu merasakan apa yang aku rasakan saat ini!!" gumam orang itu setelah melihat mobil yang ditumpangi Gabriel sudah pergi menjauh
orang itu adalah Melvin yang sedang memulai aksi balas dendam nya pada Gabriel dan semua orang yang menjadi penyebab dari tewasnya Katlyn.
setelah memastikan mobil Gabriel sudah pergi Melvin pun juga segera pergi dari sana.
beberapa jam kemudian Gabriel dan Lea sudah kembali ke mansion ,saat sudah sampai mereka pun masuk berdua,tapi Gabriel meminta izin pada Lea untuk pergi sebentar karena ada urusan yang mendadak katanya.
awalnya Lea takut Gabriel akan berkelahi lagi tapi Gabriel mengatakan tidak apa,sebab itulah Lea mengizinkan nya untuk pergi.
setelah Gabriel pergi Lea pun segera masuk ke dalam kamar dan merebahkan dirinya di kasur.
sementara Gabriel sendiri saat ini sedang menuju ke markas nya untuk menemui teman-temannya.
__ADS_1
setelah sampai di Markas Gabriel segera duduk berhadapan dengan mereka.
"Lo baik-baik saja Riel?" tanya Gavin sambil menyalakan rokoknya
"hemm gue barusan di serang"kata Gabriel santai
"diserang siapa,anak buah bang Dirga?" tanya Gavin lagi
"bukan, kelihatan nya itu bukan anak buah dirga,tapi orang lain" ujar Gabriel pada mereka
" maksut Lo ,ada yang ingin mengusik kita ?" kali ini giliran Gerald yang bertanya
"sepertinya iya" kata Gabriel lagi
"aku tidak apa Steve,hanya saja tadi aku bersama dengan Lea dan aku sudah membuatnya ketakutan" kata Gabriel sedikit menyesal
"apa,Lea juga sama Lo tadi?" tanya Gavin terkejut
"iya Vin"
"apa dia tidak apa?" tanya Gavin khawatir
"tidak,hanya saja dia ketakutan saat aku bertarung dengan orang-orang itu dan menghabisi nyawa mereka" ucap Gabriel yang juga mulai menyalakan rokoknya
"jadi Lea ngelihat Lo bunuh mereka?" tanya Gavin lagi
__ADS_1
"iya Vin,mau bagaimana lagi itu juga dunia kita dia harus terbiasa" kata Gabriel santai
"moga saja dia gak ketakutan sama Lo, kayak dulu dia ketakutan saat lihat gue nembak orang Riel " kata Gerald mengingat saat Lea takut padanya
"itu sudah terjadi ger,dia memang takut tapi aku sudah menenangkan nya" kata Gabriel lagi
"baguslah kalau kalian baik-baik saja" kata Gavin senang
"Lo lupa siapa gue Vin, tenanglah semua akan baik-baik saja" kata Gabriel begitu percaya diri
"iya iya mafia no 1 di dark city "sindir Gavin pada Gabriel
kemudian mereka semua pun tertawa bersama setelah mendengar sindiran Gavin untuk Gabriel.
beberapa menit kemudian mereka mulai membahas lagi tentang siapa orang yang menyerang Gabriel di jalan tadi,
setelah itu Gabriel pun menunjukkan sebuah logo pada mereka, Gabriel mendapatkan logo itu dari kancing baju yang dipakai oleh orang-orang yang menyerangnya tadi.
"logo apa ini ,gue baru lihat "kata Gerald memperhatikan logo itu
"entahlah gue tadi narik logo itu dari orang yang nyerang gue, rata-rata di kancing mereka ada logo itu"kata Gabriel pada mereka
"oh gue tau itu sebabnya Lo yakin orang yang tadi nyerang Lo itu bukan anak buah bang Dirga,bener kan Riel?" kata Gavin menebak
"yoi Lo bener vin di logo ini tertulis huruf MA berarti itu bukan logo dari anak buah Dirga" jelas Gabriel
__ADS_1