
Sedangkan gadis itu pun hanya menggeleng saat menjawab pertanyaan dari Davis.
"aku tidak ingat ,dan siapa kalian,apa kalian mengenalku?" tanya gadis itu menatap mereka satu persatu
Ariana pun kemudian memanggil seorang dokter untuk mengecek kondisi gadis itu,
saat itu dokter pun menjelaskan bahwa gadis itu mengalami benturan yang sangat keras sehingga menyebabkan nya kehilangan ingatan nya.
Davis dan Ariana pun terkejut saat mendengar penjelasan dari dokter dan mereka juga binggung apa yang harus mereka lakukan pada gadis itu.
hingga pada akhirnya Ariana dan Davis pun mengakui gadis itu sebagai anak mereka.
"nak maafkan kami , sebenarnya kamu adalah Azalea putri kami" kata Ariana pada gadis itu
"Azalea??" tanya gadis itu binggung
"iya nak,mulai sekarang panggil saja aku mama Ariana dan itu papa Davis yah,dan juga jangan mengingat apapun yang membuat kepala mu sakit oke" ucap Ariana lembut
Davis pun juga melakukan hal yang sama,dia juga menganggap gadis itu sebagai putrinya.
__ADS_1
"apa benar kalian orangtuaku?" tanya gadis itu yang memang masih sedikit linglung
"tentu saja nak,kami adalah orang tuamu" Kata Ariana lagi meyakinkan
Beberapa hari kemudian kondisi gadis itu pun semakin membaik,Davis dan juga Ariana pun juga sangat menyayangi gadis itu seperti halnya mereka menyayangi putri mereka yang sudah tiada,,Saat itu entah apa yang ada difikirkan Ariana sampai dia melakukan operasi pada wajah gadis itu, sehingga wajah gadis itu sekarang berubah menjadi wajah putrinya yaitu Azalea.
Davis yang kaget dengan apa yang dilakukan oleh Ariana pun sempat memarahinya,tapi Davis sendiri juga kasian saat melihat Ariana begitu merindukan sosok Lea di hidupnya,jadi mau bagaimana lagi,Davis hanya bisa memaklumi nya saja.
mereka juga memberikan KTP milik Azalea pada gadis itu ,hingga sampai sekarang tidak ada yang tau bahwa gadis itu sebenarnya bukanlah Lea putri dari Davis dan Ariana.
Flashback Off
"jadi Lea bukan anak kandung kalian?" tanya Gavin yang di angguki oleh mereka bersama
"maafkan kami dok,tapi istri saya begitu merindukan putrinya hingga dia ingin merubah wajah gadis itu"kata Davis pada mereka
"harusnya kalian tak boleh melakukan itu, bagaimana jika keluarganya mencarinya,tapi tidak pernah bisa menemukan nya."kata Gerald menasehati
"iya dok kami tau kami salah,harusnya kami tak melakukan itu" kata Davis meminta maaf
__ADS_1
"minta maaflah pada gadis itu nanti kalau dia sadar" kata Gerald pada mereka
"jadi kak Lea bukan kakak aku?" tanya Amara pada mereka
"Lea memang nama kakak kamu nak,tapi Lea yang didalam itu bukan kakak kamu" kata Ariana dengan mata berkaca-kaca
"hiks hiks tapi dia begitu baik padaku" kata Amara menangis lagi ,dia tak menyangka bahwa orang yang selama ini dia anggap kakak ternyata bukan kakak kandungnya,padahal mereka saling menyayangi sebelumnya.
"sudah jangan menangis Ra,mungkin Lea bukan kakak kandungmu tapi percayalah dia akan selalu menyayangi mu"kata Gavin menghibur Amara
"kamu benar Vin,siapapun dia ,entah dia kakak kandungku atau bukan,tapi dia adalah orang yang paling baik bagiku,aku akan selalu menyayangi nya Vin " kata Amara menghapus air mata nya.
"sekali lagi maafkan kami"kata Davis lagi
"tidak apa,lagian juga semuanya sudah terjadi, sekarang kita do'a kan saja supaya dia cepat siuman" kata Gavin pada mereka
Mereka pun kemudian sama-sama berdo'a supaya Lea cepat sadarkan diri, setelah selesai berdo'a mereka pun menunggu lagi supaya Lea segera sadar.
Setelah beberapa jam menunggu, keajaiban pun terjadi,akhirnya Lea pun sadar dari pingsannya,dia juga merasakan sakit di bagian tubuhnya apalagi kepalanya yang tadi sempat terbentur di lantai.
__ADS_1
Saat Lea sadar dia pun binggung ketika dia berada di RS,dan dia juga bertanya pada suster yang sedang berdiri di sebelahnya tentang apa yang terjadi padanya,tapi suster itu malah memanggil Gerald untuk mengecek kondisi Lea.
beberapa menit kemudian Gerald pun datang untuk memeriksa Lea.