Gabriel Si Mafia Tampan

Gabriel Si Mafia Tampan
Gadis Lucu


__ADS_3

malam harinya di kamar Gabriel,Lea begitu gelisah saat menunggu Gabriel yang belum kembali ke kamar,dia takut Gabriel ingin menghindari nya soal kejadian tadi pagi di mansion.


"aishh kenapa aku gelisah memikirkan nya,jika dia tidak ingin tidur disini bukankah itu lebih baik" gumam Lea yang mencoba untuk memejamkan matanya


saat Lea sudah tertidur lelap,Gabriel pun datang untuk sekedar menengok Lea,entah kenapa semenjak bertemu dengan Lea hatinya yang dingin mulai meleleh disaat dia semakin dekat dengan Lea, gadis polos yang dia temukan di bagasi mobilnya


"kenapa aku selalu mengkhawatirkan mu gadis kecil hum?"


"siapa kamu sebenarnya" gumam Gabriel memandangi wajah Lea


saat Gabriel sedang fokus pada Lea, tiba-tiba saja seseorang mengirimkan nya pesan, Gabriel pun segera berlalu setelah berpamitan pada Lea yang masih tertidur itu


"maaf gadis kecil,aku akan pergi,jaga diri kamu baik-baik ya" ucapnya kemudian mencium kening Lea


setelah itu Gabriel pun segera meninggalkan kamar dengan terburu-buru, lalu dia menemui Steve yang sudah siap berada di mobil karena Gabriel akan pergi ke suatu tempat malam ini.


"apa semuanya sudah siap?"tanya Gabriel setelah memasuki mobil


"sudah bos,tapi siapa yang akan menjaga nona Lea?" tanya Steve dengan ragu pada Gabriel


"Lea?,apa itu nama gadis itu?"tanya Gabriel menyerit


"bos baru tau,saya fikir bos sudah tau namanya"


"bodoh,kalau saya tau saya tidak akan bertanya" ucap Gabriel kesal

__ADS_1


"hehe maaf bos, karena bos begitu dekat saya fikir bos sudah tau" ucap Steve sambil nyengir


Gabriel pun hanya membuang nafas nya kasar saat menghadapi sikap tangan kanannya yang konyol itu


"lalu bos ,emm lupakan yang tadi , bagaimana bos bisa meninggalkan nona Lea sendirian?"tanya Steve lagi


"sudahlah dia aman di mansion ,jangan banyak tanya lakukan saja tugas mu,lalu telvon Gavin untuk menjaganya besok"jelas Gabriel untuk menjawab pertanyaan steve


"baiklah bos kalau begitu"


Steve pun kemudian melajukan mobil nya menuju ke bandara karena Gabriel memiliki penerbangan malam ini.


keesokan harinya di Gabriel mansion


Lea baru bangun dari tidurnya dan dia melihat ke sekeliling nya,namun dia tak menemukan seseorang yang dia tunggu tadi malam


setelah itu Lea pun segera menuju ke kamar mandi dan membersihkan dirinya, kemudian setelah itu Lea pun berjalan menuju ke lantai bawah untuk membuat sarapan


saat dia sudah sampai di lantai bawah dia bertemu dengan Gavin yang sedang menyiapkan sarapan pagi


"pagi nona Azalea" sapanya saat melihat Lea


"t-tuan Gavin,apa yang tuan lakukan pagi-pagi di sini?" tanya Lea heran


"yah Riel meminta saya untuk menjaga nona, karena dia sedang ada urusan"

__ADS_1


"Riel,apa maksud tuan itu tuan Gabriel?"tanya Lea sedikit penasaran


"yah siapa lagi nona"


"emm memangnya apa urusan yang membuat nya pergi tuan?"tanya Lea agak ragu


Gavin pun tersenyum melihat Lea yang seperti sedang mengkhawatirkan Gabriel,dan dengan usil Gavin pun mulai menggoda Lea


"emm apa nona mencemaskan nya?" tanya Gavin sedikit menggoda Lea


deg!


hati Lea pun berdegup kencang saat Gavin mengatakan itu, karena sebenarnya Lea pun tak tau kenapa dia mencemaskan Gabriel


dan dengan cepat Lea pun mengelak dengan apa yang Gavin katakan tadi


"ti-tidak kok tuan saya hanya bertanya " jawab nya gugup


"oh ya,tapi kenapa seperti nya saya merasa nona mencemaskan Riel?" ucap Gavin semakin menggoda Lea,Lea yang tidak tahan pun segera mengalihkan pembicaraan


"emm tuan saya lapar, bisakah tuan memberi saya makan?" tanya Lea memperlihatkan wajah imutnya


"haha gadis yang pintar, bisa-bisanya dia mengalihkan pembicaraan,tapi aku berfikir dia sangat cocok untuk Riel 'batin Gavin kemudian


"tuan apa yang tuan fikirkan,saya lapar" ucap Lea saat melihat Gavin terdiam

__ADS_1


"hemm baiklah nona duduklah,saya hampir menyelesaikan masakan saya" ucap Gavin kemudian


Lea pun segera menuruti Gavin dengan duduk manis di ruang makan..


__ADS_2