Gabriel Si Mafia Tampan

Gabriel Si Mafia Tampan
Malam Penculikan


__ADS_3

"boleh,tapi harus dalam pengawasan kami" kata Gavin pada kakaknya.


setelah perdebatan itu mereka pun kembali melanjutkan perjalanan nya untuk menelusuri hutan, hingga sampailah mereka di tempat yang di gambarkan di peta,sebuah rumah kecil di dalam hutan.


saat mereka ingin mendekati rumah itu ada beberapa penjaga yang sedang berjaga di situ, jumlah mereka begitu banyak, hingga Gavin dan yang lain memutuskan untuk membuat rencana agar mereka bisa masuk ke dalam rumah tanpa diketahui oleh penjaga,


karena jika mereka melawan,mereka akan kalah jumlah apalagi Daniella juga sedang bersama mereka,


Sebenarnya mereka sudah membawa senjata seperti beberapa pistol dll,


tapi itu di gunakan jika memang benar-benar perlu bagi mereka, karena mereka juga bukan Gabriel yang bisa menghabisi beberapa orang dengan satu peluru,sebab itulah lebih baik mereka membuat rencana daripada mereka harus menghabiskan peluru mereka untuk menembak orang-orang yang begitu banyak jumlahnya itu.


"sekarang bagaimana apa rencananya?" tanya Gerald berbisik


"bagaimana kalau kita berpencar dan mengalihkan perhatian mereka?"kata Gavin pada mereka


"tapi bagaimana jika kita tertangkap?" tanya Daniella pada mereka


"tidak akan jika kita hati-hati"kata Gavin lagi


setelah beberapa rencana di sepakati mereka pun mulai melakukan aksinya,Gavin bersama dengan Daniella sedangkan Steve bersama dengan Gerald.


Sementara itu di dalam rumah kecil itu Gabriel sendiri sedang diikat dengan rantai layaknya tahanan yang sangat berbahaya, sedangkan Dirga sendiri dengan santai duduk di kursi yang tak jauh dari Gabriel dengan rokoknya yang mengebul di udara.

__ADS_1


flashback on


Malam itu sebelum Gabriel di tangkap ia sedang dalam perjalanan untuk kembali ke mansion,tapi dia mendapat pesan dari Jocelyn untuk bertemu di suatu tempat , Gabriel yang khawatir akan keadaan kakaknya pun segera mengubah arahnya untuk bertemu dengan kakaknya, sesampainya di sana ia tak menemukan kakaknya melainkan ada beberapa orang yang sedang menghadang langkah nya,


"minggir!!" bentak Gabriel pada mereka


Mereka dengan senyuman menyeringai pun mulai menyerang Gabriel, Gabriel dengan kemampuan nya pun berhasil mengalahkan mereka tapi sayangnya jumlah mereka terus bertambah hingga membuat Gabriel sedikit kewalahan untuk menghadapi mereka,


sampai Gabriel harus mengeluarkan pistolnya untuk menembak mereka, beberapa peluru pun sudah berhasil menghabisi setengah dari mereka,tapi saat Gabriel ingin menembak lagi peluru di pistolnya kebetulan sudah habis sehingga mau tak mau ia harus bertarung lagi menghadapi mereka.


saat Gabriel mulai kelelahan dan lengah salah satu anak buah Dirga memukul nya dari belakang hingga membuatnya kehilangan keseimbangan nya dan jatuh ke tanah ,tak puas Gabriel jatuh anak buah itu pun memukul nya lagi hingga Gabriel pun tak sadarkan diri dan di bawa oleh orang-orang itu ke dalam hutan sesuai dengan perintah Dirga.


saat Gabriel sadar dia sudah diikat dengan rantai yang sangat besar.


"gue gak pernah melihat Lo selemah ini sebelumnya" kata Dirga tersenyum menyeringai menatap Gabriel di hadapannya


"CK,Lo sendiri apa Lo ngak bisa lawan gue sendiri tanpa harus melibatkan kakak gue?" tanya Gabriel menatap nanar Dirga


"haha Jocelyn sangat bodoh,Lo tau sebelumnya memang dia ingin bertemu dengan Lo tapi gue mencegahnya dan gue juga merampas ponselnya hingga dia tak bisa menghubungi Lo lagi" kata Dirga pada Gabriel


"CK cara yang licik" ucap Gabriel berdecak


"memang,tapi setidaknya itu berhasil buat Lo jadi tak berdaya seperti sekarang" kata dirga lagi

__ADS_1


"terus sekarang kenapa Lo gak langsung bunuh gue?" tanya Gabriel menyeringai


"Lo tau apa yang gue inginkan Gabriel,gue cuma pengen tau yang sebenarnya!"kata Dirga menatap Gabriel kesal


Sementara Gabriel pun hanya diam dan tak ingin menanggapi perkataan Dirga padanya.


"ini sudah hampir 2mnggu apa Lo gak mau mengatakan yang sebenarnya?" tanya Dirga sambil menatap Gabriel yang sudah babak belur itu


"CK , meskipun gue bicara apa Lo akan percaya?" kata Gabriel tersenyum menyeringai


"yah Lo benar,gue ga akan percaya karena Lo sudah menghabisi nyawa adek gue" kata Dirga lagi


"Lo pikir hanya Lo yang terluka saat Daniella tiada?" kata Gabriel pada Dirga


Dirga pun hanya diam tak ingin menjawab perkataan Gabriel padanya, beberapa detik kemudian Dirga kembali bertanya pada Gabriel.


"lalu kenapa Lo bunuh Katlyn?" tanya Dirga


"apa alasan gue,apa itu penting buat Lo?" kata Gabriel acuh


"jika Katlyn masih hidup apa dia juga bisa balikin Daniella gak kan!" kata Gabriel lagi


"apa maksud Lo,apa Katlyn ada hubungan nya dengan kematian Daniella?" tanya Dirga yang penasaran

__ADS_1


__ADS_2