Gabriel Si Mafia Tampan

Gabriel Si Mafia Tampan
Acara Pertunangan


__ADS_3

"oh jadi ini alasan tuan, kenapa tuan berubah beberapa hari ini" kata Lea yang mulai meneteskan air matanya


"bukankah waktu itu tuan bilang Daniella hanya masa lalu,tapi kenapa sekarang tuan mengingat nya lagi?" tambahnya lagi


Gabriel yang tidak tahan melihat Lea menangis pun segera membawa Lea kedalam pelukannya.


"maaf soal ini,aku hanya tidak menyangka tentang kebenaran bahwa Daniella adalah teman masa kecilku,awalnya aku terkejut saat mendengar kebenaran ini sebab itulah aku menghindari kamu beberapa hari ini,,karena aku tidak ingin meluapkan emosi ku padamu dan juga karena aku masih tidak bisa menerima kebenaran ini saat Daniella sudah tiada" kata Gabriel yang merasa bersalah karena telah mengabaikan Lea


"tolong jangan menangis,hatiku sakit saat melihat kamu menangis" kata Gabriel lagi


beberapa saat kemudian saat Lea yang sudah tenang pun Gabriel menjelaskan nya lagi pada Lea bahwa dia masih begitu terkejut saat dia terlambat mengetahui kebenaran nya,sebab itulah yang membuatnya murung beberapa hari ini dan kesal pada semua orang,bahkan dia juga menghindari untuk bertemu dengan sahabat-sahabat nya,


beberapa hari ini yang Gabriel lakukan hanya melampiaskan amarahnya pada para tawanan nya di markas dan dia juga tak mengijinkan siapapun untuk masuk ke markas kecuali Steve yang memang tau kondisi Gabriel saat itu, bahkan Gavin dan Gerald juga beberapa hari ini dilarang untuk masuk ke markas sementara waktu sampai Gabriel benar-benar sudah melampiaskan emosinya ,barulah setelah itu dia pulang ke mansion menemui Lea saat ini.


Lea yang mendengar penjelasan Gabriel pun juga sedikit merasa bersalah karena dia baru tau alasan Gabriel yang sebenarnya,dia juga minta maaf pada Gabriel karena selalu berfikir yang bukan-bukan tentang Gabriel.


beberapa hari kemudian semua pun sudah kembali seperti semula, Gabriel yang begitu perhatian pada lea dan Gabriel pun juga sudah berusaha lagi untuk melupakan Daniella ,tapi ada suatu hal lagi yang membuat Gabriel berfikir keras yaitu tentang perjodohan kakaknya yang saat ini akan dilanjutkan karena kakaknya itu sudah setuju, bahkan saat ini mereka sedang merencanakan pertunangan antara kakak dan musuh nya itu.

__ADS_1


Gabriel pun merasa pusing saat memikirkan itu, bagaimana tidak?


kalau saja Dirga tau Joce adalah kakaknya, Gabriel takut Dirga akan menyakiti Jocelyn suatu saat,dan saat itu terjadi Gabriel tidak akan bisa melindungi Kakak nya lagi.


besok adalah hari pertunangan Jocelyn, awalnya Gabriel menolak untuk datang tapi papa dan mamanya memaksanya jadi mau tidak mau Gabriel harus menurut,tapi dia juga berencana untuk mengajak Lea untuk menjadi pasangan nya di acara itu.


Keesokan harinya di sebuah gedung yang mewah nan megah


"tuan siapa calon tunangan kak Joce" tanya Lea pada Gabriel yang berdiri di sebelahnya disitu juga sudah ada Gavin ,Gerald dan juga Steve yang selalu setia menemani Gabriel.


"coba tebak le?" kata Gerald menyahut begitu saja


"memangnya siapa tunangannya?, kenapa tuan terlihat kesal?"


"tunangan nya adalah musuhku" kata Gabriel menjawab


"hah, bagaimana bisa,apa kak Joce tau?"tanya Lea yang penasaran

__ADS_1


"Lea sebaiknya kamu jangan terlalu banyak tau,tapi lihat saja nanti kamu akan tau sendiri orangnya " kata Gavin mewakili


"hemm baiklah aku akan lihat saja nanti"ucap Lea


"oh ya Lea ,kamu jangan jauh-jauh dari kami ya" kata Gerald memperingatkan


"iya nona Lea, sebaiknya nona tetap dalam pengawasan kami" kata Steve juga


setelah itu mereka pun kembali berbincang-bincang sampai tiba saat acara dimulai.


Dirga pun datang dengan membawa bucket bunga yang sangat indah untuk di berikan pada calon tunangan nya itu.


"joce hari ini kamu sangat cantik" pujinya pada Jocelyn


"makasih Dirgy,maaf untuk sebelumnya karena melupakan kamu"


"tidak apa,yang penting kita sekarang akan bertunangan Joce"

__ADS_1


setelah itu Dirga pun menyematkan sebuah cincin yang sangat indah di jari manis Jocelyn.


__ADS_2