Gabriel Si Mafia Tampan

Gabriel Si Mafia Tampan
Amarah Gavindra


__ADS_3

Gerald pun kemudian diam tidak membantah lagi, karena memang benar apa yang Gavin katakan barusan,dia juga ingin tau siapa yang berani mempermainkan mereka.


setelah beberapa jam perjalanan Gabriel pun telah sampai di mansion,dia segera memasuki mansion bersama dengan Lea yang sudah terlelap di dalam gendongan Gabriel.


Gabriel pun berjalan menuju ke kamarnya dan membaringkan tubuh Lea disana ,tak lupa dia juga menyelimuti tubuhnya.


"hemm aku senang kamu baik-baik saja,maaf karena melibatkan mu dalam bahaya" gumam Gabriel menatap Lea,dia juga tak sengaja melihat bekas luka di ujung bibir Lea


dan dia mengusap bekas luka itu dengan lembut


"aku tidak akan mengampuni siapapun yang telah membuat luka ini di wajah kamu,tenang saja Lea ,aku akan mencari orang itu dan akan ku balas pukulan nya yang telah melukai wajah kamu!" gumam Gabriel lagi sambil mengepalkan tangan menahan amarahnya


Gabriel pun segera berdiri untuk mencari kotak obat dan membersihkan luka Lea dengan sangat hati-hati agar tidak membangunkan Lea,


setelah selesai Gabriel pun turun untuk menghubungi Gavin dan Gerald yang tadi dia perintahkan untuk mengintrogasi orang-orang yang tadi menculik Lea .


sedangkan Gavin dan Gerald masih menanyakan kepada orang-orang itu siapa yang menyuruh mereka,tapi mereka takut untuk berbicara karena Katlyn telah mengancam mereka untuk tutup mulut


Gavin yang geram pun membunuh dengan sadis salah satu diantaranya mereka, hingga membuat yang lain semakin ketakutan ,

__ADS_1


Gavin juga mengancam mereka jika mereka tidak memberitahu padanya siapa yang telah menyuruh mereka maka Gavin akan menghabisi mereka juga keluarga mereka, sedangkan Gerald hanya santai melihat kejadian itu,dia tau bahwa Gavin lebih berbahaya darinya dan ambisi Gavin untuk membunuh sangatlah besar,jadi dia hanya sibuk menonton saja walaupun di awal tadi dia yang paling bersemangat,tapi sekarang dia malah memilih untuk bersantai dan menikmati permainan yang Gavin lakukan pada orang-orang yang telah menculik Lea.


saat orang-orang itu diancam seperti itu, mereka pun semakin ketakutan karena Gavin juga akan menghabisi keluarga mereka, kemudian salah satunya pun akhirnya mengaku.


"tuan jangan sakiti keluarga kami ,dan tolong ampuni kami"ucap salah satu dari mereka


"oh begitu,jadi kau akan mengatakan atau tidak!!" bentak Gavin pada mereka


aura Gavin yang menyeramkan pun mampu membuat mereka gemetaran dan semakin ketakutan


"nyonya Katlyn yang menyuruh kami"akhirnya orang itu pun mengaku


"ya tuan ,nyonya Katlyn yang menyuruh kami untuk menculik gadis itu"


Dorrr!!!!!


suara tembakan pun terdengar saat peluru itu telah menembus pada orang yang sudah mengaku itu,


siapa lagi yang melakukannya kalau bukan Gavin yang sudah selesai bermain karena sudah menemukan jawaban nya.

__ADS_1


"gue serahkan sisanya sama Lo ,ada yang harus gue lakukan" ucap Gavin menyerahkan sebuah pistol pada Gerald


"yah apa boleh buat,tapi Lo mau kemana?" tanya Gerald


"gue akan membunuh wanita licik itu"


belum sempat Gavin melangkah keluar tiba-tiba Gabriel menelpon dan menyuruhnya untuk kembali ke mansion.


Gavin pun segera kembali ke mansion meninggalkan Gerald.


sedangkan Gerald sibuk bermain-main di markas bersama orang-orang tadi,dan ia juga tidak memberikan ampun pada orang-orang itu meski mereka sudah memohon padanya untuk di lepaskan,ia juga bilang pada mereka bahwa mereka telah bermain-main dengan orang yang salah, apalagi mereka sudah menculik Lea ,dan pelajaran ini pantas untuk mereka.


setelah beberapa menit Gavin telah sampai di mansion, karena perjalanan dari markas dan mansion lumayan dekat jadi Gavin hanya membutuhkan waktu yang sebentar untuk sampai.


Gavin pun segera masuk dan dia pun melihat Gabriel yang sedang duduk santai di sofa, karena dia sedang menunggu kedatangan nya.


setelah itu Gavin pun segera menghampiri Gabriel dan duduk bersama dengannya.


"jadi bagaimana apa Lo udah tau siapa pelakunya?" tanya Gabriel serius

__ADS_1


"hemm iya,wanita licik itu pelakunya!" ujar gavin


__ADS_2