
setelah itu Gabriel pun mengandeng Lea lagi untuk masuk ke dalam.
"kurasa wanita ini memiliki hubungan yang baik dengan tuan Gavin maupun tuan Gabriel karena kemarin-kemarin dia begitu akrab dengan tuan Gavin tapi sekarang dia juga akrab dengan tuan Gabriel,mungkin wanita ini istimewa buat mereka' batin satpam itu setelah melihat Gabriel mengandeng Lea masuk.
setelah masuk ke dalam semua orang pun terkejut karena bos besar mereka datang bersama dengan Lea,yang membuat beberapa orang iri pada Lea
Saat Gabriel bersama Lea masuk semua karyawan pun menunduk hormat pada bos besar mereka itu , beberapa orang menyapa mereka dan beberapa orang lagi sibuk bergosip di belakang mereka.
"bukankah itu tuan besar Gabriel?" tanya salah satu diantara mereka
"iya seperti nya itu memang tuan besar" kata yang lain
"iya aku juga pernah melihatnya sekali, tapi itupun sudah lama karena tuan besar jarang datang ke perusahaan " sahut yang lainya
"iya karena yang aku tau tuan besar menyerahkan tanggung jawab nya pada pak Gavindra CEO disini" ucap yang lain lagi
" iya aku juga pernah melihatnya sekali itupun hanya sebentar,tapi dia benar-benar tampan lebih tampan dari pak Gavindra " ucap pegawai lain yang sibuk memperhatikan wajah Gabriel yang bak pangeran itu
"hust jangan ngomong gitu nanti di dengar pak Gavin loh"kata yang lain menegur
"iya sih kelihatan nya mereka 11 12 karena sama-sama tampan" ucap yang lain menimpali
"oh ya tapi bukankah gadis yang di sebelah nya itu sekertaris pak Gavindra?"kata yang lain
"eh iya bener ,tapi ngapain dia sama tuan Gabriel ya?"
"ga tau juga, udahlah mungkin mereka ada hubungan"
__ADS_1
"yah tapi itu bikin iri tau ngak,enak banget ya dia bisa dekat sama pak Gavindra dan tuan besar Gabriel " kata yang lain iri
"hust udahlah nanti kalau mereka dengar kita kena marah" kata yang lain mengingatkan
" ya ya tapi tetap saja,gadis itu beruntung banget"
Gabriel pun tiba-tiba saja berhenti karena dari tadi sebenarnya dia sudah mendengar apa yang para karyawan itu katakan meskipun mereka mengatakan nya begitu pelan,tapi Gabriel masih bisa mendengar nya.
"kalian mau kerja atau bergosip hah!" tanya Gabriel dengan suara yang begitu keras pada mereka
mereka yang ketahuan bergosip pun segera menutup mulutnya karena takut akan aura dari Gabriel yang seakan ingin menelan mereka hidup-hidup.
mereka yang bergosip tadi bahkan lagsung terdiam ketika Gabriel membentak mereka
"jika saya mendengar kalian bergosip dibelakang saya lagi maka kalian akan di pecat!!" kata Gabriel yang sukses membuat mereka ketakutan.
sementara Lea hanya terdiam karena baru kali ini ia melihat para karyawan begitu ketakutan pada orang selain Gavin di perusahaan, apalagi saat tadi Gabriel mengancam mereka,
"ayo ke ruangan Gavin" kata Gabriel membuyarkan Lea yang sedikit bengong itu
"eh iya tuan"
Lea pun segera mengikuti Gabriel menuju ke ruangan Gavin
sedangkan para karyawan tadi pun bernafas lega karena Gabriel masih membiarkan mereka untuk bekerja di perusahaan.
setelah Gabriel dan Lea sampai di depan ruangan Gavin, tiba-tiba saja Gabriel langsung masuk hingga membuat Gavin sedikit terkejut karena Gabriel masuk begitu saja Tanpa mengetuk pintu,
__ADS_1
Gavin sebenarnya ingin marah karena mood nya sedang buruk saat ini ,setelah dia bertemu dengan Dirga dan juga Katlyn semalam, tapi saat melihat ternyata itu adalah Gabriel dan Lea ,Gavin pun mengurungkan niatnya karena dia sudah terbiasa dengan kebiasaan Gabriel yang suka masuk ke ruangan orang semaunya ,sama seperti dia maupun Gerald.
"CK gue kira siapa Lo Riel!" ucapnya sedikit kesal
"yah gue hanya mengantar Lea saja kesini"
"oh begitu ya"
"iya,oh ya Lo kenapa muka kusut banget?" tanya Gabriel memperhatikan raut wajah Gavin yang suram itu
"gue gapapa kok"kata Gavin sambil melihat Lea yang daritadi diam
Lea yang dari tadi diam pun merasa di perhatikan saat Gavin melihatnya
dan ia pun akhirnya pamit ,karena mungkin Gavin maupun Gabriel punya urusan yang ingin mereka bicarakan berdua sebab itu lah Lea pamit ke ruangannya,karena tak ingin menganggu percakapan antara Gabriel dan Gavin.
"oh ya tuan Gabriel,dan Gavin aku ke ruangan ku dulu ya,kalian bicara saja kalau ada yang ingin di bicarakan" ucapnya pamit
Gavin sebenarnya ingin mencegah Lea tapi Gabriel malah membiarkan Lea kembali ke ruangan karena benar kata Lea,dia ingin berbicara dengan Gavin berdua.
setelah Lea pergi Gabriel pun memulai pembicaraan dengan Gavin yang terlihat muram tidak seperti biasanya.
"oh ya,gimana semalam gue kira Lo udah mati , karena Lo gak ngabarin gue" kata Gabriel bergurau
"K*MP*et Lo enak bener ngomong nya"umpatnya pada Gabriel
"ya habisnya gue kira Lo ga akan kembali setelah pergi ketemu Abang Lo"kata Gabriel santai
__ADS_1
"kan gue udah bilang gue bisa pergi dengan cara apapun meski bang Dirga nyegah gue "
"ya ya gue tau, tapi apa Lo sudah memberikan pelajaran pada wanita licik itu?"