Gabriel Si Mafia Tampan

Gabriel Si Mafia Tampan
Permintaan Lea


__ADS_3

setelah makan malam Lea dan Gabriel pun izin untuk pulang,dan kedua orang tua Gabriel pun mengizinkan nya.


saat di mereka sudah berada di dalam mobil Gabriel pun terlihat gusar saat memikirkan kakaknya yang diam-diam menemui Dirga,dia juga takut kakaknya itu tidak bisa melupakan Dirga begitu saja.


"tuan seperti nya tuan sedang memikirkan sesuatu?" tanya Lea menatap Gabriel yang sedang fokus menyetir


setelah itu Gabriel pun menghentikan mobilnya yang membuat Lea kaget.


"aaaaa" teriak Lea dengan suara yang melengking


"apa kamu baik-baik saja,maafkan saya " kata Gabriel menyesal


"tidak apa tuan,saya hanya sedikit terkejut" kata Lea


"tunggu di sini, sepertinya ada orang di depan" kata Gabriel pada Lea


Lea pun sedikit takut tentang orang yang dimaksud oleh Gabriel,tapi seperti Lea tidak melihat apa-apa karena yang Lea lihat jalanan itu begitu sepi dan gelap,


jadi Lea takut jika orang yang dimaksud oleh Gabriel adalah orang jahat yang ingin mencelakai mereka.


dengan tenang Gabriel pun segera keluar dari mobil untuk mengecek siapa sebenarnya orang yang berani menghalangi jalannya.


"keluar aku sudah melihat kalian!!" kata Gabriel meneriaki mereka yang sedang bersembunyi


mereka pun segera keluar apalagi saat tau orang yang sedang diincar mereka telah turun dari mobil .


"gue pikir Lo ga lihat kita, ternyata mata seorang Gabriel itu sangat tajam yah" kata salah satu dari mereka


sedangkan yang lain malah tertawa terbahak-bahak.

__ADS_1


"jangan banyak bicara, sebenarnya siapa kalian?" tanya Gabriel pada mereka


"tidak perlu tau siapa kami,tapi satu hal yang perlu kamu tau,kamu harus mati malam ini" kata mereka mengancam


Gabriel yang mendengar itupun tersenyum menyeringai.


" memangnya siapa kalian berani mengusik diriku hah!" kata Gabriel begitu bengis


sedangkan Lea yang di dalam mobil pun ketakutan,dia ingin menolong, tapi dia takut karena dulu dia juga pernah berada diposisi ini saat bersama dengan Gavin waktu itu.


"jangan banyak bicara,kalian serang!!" kata salah satu dari mereka memberikan perintah


mereka semua pun mulai menyerang Gabriel dengan begitu bengis tapi Gabriel dengan santai menghadapi mereka.


mereka yang tadi sangat bersemangat untuk menyerang pun tiba-tiba ketakutan saat Gabriel telah berhasil menghabisi sebagian dari mereka,


kemudian setelah itu Gabriel pun menancapkan pisau itu tepat di jantung orang itu yang membuat orang itu tewas seketika.


mereka yang melihat itupun semakin ketakutan,


yang lain nya berusaha untuk kabur tapi sayangnya Gabriel telah mengeluarkan pistolnya dan menembak mereka satu persatu hingga mereka semua tewas di tempat.


setelah berhasil menghabisi mereka Gabriel pun segera masuk kembali ke mobil nya.


"Lea kamu tidak apa kan?" tanya Gabriel yang melihat Lea gemetaran


"sa-saya tidak apa kok tuan" kata Lea mencoba menghindari Gabriel


"apa kamu takut padaku le?" tanya Gabriel sambil terus menatap lea

__ADS_1


"eng-engga kok tuan"kata Lea gugup


Lea sebenarnya baru pertama kalinya melihat Gabriel berkelahi seperti itu, awalnya Lea mengira Gabriel akan kalah menghadapi mereka tapi ternyata dugaan Lea salah, ternyata Gabriel lah yang telah berhasil mengalahkan mereka,tapi yang membuat Lea ketakutan adalah melihat sisi gelap dari Gabriel yang tadi bertarung melawan mereka,bagi Lea itu sangat menakutkan.


"Lea maaf sudah membuatmu takut,tapi bukankah aku sudah bilang padamu tentang dunia ku" kata Gabriel


"tuan, ada berapa banyak musuh tuan?" tanya Lea yang mulai berani berbicara


"hemmm entahlah,aku juga tak tau, tapi yang aku tau ada banyak orang yang membenciku" ujar Gabriel


"hemm baiklah,tapi apa tuan bisa berjanji satu hal?" tanya Lea serius


"apa itu?"


"tolong jangan biarkan diri tuan terluka saat berhadapan dengan musuh-musuh tuan"


"apa kamu menghawatirkan ku?" tanya Gabriel yang malah menggoda Lea


"tuan saya serius!" kata Lea kesal


"aku juga serius Lea,apa kamu benar-benar menghawatirkan saya?" tanya Gabriel lagi


"entahlah tuan tapi selama ini tuan yang selalu menjaga saya dan saya tidak ingin tuan terluka,, itu saja" ujar Lea sendu


"hemm itu saja"


"iya tuan, berjanjilah soal itu"kata lea


"hmmm baiklah aku akan menjaga diriku baik-baik Lea"

__ADS_1


__ADS_2