
"ya ya gue tau, tapi apa Lo sudah memberikan pelajaran pada wanita licik itu?"
"gue sudah memperingatkan nya untuk tidak main-main dengan kita,tapi saat gue baru saja memberi nya beberapa pelajaran bang Dirga dateng" ujar Gavin
"lalu,apa yang terjadi" tanya Gabriel yang menunggu cerita selanjutnya
"lalu bang Dirga bilang dia ingin mencari tau tentang apa yang gue katakan benar atau salah bahwa Katlyn terobsesi sama Lo,sebab itu dia menculik Lea ,dan bang Dirga juga bilang, jika perkataan gue bener dia sendiri yang akan menghabisi nyawa Katlyn" kata Gavin lagi
Gavin hanya mengatakan itu pada Gabriel,
dia tak ingin menyebutkan bahwa Katlyn mengunakan nama Daniella untuk mempengaruhi kakaknya atau Gabriel akan mengingat tentang Daniella lagi,
Karena Gavin tau sangat susah bagi Gabriel untuk move on setelah kematian Daniella.
"gue tau dia adalah wanita ular,jadi kita harus lebih hati-hati lagi dan mencari cara untuk mengatasi wanita itu" ucap Gabriel serius
"baiklah Riel gue akan pikiran caranya kalau perlu kita buat dia mengaku bahwa dia tidak pernah mencintai Abang gue dan hanya terobsesi dengan Lo ,dengan itu bang Dirga akan membenci wanita licik itu!"
"ya Lo bener Vin kita cari cara untuk menyingkirkan wanita licik itu dulu, karena dia sudah keterlaluan dengan menculik Lea hanya karena obsesi nya"
"dan jika kita sudah menyingkirkan nya maka Lea akan aman dan kita hanya tinggal berurusan dengan Dirga saja" tambahnya lagi
"baiklah Riel kalau gitu ,oh ya bagaimana dengan kak Jocelyn apa perjodohan nya dengan bang Dirga akan di lanjutkan?" tanya Gavin
"entahlah Vin itu juga yang sedang gue pikirin tentang bagaimana cara membatalkan nya"
"hemm Lo tenang saja Riel gue juga akan bantu,oh ya gue juga sudah memperingatkan bang Dirga untuk menjauh dari kak Joce semalam"kata Gavin
"lalu apa yang dia katakan?"
"di hanya terkejut saat gue memperingatkannya tentang kak Joce"
"itu saja?"
"ya, setelah itu gue pergi"
__ADS_1
setelah berbicara dengan Gavin, Gabriel pun meninggalkan ruangan Gavin dan menuju ke ruangan sekertaris menemui Lea.
Gabriel pun membuka pintu ruangan itu dan berdiri di samping pintu,dia melihat Lea yang sedang fokus mengerjakan sesuatu dengan komputer nya.
tok tok ketuknya pada pintu di samping nya.
"boleh aku masuk" tanya Gabriel
Lea yang sedang fokus pun lagsung menengok ke sumber suara itu
"tuan Gabriel,sejak kapan tuan berdiri disitu?" tanya balik Lea
"baru saja kok"
"ahemm apa aku boleh masuk?" tanya Gabriel lagi
" eh iya masuk saja tuan, kenapa tuan gak langsung masuk saja,tadi bukankah waktu di ruangan Gavin tuan lagsung masuk?" tanya nya pada Gabriel
"yah entahlah hanya saja aku tak ingin menganggu kamu"
"ohh begitu ya,oh ya apa ada yang bisa saya bantu tuan?" tanya Lea
"lalu apa yang tuan lakukan disini?" tanya Lea heran
Gabriel pun kemudian mendekati Lea dan..
cup
dia pun mencium kening Lea,yang membuat Lea sedikit terpaku oleh perbuatan Gabriel padanya
setelah mencium Lea Gabriel pergi begitu saja,tapi sebelum Gabriel pergi saat dia sampai di pintu dia mengatakan sesuatu pada Lea yang berhasil membuat pipi Lea bersemu merah dibuatnya
"oh ya nanti aku akan menjemput kamu lagi,kamu jaga diri ya disini dan satu lagi, semangat kerjanya ya cantik" ucap Gabriel setelah itu dia benar-benar sudah pergi dari ruangan Lea.
Lea pun menyentuh keningnya yang di cium oleh Gabriel tadi dan dia pun mulai menyunggingkan senyumnya, apalagi saat Gabriel bilang bahwa dia cantik wahh rasanya lea benar-benar ingin terbang saat ini.
__ADS_1
saat Lea sedang memikirkan Gabriel tiba-tiba saja seseorang masuk dan mengagetkan Lea.
"woy senyum-senyum sendiri ngapain Lo?" tanya seseorang itu yang ternyata Aletha
"tha,Lo ngagetin aja,masuk ngak ketuk pintu lagi" kesal Lea
"ya sorry abis dari tadi gue ketuk Lo ngak nyuruh masuk sih" kata Aletha
"eh benarkah?" tanya Lea
"iya Azalea gue dari tadi udah ngetuk tapi Lo diem aja,ya gue langsung masuk"
"ehehe ya maaf tha gue tadi ga fokus"kata Lea
Aletha pun mulai menggoda Lea dan menanyakan ada apa sebenarnya dengan sahabatnya ini ,karena saat dia masuk Lea seperti senyum-senyum sendiri
"ehh Lo Napa dah senyum-senyum sendiri,jatuh cinta Lo?" kata Aletha asal
Lea pun yang mendengar itu langsung menampol lengan sahabatnya yang asal saat berbicara padanya
"asal ngomong aja Lo,dah ah jangan ngomong aneh-aneh" kata Lea mengalihkan
"ya abis Lo senyum-senyum sih"
"emang gak boleh?" tanya Lea balik
"ya boleh tapi aneh tau,awas kesambet Lo" goda Aletha
"hadehh Aletha yang cantik,Lo kesini ada apa sebenarnya,emang ga ada kerjaan apa?"
"hehe gue cuma khawatir kok le sama Lo,soal kemarin gue kira Lo ngak akan kembali ,gue takut "
tiba-tiba saja percakapan mereka berubah menjadi sendu saat Aletha teringat bahwa Lea di bawa oleh beberapa orang kemarin.
"gue gapapa kok ta ,udah ya jangan khawatir"kata Lea menenangkan Aletha
__ADS_1
"ya tapi tetap saja gue takut le,gue kira kita gak akan bertemu lagi"
"gue gapapa kok,maaf udah bikin Lo khawatir tha"