Gabriel Si Mafia Tampan

Gabriel Si Mafia Tampan
Kekesalan Jocelyn


__ADS_3

Tak sadar gue ngelamun mengingat kejadian itu dan papa pun menegur gue.


"nak,ngelamunin apa?" tanya papa gue


gue yang sadar pun akhirnya tersenyum canggung ketika semua orang menatap gue


"haha dia pasti lagi ingat kejadian dulu,benarkan nak Dirga?" tanya om Zafier


kemudian gue pun menggaruk tengkuk gue yang tak gatal karena terlalu malu untuk mengatakan nya.


"oh iya om dimana Jocelyn?" tanya gue pada om Zafier karena gue penasaran dengan Jocelyn saat ini,apa dia masih setomboi dulu atau sudah berubah


"dia sedang dalam perjalanan pulang ke indo" ucap om Zafier


"memangnya dia lagi dimana om?" tanya gue lagi yang masih penasaran


"dia baru pulang dari Paris nak" kata om Zafier ke gue


gue pun ngak banyak tanya lagi pada om Zafier , setelah itu giliran papa gue yang mengatakan sesuatu pada gue sampai membuat gue terkejut,yaitu perjodohan antara gue dan Jocelyn.


gue pun binggung harus menolak atau tidak karena disisi lain Jocelyn adalah cinta masa kecil gue, sementara saat ini gue juga sudah punya Katlyn sebagai pacar gue.


disaat gue binggung mereka pun memberi waktu pada gue untuk bertemu dengan Jocelyn dulu baru memutuskan,dan gue pun setuju dengan mereka.

__ADS_1


setelah itu gue pun menunggu kabar lagi tentang joce tapi tidak ada yang menghubungi gue ,gue sebenernya bisa saja nyuruh anak buah gue untuk mencari tau seperti apa Joce sekarang,tapi gue urungkan karena gue ingin langsung bertemu dengan Jocelyn yang sekarang, bagaimana wajahnya dan apakah dia masih ingat dengan gue.


tapi tak disangka setelah beberapa hari berlalu akhirnya seseorang mengirim sebuah pesan pada gue ,gue pun sebenarnya tidak mengira bahwa orang itu adalah Joce ,gue fikir itu cuma orang iseng ternyata dia benar-benar Joce.


Dirga POV End


Setelah Dirga ingat tentang Jocelyn dia pun segera menatap Jocelyn dari atas sampai bawah dan tersenyum ke arah Jocelyn.


"tenyata kamu sudah berubah ya dan semakin cantik" kata Dirga pada Jocelyn


Jocelyn pun menyerit heran menatap Dirga ,dia pun binggung kenapa tiba-tiba Dirga berkata seperti itu.


"apa maksud Lo,jangan mengalihkan pembicaraan,gue cuma mau lo batalin perjodohan kita!" kesalnya pada Dirga


"apakah kamu benar-benar ingin perjodohan dibatalkan?" tanya Dirga pada joce


"iya karena gue gak ingin perjodohan ini" ucap Jocelyn mantap


"benarkah,lalu katakan apa alasanmu menolak perjodohan ini?" tanya Dirga lagi


"Lo apa-apaan sih gue cuma mau lo batalin, karena gue gak kenal sama Lo , kenapa susah banget sih harus pakai alasan segala!"


Jocelyn pun semakin kesal dengan sikap pria yang berada di depannya ini, kenapa pria ini seolah-olah tidak ingin membatalkan perjodohan mereka?

__ADS_1


"aku cuma mau alasannya saja" ucap Dirga mengulang pertanyaan yang sama


"alasannya karena aku mencintai seseorang!"


kata Jocelyn menekankan


"apa itu cinta masa kecilmu?" tanya Dirga


"bagaimana Lo bisa tau?" tanya Joce heran


"ah seperti nya aku ada pekerjaan,jadi aku harus pergi" ucap Dirga mengalihkan pembicaraan


"tunggu,,jelaskan dulu bagaimana Lo bisa tau?"


"itu tak penting,tapi yang penting aku tidak mau membatalkan perjodohan ini"


ucapnya tersenyum pada Jocelyn


kemudian Dirga pun berdiri dari kursinya dan mengecup kening Jocelyn , Jocelyn pun mematung ketika Dirga tiba-tiba saja mencium keningnya,dan saat Joce sadar Dirga sudah menghilang dari sana.


"d*mn *t,,siapa sih dia ,berani-beraninya nyium gue,awas kalau ketemu lagi !" geramnya pada pria itu.


Jocelyn pun kemudian juga pergi meninggalkan restoran itu.

__ADS_1


Flashback off.


__ADS_2