
Jocelyn pun kemudian juga pergi meninggalkan restoran itu.
Flashback off.
Sementara Dirga masih berfikir tentang Jocelyn yang melupakan nya,disisi lain Jocelyn juga sedang memikirkan tentang siapa Dirga yang sebenarnya, Jocelyn sebenarnya ingat dengan perkataan adiknya supaya dia jangan bertemu dengan Dirga dan biarkan adiknya yang akan mengurus tentang perjodohan itu,tapi bukan Jocelyn namanya kalau mau menunggu adiknya,dia pun dengan nekat pergi menemui Dirga, karena dia juga ragu kalau adiknya itu bisa membujuk kedua orangtuanya supaya mau membatalkan perjodohan nya begitu saja,sebab itulah meskipun dia sudah menceritakan perjodohan nya pada adiknya tapi pada akhirnya dia sendiri yang bertindak atas kemauannya sendiri.
Jocelyn POV
gue Jocelyn,gue hari ini benar-benar kesal karena orang itu mencium gue begitu saja ,gue juga gagal untuk membatalkan perjodohan itu .
saat itu gue baru pulang liburan dari Paris , tiba-tiba saja orang tua gue memberikan sebuah foto pria dan mereka juga bilang bahwa itu adalah calon suami gue.
gue pun dengan tegas menolak perjodohan itu tapi orang tua gue tak memperdulikan nya,jadi saat itu gue ngadu ke adek gue,gue berharap dia bisa bantu gue,tapi gue yang ingin masalah itu cepat selesai malah dengan berani menemui pria itu sendiri,pada akhirnya pria itu membuat gue sibuk berfikir tentang siapa dia,dan yang paling membuat gue kesal saat tiba-tiba dia mencium gue dan menghilang begitu saja.
gue benar-benar kesal harusnya gue tendang saja dia tadi ,tapi kenapa gue malah biarin dia nyium gue,
Akhhhh gue benar-benar frustasi saat ini,gue ingin menemui adik gue tapi hari udah malam, jadi gue ingin menemui nya besok saja.
Jocelyn POV End.
Keesokan harinya di mansion,Lea terbangun dari tidurnya dan merasakan sakit di sudut bibirnya yang lebam akibat luka semalam.
"kamu sudah bangun,apa ada yang sakit"
Lea pun terkejut mendengar suara seorang pria, ternyata saat Lea menengok ke sebelah, ada Gabriel yang sedang berbaring menatapnya, sungguh itu membuat hati Lea dag Dig dug rasanya
semalam memang Gabriel tidur di samping Lea , setelah ia menemui Gavin dan membiarkan Gavin untuk mengurus semuanya.
__ADS_1
"tu-tuan Gabriel anda disini semalam?" tanya Lea canggung
"hemm begitulah" jawab Gabriel santai
"ta-tapi kenapa tuan membawa saya kesini?"
"hemm begitu kah caramu berterimakasih setelah aku menyelamatkan mu?" tanya Gabriel menatap lea dengan wajah dinginnya
"bu-bukan itu maksud saya ta Pi..."ucapnya terpotong
"tapi apa Hem?" tanya Gabriel lagi
"sa-saya harus pulang" tiba-tiba saja Lea mengalihkan pembicaraan karena gugup untuk menjawab pertanyaan Gabriel
Gabriel pun kemudian memegang tangan Lea yang hendak berdiri
Lea pun binggung kenapa Gabriel mengatakan itu, bukankah Lea sudah tidak tinggal di mansion lagi,lalu kenapa Gabriel mencegahnya untuk pergi.
"tapi tuan,saya harus pulang dan bersiap untuk bekerja " tolaknya untuk tinggal
"kalau begitu keluar saja dari pekerjaan mu" ucap Gabriel seenaknya
Lea sebenarnya sedikit kesal tapi apa boleh buat dia berusaha untuk tidak marah karena ingat bahwa Gabriel yang telah menyelamatkan nya semalam.
"tuan sebelumnya terimakasih karena tuan telah menyelamatkan saya,tapi maaf saya tetap harus bekerja"
setelah mengatakan itu Lea segera pergi meninggalkan kamar , sementara Gabriel masih mengikuti nya dari belakang dan tiba-tiba saja dia menarik Lea kedalam pelukannya.
__ADS_1
Lea pun sedikit terkejut saat Gabriel memeluknya.
"maaf jika aku menyakiti hatimu,tapi tolong lah tetap tinggal disini demi keselamatan mu" ucap Gabriel sendu seolah takut bahwa Lea akan pergi jauh darinya
Lea pun dengan kesal melepaskan pelukan Gabriel,
"tuan maaf sebaiknya kita tidak begini, lagipula penculikan yang terjadi semalam juga karena saya dekat dengan tuan"
"maksud kamu?" tanya Gabriel menyerit saat Lea mengatakan itu padanya
"iya karena wanita yang menculik saya bilang dia mencintai tuan dan dia juga tidak ingin tuan dekat dengan siapapun" jelas Lea pada Gabriel
"dia juga mengira bahwa saya memiliki hubungan dengan tuan,sebab itu dia menculik saya" tambahnya lagi
Gabriel yang mendengar itu pun mengepalkan tangannya geram ,dia tidak menyangka Katlyn masih terobsesi padanya sehingga dia tega menyakiti semua wanita yang mendekati nya.
sebenarnya Gabriel curiga bahwa Katlyn terlibat dalam tewasnya Daniella tapi Gabriel masih belum memiliki bukti yang cukup untuk membuktikan bahwa Katlyn memang terlibat dalam hal itu.
"lalu apa yang dia katakan lagi" tanyanya pada Lea untuk mencari tau siapa tau Lea tau sesuatu saat Katlyn menculiknya
Lea pun binggung apa dia harus mengatakan nya atau tidak,dia takut Gabriel nanti akan marah jika mendengar apa yang akan dikatakan nya saat ini, karena ini menyangkut masa lalu Gabriel.
"dia mengatakan..." Lea pun ragu untuk bercerita sehingga ucapnya menjadi terpotong
"apa yang dia katakan?" tanya Gabriel menunggu jawaban lea
"dia mengatakan tentang Daniella,cinta pertama tuan"
__ADS_1