
mereka pun sampai di depan ruangan Gavin,Gavin pun segera masuk di susul oleh Lea dan Aletha yang juga masuk.
Gavin pun segera duduk di kursi kebesaran nya,dia juga menyuruh Lea dan aletha untuk duduk berhadapan dengan nya
"duduklah" ucap Gavin pada mereka
mereka pun segera duduk berhadapan dengan Gavin
sebenarnya Aletha begitu takut saat ini,karena ini pertama kalinya dia berhadapan langsung dengan CEO perusahaan itu, sementara Lea sendiri masih binggung memikirkan kenapa Gavin membawa mereka ke ruangannya.
"oke jadi Lea kamu ingin melamar pekerjaan disini?" tanya Gavin memulai pembicaraan
"iya Gavin" kata Lea
Aletha pun menyikut lengan Lea,memberi kode agar memanggil Gavin dengan sebutan bos atau pak karena Gavin adalah CEO di situ.
"apa sih ta?" tanya Lea yang tidak peka
"ma-maaf kan Lea pak Gavin karena Lea tadi tidak sopan dengan memanggil nama anda langsung"
tiba-tiba saja Aletha meminta maaf mewakili Lea yang masih binggung
Gavin pun kemudian tersenyum
"tidak apa nona,aku yang menyuruh Lea untuk memanggil ku memakai namaku" kata Gavin santai
Aletha pun di buat melongo dengan perkataan Gavin, berarti Lea memang sudah mengenal Gavin sebelumnya?
"ah benarkah, maaf tuan saya tidak tau"ucap Aletha sedikit malu
__ADS_1
"oh iya Lea jadi kamu mau kerja apa disini?"
"apa kamu punya pengalaman sebelumnya?" lanjut Gavin
"emm aku tidak punya pengalaman,tapi apapun pekerjaan nya aku akan melakukan nya Vin" ucap Lea mantap
"yah baiklah kalau begitu, mulai sekarang jadilah sekertaris ku" ucap Gavin pada Lea
"oh ya nona Aletha tolong minta Gracia untuk mengajari Lea" tambahnya lagi
Aletha pun semakin dibuat terkejut karena Gavin meminta Lea untuk menjadi sekertaris nya, karena harusnya Lea mendaftar sebagai office girl karena hanya itu pekerjaan yang sedang membutuhkan karyawan saat ini,
beberapa detik kemudian Aletha pun langsung mengangguk menuruti perintah dari atasannya itu.
disisi lain Steve dan Gabriel telah sampai di rumah utama tempat kediaman orang tuanya, Gabriel pun segera memasuki rumah dia juga disambut oleh beberapa asisten rumah tangga yang bekerja disitu.
"dimana tuan dan nyonya besar?" tanya Gabriel dingin
"nyonya besar sedang keluar tuan, sementara tuan besar sedang di ruang kerjanya"
tanpa bertanya lagi Gabriel pun segera bergegas ke ruang kerja papanya, sementara Steve juga mengekor di belakangnya
Gabriel pun langsung membuka ruang kerja papanya tanpa permisi,yang membuat pemilik nya menatap tajam putra bungsunya itu.
"dimana sopan santun mu?!" ucap Zafier menatap tajam putranya
"hemmm tuan Zafier bukankah anda yang mengajarkan itu" kata Gabriel santai
"jelaskan apa maumu?" tanya Zafier to the point
__ADS_1
"batal kan pertunangan Jocelyn!"
saat mendengar apa yang dikatakan oleh Gabriel, Zafier pun tersenyum menyeringai, bisa-bisa nya Gabriel datang hanya untuk meminta itu
"memangnya kenapa,apa masalah mu,yang aku jodohkan itu Joce bukan kamu" ucap Zafier santai
"tapi apa papa tau bagaimana perasaan Jocelyn?" tanya Gabriel
"perasaan nya?, lalu apa,itu tidak penting,yang penting adalah Joce segera menikah"
"aku tidak habis fikir kenapa papa ingin menjodohkan Jocelyn apalagi Jocelyn tidak menginginkan nya"
"kamu tau apa Gabriel, sudahlah jangan campuri keputusan papa"
Gabriel pun sedikit geram saat mendengar perkataan papanya barusan
dia pun segera berdiri ingin meninggalkan rumah itu tapi dia berpapasan dengan mamanya yang baru pulang
"sayang,kapan kamu datang?" tanya Nadine pada putra kesayangan nya itu
Nadine adalah sosok yang begitu menyayangi kedua anaknya,berbeda dengan Zafier yang tegas dan selalu bersikap seenaknya pada kedua anaknya itu.
"ma aku hanya datang sebentar,aku sedang terburu-buru"
"tapi sayang duduklah sebentar sama mama,mama kangen sama kamu " ucap Nadine memohon
Gabriel pun menghela nafasnya kemudian diapun menuruti permintaan mamanya itu,dia juga menyuruh Steve untuk pulang duluan.
sementara di perusahaan Aletha telah mengajak Lea untuk menemui Gracia dan mulai belajar untuk menjadi sekertaris di perusahaan itu.
__ADS_1