
"yoi Lo bener vin di logo ini tertulis huruf MA berarti itu bukan logo dari anak buah Dirga" jelas Gabriel
"lalu jika bukan Dirga,siapa mereka?" tanya Gerald berfikir
"entahlah sebab itu gue nyuruh Lo semua buat nyari tau tentang logo ini" kata Gabriel pada mereka
mereka semua pun mengangguk faham, setelah itu Gabriel juga bertanya pada Gerald tentang kakaknya yang bertemu dengan Dirga,dan Gerald pun mengatakan pada Gabriel semua yang dia lihat, seperti perhatian Dirga pada Jocelyn dll,
tapi entah kenapa Gabriel seperti mempunyai firasat lain tentang Dirga yang masih ingin bertemu dengan Jocelyn setelah Dirga tau bahwa Jocelyn adalah kakaknya,
dia takut Dirga merencanakan sesuatu yang buruk pada Jocelyn nantinya.
setelah berkumpul di markas mereka pun pulang ke rumah masing-masing, Gabriel juga sudah kembali ke mansion nya dan melihat Lea yang sudah tertidur pulas, Gabriel juga menyempatkan diri untuk mencium kening Lea, setelah itu dia pun tertidur di samping Lea.
beberapa hari kemudian Gabriel di kejutkan oleh kakaknya yang meminta restu padanya untuk menikah dengan Dirga,
Gabriel yang mendengar itu pun terkejut dan menentang keras pernikahan itu,tapi sayangnya keputusan yang diambil kakaknya itu sudah bulat,jadi tidak ada yang bisa untuk mencegahnya lagi.
waktu pun berlalu begitu cepat Jocelyn sudah menikah dengan Dirga ,dan itu membuat Gabriel memikirkan bagaimana nasib kakaknya nanti,apa Dirga akan menyayangi nya ataukah Dirga hanya ingin memanfaatkan Jocelyn saja itu lah yang sedang Gabriel fikirkan.
saat ini Gabriel sedang bersama dengan Gerald dan juga Gavin di ruangan Gabriel, sedangkan Steve di suruh Gabriel untuk mengawasi Lea yang ingin mengunjungi rumah kedua orangtuanya.
__ADS_1
"jadi bagaimana Lo sekarang udah bisa nerima pernikahan kakak Lo?" tanya Gerald pada Gabriel
"CK gue ga akan nerima pernikahan itu kecuali Dirga memang sudah berubah!" kata Gabriel kesal
"hemm tapi kan kakak Lo sekarang udah jadi bini nya Dirga"ucap Gerald
"iya gue tau ,sebab itu mulai sekarang Lo awasi saja kakak gue dari jauh"
"tapi sekarang ceritanya beda Riel, pengawasan yang dibuat Dirga lebih ketat dari biasanya"
"maksud Lo dia sudah merencanakan untuk membatasi kakak gue?"tanya Gabriel sedikit terkejut
"entahlah Riel,tapi yang gue tau banyak anak buah yang Dirga pekerjakan untuk menjaga markas dan rumahnya"kata Gerald
"lalu bagaimana sekarang?" tanya Gerald
"hemmm kita lupakan itu dulu,oh ya Vin bagaimana, apa Lo udah dapat informasi tentang logo itu?" tanya Gabriel melihat Gavin yang daritadi masih fokus pada laptopnya
"iya Vin, bukankah ini sudah lama sekali semenjak riel menunjukkan logo itu" kata Gerald menimpali
"CK bukankah riel memberikan tugas pada kita,tapi Lo selalu saja kelayapan" kesal Gavin pada Gerald sambil menutup laptopnya
__ADS_1
"hehe ya gue kan di suruh Riel buat ngawasin kak Jocelyn" kata Gerald mencari alasan
"CK alasan !!" kata Gavin yang semakin kesal
"sudahlah jangan bertengkar,oh ya Vin jadi bagaimana,apa Lo nemuin sesuatu?"
Gavin pun mengangguk,kemudian dia membuka laptopnya lagi dan menunjukan sesuatu pada Gabriel dan Gerald.
"lihat ini" kata Gavin pada mereka
mereka pun melihat dengan seksama biodata tentang seseorang yang sama sekali tidak mereka kenal sebelumnya.
"jadi siapa dia?" tanya Gerald penasaran
sedangkan Gabriel masih fokus memandang biodata dan foto orang itu yang tertutup sebuah masker.
"dia MA alias Melvin Anggara,gue juga tak tau alasan dia nyerang Lo, karena dia bukan salah satu dari musuh kita"kata Gavin menjelaskan
"Lo emang kenal sama dia Riel?" tanya Gerald yang masih penasaran
"hemm entahlah sepertinya gue pernah mendengar nama itu ,tapi entahlah gue lupa siapa dia, lagian foto dia pake masker jadi akan sulit buat mengenalinya jika kita bertemu" kata Gabriel
__ADS_1
"Vin memang ga ada foto yang jelas?" tanya Gerald lagi
"ga ada,sulit untuk mencari tau tentang orang ini,hanya ini yang bisa gue dapetin" kata Gavin jujur