Gabriel Si Mafia Tampan

Gabriel Si Mafia Tampan
Ayo Kesana!


__ADS_3

Lea pun segera menuruti Gavin dengan duduk manis di ruang makan..


tak lama kemudian makanan yang Gavin siapkan pun matang dan Gavin segera memberikan nya pada Lea,Lea pun segera menyantap makanan itu karena sejujurnya Lea begitu lapar saat ini.


"bagaimana rasanya nona?" tanya Gavin meminta pendapat pada Lea


"ini enak sekali tuan,tuan memang yang terbaik" ucap Lea yang masih tetap melanjutkan makan nya


"pelan-pelan kalau makan nona,saya tidak akan mengambil makanan anda"


Lea pun sedikit malu saat Gavin berkata seperti itu,dia pun sadar bahwa dia terlalu keasikan makan hingga tak sadar bahwa Gavin sedang memperhatikan nya.


setelah selesai makan Gavin pun membersihkan piring milik Lea


"tuan sebaiknya biar saya saja yang membersihkan nya" ucap Lea saat Gavin sedang membersihkan piring


"tidak apa nona,nona duduk saja saya sudah sering melakukan ini" ucapnya santai


"tapi tuan bolehkan saya bertanya sesuatu?"


"ya,apa itu nona?"


"mansion ini begitu besar ,tapi kenapa tidak ada pembantu disini,dan bahkan tuan tadi memasak dan bersih-bersih sendiri?"tanya Lea dengan begitu penasaran


"apa anda membutuhkan pembantu nona,jika anda butuh saya akan membicarakan nya pada Riel nanti "ucap Gavin menghentikan aktivitas nya setelah menaruh piring dan gelas di tempat semula

__ADS_1


"ti-tidak bukan itu maksud saya tuan,saya hanya sedikit heran saja"


"ah begitu ya, sebenarnya real memang tidak suka jika orang asing masuk ke Mansion nya"ucap Gavin menjawab pertanyaan Lea


"lalu jika itu masalah nya, kenapa tuan Gabriel mengizinkan saya tinggal disini?"


"emm entahlah mungkin Gabriel menyukai nona" ucap Gavin tersenyum,


kemudian setelah mengatakan itu, dia meninggalkan Lea yang saat ini sedang merona dengan perkataannya barusan


"a-apa yang tuan Gavin katakan tadi bercanda kan?" gumam Lea bertanya pada dirinya sendiri


Setelah itu lea mencari Gavin yang tadi pergi entah kemana, karena dia belum begitu akrab dengan mansion jadi dia tidak ingin sendirian di mansion sebab itulah dia mencari Gavin.


saat dia mencari Gavin ternyata Gavin berada di atas balkon,dia sedang memandang langit yang begitu cerah di pagi hari


Gavin pun sedikit terkejut karena ternyata Lea mengikuti nya sampai ke atas balkon mansion


"nona, kenapa nona kemari?" tanya Gavin menyerit heran


"ah itu.., saya takut sendirian di mansion tuan,saya tak punya teman disini" ucapnya sedikit gugup


"oh begitu, baiklah kalau begitu mari ikut saya"


Gavin pun kemudian tersenyum saat tau alasan Lea mengikuti nya, setelah itu dia mengajak Lea untuk pergi ke suatu tempat.

__ADS_1


"kita mau kemana tuan?" tanya Lea setelah Gavin mengajak nya turun


"kemana saja supaya kamu tidak kesepian" jawab Gavin santai


"oh iya berhenti memanggilku tuan,panggil Gavin saja oke" ucapnya lagi pada Lea


"tapi tuan bagaimana bisa saya memanggil tuan memakai nama tuan?"


"tidak apa itu permintaan saya ,kamu mau kan?"


"emm baiklah tapi ,kamu juga harus memanggil saya nama saya saja bagaimana? apakah kamu setuju?"


"setuju Lea " ucapnya tersenyum


"hehe baiklah kita mau kemana sekarang?"tanya Lea setelah mereka membuat kesepakatan untuk memanggil nama masing-masing


"tempat apa yang paling kamu sukai?"


"aku suka ke taman hiburan, karena itu membuat fikirkan ku sedikit fresh " ucap Lea pada Gavin


"baiklah ayo kesana" ucapnya mengandeng tangan Lea menuju mobil


"eh benarkah kita akan kesana?"


"tentu saja ayo!"

__ADS_1


setelah mereka masuk ke dalam mobil ,Gavin pun membawa Lea ke sebuah taman hiburan yang cukup besar dan begitu ramai di kota itu..


__ADS_2