
"gue gapapa kok,maaf udah bikin Lo khawatir tha"
"Lo gak perlu minta maaf le,gue yang harusnya minta maaf karena ga bisa nyelamatin Lo,dan gue malah meminta bantuan tuan Gavin" ujar Aletha
Lea pun di buat melongo dengan penjelasan Aletha, kenapa Aletha menghubungi gavin dan bagaimana Aletha bisa mendapat nomer Gavin,apakah Gavin dan aletha dekat?
"tunggu ta,apa Lo bilang tadi Lo yang hubungi Gavin?"
Aletha yang sadar dia keceplosan pun reflek menutup mulutnya.
"jawab ta!!" tanya Lea lagi
"i-iya le,gue cuma minta bantuan aja kok"
"lalu bagaimana Lo bisa mendapat nomer nya Gavin,apa kalian dekat?" tanya Lea mengintimidasi sahabat nya
"gila Lo le,gue kira Lo bakal marah karena gue menghubungi tuan Gavin tapi ternyata Lo malah tanya hubungan gue dengan tuan Gavin"
Lea yang melihat Aletha kesal pun tertawa terbahak-bahak melihat kepanikan sahabat nya itu
"ya gue kira kalian Deket" kata Lea
"dih gak lah ,kita itu cuma sebatas rekan kerja dan dia itu bos disini lagian usia dia juga setahun lebih muda dari gue"
"lah kenapa emang,, kan gapapa meskipun Lo tua setahun dari dia"
"gak lah le,Lo itu ada-ada aja,oh ya sebenarnya tuan Gavin yang memberikan nomer nya ke gue dan dia minta jika ada sesuatu yang gak beres sama Lo gue harus hubungi dia secepatnya" ujar Aletha berterus-terang
"berati Lo disuruh dia buat awasin gue??" tanya Lea menyelidik
"mungkin lebih tepatnya gitu,tapi menurut gue ya le,tuan Gavin itu pengen ngelindungin Lo jadi dia nyuruh gue buat awasin Lo"
"apakah gitu tha yang Lo fikirin?" tanya Lea
__ADS_1
"ya tentu saja,mungkin tuan Gavin suka sama Lo"ceplos Aletha
"hus ngawur Lo, meskipun Gavin baik tapi dia juga lebih muda dari gue, dan gue udah anggap dia adik,lagian gue sudah jatuh cinta sama seseorang " kata Lea tersenyum
"apa Lo jatuh cinta sama siapa kenapa ngak cerita ke gue??" kata Aletha heboh
" hust pelanin suara Lo ini kita di kantor,udah ah kapan-kapan gue cerita soalnya gue kadang juga masih ragu sama perasaan gue" ucap Lea
"ah Lo ga asik ah le" kata Aletha kesal
"ya udah sorry tapi serius ta,kalau gue udah yakin gue akan cerita kok,oh ya balik gih kerjaan gue masih banyak"
"ya udah deh tapi awas kalau Lo gak cerita ke gue"
"tenang aja Bu Aletha gue akan cerita kok"
"aishhh ya udah deh gue balik kerja dulu"
setelah itu Aletha pun segera meninggalkan ruangan Lea,kali ini hanya Lea sendiri yang bergelut dengan fikiran ya sendiri.
Beberapa jam pun berlalu kini saatnya Lea untuk pulang kerja,Lea Sebenarnya binggung harus pulang kemana ke kost atau ke mansion Gabriel karena Gabriel menyuruh nya untuk tinggal disana,saat ia sedang berfikir seseorang di belakangnya mengagetkan nya.
"mau pulang?" tanya seseorang itu
"eh Gavin,kirain siapa"
Gavin pun tersenyum pada Lea saat melihat ekspresi Lea yang terkejut
"iya aku mau pulang,kamu juga mau pulang?" lanjutnya bertanya balik pada Gavin
"yah aku mau pulang,mau bareng ga?" tanya Gavin menawarkan
"engga ah Vin,aku pulang sendiri aja hehe" tolak Lea
__ADS_1
"kalau aku maksa gimana?" tanya Gavin lagi
"dia pulang bareng gue" tiba-tiba saja suara seseorang mengejutkan mereka,yang ternyata itu adalah Gabriel yang akan menjemput Lea
"wah Riel gue kira nona manis ini ga ada yang jemput ternyata ada pawangnya" goda Gavin pada mereka
"berisik Lo,mending Lo sekarang temuin Gerald nanti kita bicara setelah gue antar Lea"
"yah kalau begitu,oke lah,oh ya Lea aku balik duluan ya"
Lea pun mengangguk, setelah itu Gavin pun sudah pergi entah kemana, sementara Gabriel malah menatap lea, beberapa detik kemudian ia pun mengandeng tangan Lea.
" emm tuan kita mau kemana?" tanya Lea saat mereka sudah masuk ke mobil
"tentu saja pulang" kata Gabriel santai
"eh iya , maksudnya itu pulang kemana?" tanya Lea lagi
Gabriel pun tiba-tiba saja menghentikan mobilnya yang membuat Lea sedikit terkejut.
cittttt
setelah mobil berhenti Gabriel pun menatap lea, sementara yang di tatap malah jadi binggung.
"ke-kenapa berhenti tuan?" tanya Lea gugup
"bukankah tadi kamu nanya kita mau pulang kemana?"
"i-iya lalu?"
"kita kembali ke mansion oke"
"ta-tapi kan saya tinggal di kost sekarang tuan"
__ADS_1
"saya sudah pindahkan barang kamu ke mansion lagi" kata Gabriel santai
"Apa??" Lea pun di buat terkejut dengan perkataan Gabriel,itu artinya Lea benar-benar akan pindah ke mansion lagi?.