Gabriel Si Mafia Tampan

Gabriel Si Mafia Tampan
Kondisi Lea


__ADS_3

Saat ia ingin menuruni tangga pandangan nya tiba-tiba saja kabur dan dia pun akhirnya terjatuh dari tangga dan pingsan.


saat itu Amara yang hendak mengantarkan makanan untuk Lea pun terkejut saat melihat kakaknya yang sudah tak sadarkan diri,hingga nampan yang ia pegang pun jatuh berserakan.


Amara pun segera menghampiri kakak nya dan berusaha membangunkan nya tapi itu hanya sia-sia saja,


"kak bangun kak ,kakak kenapa hiks" tangis Amara pun pecah saat melihat Lea pingsan.


"apa yang terjadi kak,kening kakak berdarah"kata Amara yang semakin khawatir melihat kondisi Lea.


tak butuh waktu lama ,dia pun segera meminta pertolongan pada penjaga di luar untuk membantunya.


Setelah itu mereka pun segera membawa Lea ke rumah sakit,tak lupa di perjalanan menuju RS Amara juga menghubungi Gavin untuk memberitahu nya agar segera datang ke RS.


Saat sampai di RS mereka tak sengaja berpapasan dengan Gerald yang kebetulan sedang bertugas di RS itu.


"tolong kakak saya ,dok ,sus" ucap Amara sambil berteriak mencari bantuan


sedangkan Lea di bopong oleh beberapa pengawal masuk ke dalam RS


"lho Ra ,Lea kenapa?" tanya Gerald panik saat melihat kondisi Lea


"nanti aku jelaskan tuan,tapi tolong periksa kak Lea dulu,dia berdarah" kata Amara sambil menangis terisak-isak

__ADS_1


"baiklah,kalian tolong segera bawa nona Lea ke ruangan terbaik,cepat!" kata Gerald pada beberapa perawat di RS itu


mereka pun segera menuruti apa yang dikatakan oleh Gerald dan membawa Lea ke ruangan terbaik di RS .


"Ra, tenanglah aku akan memeriksa kondisi Lea dulu"kata Gerald berlalu, kemudian ia pun mengikuti beberapa perawat yang tadi sudah membawa Lea menuju ke ruangan VIP.


sedangkan Amara juga mengikuti Gerald dari belakang dan menunggu Lea sadar.


saat Amara sedang menunggu,Gavin datang dengan terburu-buru saat Amara menelvon nya tadi.


"Ra bagaimana Lea,apa dia baik-baik saja?" tanya Gavin saat melihat Amara yang duduk di luar ruangan sambil menangis


Gavin yang melihat Amara menangis pun semakin khawatir dan dia juga ingin tau bagaimana kondisi Lea saat ini.


sedangkan Amara yang melihat Gavin datang pun langsung memeluk Gavin dengan sangat erat sambil menangis sesenggukan.


"kak Lea belum sadar Vin,aku takut" kata Amara sambil gemetaran


"sudah jangan nangis ya, do'a in Lea segera siuman"kata Gavin lagi


setelah beberapa Saat mereka menunggu, akhirnya Gerald keluar dari ruangan itu dan menyampaikan kondisi Lea yang sebenarnya.


"gimana ger,Lo udah periksa Lea?" tanya Gavin meminta penjelasan dari Gerald

__ADS_1


"iya tuan, bagaimana kondisi kak Lea?" tanya Amara yang juga masih menunggu penjelasan dari Gerald


saat Gerald ingin menjelaskan tiba-tiba saja orang tua Lea datang menghampiri mereka, karena sebelumnya Amara juga sempat menghubungi orangtuanya sebelum dia menghubungi Gavin.


"maaf nak kami terlambat, karena tadi macet di jalan"ucap Davis menjelaskan


"oh ya bagaimana kondisi Lea?" tanya Davis lagi pada mereka


Terlihat sekali raut muka Davis dan Ariana yang khawatir pada kondisi putrinya


"iya nak bagaimana kondisi Lea?" tanya Ariana juga yang begitu khawatir


"ini dokter Gerald mau jelasin mah,pah tunggu ya" kata Amara berusaha menenangkan kedua orangtuanya padahal di sendiri juga khawatir


"jelaskan sekarang ger" kata Gavin pada Gerald


"hemm baiklah beruntung orang tua Lea juga sudah datang jadi aku akan jelaskan sekarang" kata Gerald pada mereka


mereka semua pun sama-sama mendengarkan dan menunggu ucapan Gerald selanjutnya.


"setelah aku lihat tadi sepertinya,ini bukan pertama kalinya Lea mengalami ini" kata Gerald


"apakah sebelumnya Lea juga pernah terjatuh?" lanjutnya lagi

__ADS_1


Mereka semua pun heran dengan apa yang dikatakan oleh Gerald,tapi berbeda dengan orang tua Lea yang saling memandang setelah mendengar ucapan Gerald barusan.


"apa maksud Lo ger , tolong jelasin lagi?" kata Gavin meminta penjelasan pada Gerald lagi.


__ADS_2