
"biar saya saja,kamu lakukan pekerjaan lain" kata Gabriel, setelah itu dia pun segera naik ke kamar atas.
setelah masuk ke kamar dia pun melihat Lea yang sedang berbaring sambil memainkan ponselnya,dia tak menyadari kedatangan Gabriel karena terlalu sibuk memperhatikan ponselnya, Gabriel yang melihat itupun hanya menggelengkan kepalanya setelah itu dia menaruh nampan di meja dan dia mendekati Lea kemudian mengambil ponselnya yang membuat pemiliknya sedikit terkejut.
"apakah ponsel lebih menarik daripada kedatangan ku?" kata Gabriel setelah mengambil ponsel itu
"tu-tuan kapan kembali?"tanya Lea gugup
"hemm itu tidak penting,tapi kenapa kamu tidak sarapan pagi Hem?" tanya Gabriel sambil mencolek hidung Lea
"emm itu karena saya menunggu tuan untuk pulang,jadi kita bisa sarapan bersama" ujarnya
"Hem benarkah,jadi kamu memang menunggu ku?"tanya Gabriel sedikit menggoda
"emm ya itu...itu karena saya khawatir tuan belum makan"kata Lea asal untuk menghindari pertanyaan Gabriel.
"gadis bodoh" Kata Gabriel sambil menyentil kening Lea
Gabriel pun kemudian mengambil nampan yang tadi dia letakkan di meja kemudian dia duduk di samping Lea dan menyuapi Lea.
"ada apa,ayo makan" kata Gabriel saat Lea hanya diam tak membuka mulutnya
"tuan tidak makan?" tanya Lea
"aku sudah sarapan tadi,maaf tidak mengabarimu semalam" kata Gabriel
"memangnya tuan darimana?" tanya Lea sedikit penasaran
__ADS_1
"hemm aku dari rumah orang tuaku " kata Gabriel
Lea pun kemudian mengangguk mengerti dan menerima suapan dari Gabriel,
setelah selesai menyuapi Lea, Gabriel pun pamit pada Lea untuk sebuah urusan pribadi,Lea pun sedikit menyerit heran pada sikap Gabriel yang entah kenapa sedikit berubah padanya walaupun masih ada sedikit perhatian darinya tapi Lea merasakan bahwa Gabriel seperti ingin menghindari nya saat ini.
beberapa hari kemudian Lea jarang bertemu dengan Gabriel lagi ,tapi dia masih tinggal di mansion Gabriel bersama dengan Amara yang menemani nya,tapi itupun hanya sampai sore,untuk malam harinya dia begitu kesepian saat tidak ada orang di mansion.
Lea juga masih bekerja di perusahaan hanya saja Lea bekerja dari pagi sampai siang karena itu permintaan Gabriel pada Gavin yaitu untuk memberikan pekerjaan setengah hari saja pada Lea,
jadi setelah pulang dia segera kembali ke mansion,tapi dia tak pernah bertemu Gabriel bahkan Gabriel sekarang tak mengantarnya untuk berangkat ke kantor lagi,
dia juga sempat menanyakan nya pada Gavin tapi Gavin juga tidak tau apa yang membuat Gabriel berubah pada Lea.
saat ini kebetulan Gabriel pulang untuk mengambil sesuatu di mansion,Lea yang melihat Gabriel pun segera menghentikan Gabriel.
"aku kira kamu sudah tidur " kata Gabriel yang masih fokus untuk mencari sesuatu di laci miliknya.
"tuan bisakah tuan kembali?" tanya lea pada Gabriel
"apa maksudmu bukankah aku sudah kembali ke mansion?"
"bukan itu tuan maksudku kembalilah jadi tuan Gabriel yang aku kenal!"
brak
tiba-tiba saja sebuah buku yang di pegang Gabriel jatuh dan membuat sebuah foto keluar dari dalam buku itu,Lea pun melihat foto itu sekilas, seperti foto seorang gadis kecil yang sangat manis.
__ADS_1
Gabriel pun segera mengambil buku itu dan merapikan ya lagi,tak lupa dia juga menaruh foto itu ke dalam buku itu lagi.
"apakah tuan tidak ingin menjelaskan tentang perubahan sikap tuan?" tanya Lea lagi
"tidak ada yang perlu di jelaskan Lea,aku hanya butuh sedikit waktu" kata Gabriel
"waktu untuk apa tuan?"tanya Lea menyerit
"waktu untuk menerima kebenaran di masa lalu" kata Gabriel
"apa maksud tuan??"
"kamu tidak akan mengerti Lea,tapi percayalah bahwa aku tak pernah ingin menyakiti perasaan mu" ujarnya pada lea
"lalu,foto siapa itu tuan?" tanya Lea mengalihkan pembicaraan
"ini..." kata Gabriel terpotong
"ini siapa?"
"ini foto masa kecil ku dan Daniella."
deg
jelas sudah itulah alasan kenapa Gabriel ternyata berubah pada Lea,itu karena Daniella bukan hanya cinta pertama dari Gabriel tapi Daniella juga cinta masa kecil dari Gabriel,
mungkin itulah alasan kenapa Gabriel kembali lagi mengingat Daniella dan mengabaikan Lea beberapa hari ini.
__ADS_1
"oh jadi ini alasan tuan, kenapa tuan berubah beberapa hari ini" kata Lea yang mulai meneteskan air matanya