
"CK drama lagi " kata Lea sambil mengalihkan pandangannya
"Lea apa itu benar?" tanya Ken pada Lea
"kalau iya kenapa hah??" tanya Lea balik
"hemm kalau begitu maafkan kania,mungkin dia yang telah membuat mu marah" kata Kendrick meminta maaf
mereka semua pun dibuat terkejut dengan apa yang Kendrick katakan, biasanya Kendrick akan membela Kania tapi ini berbeda dengan sebelumnya Kendrick malah meminta maaf pada Lea.
"sayang kok kamu minta maaf sama j*l*Ng ini sih?!!" kata Kania kesal sekesal kesalnya
"sudah Diam!"bentak Kendrick membungkam mulut Kania
"gue ga salah denger,sejak kapan Kendrick meminta maaf?" kata Lea sinis
"Lea bukankah aku selalu baik sama kamu?" kata Kendrick menjadi lembut
"sejak kapan Lo baik sama gue,Lo gak inget Lo dulu hina-hina gue di depan banyak orang!!" ucap Lea dengan amarahnya
"itu hanya kesalahpahaman Lea,oh ya bisakah kita damai saja" bujuk Kendrick
"damai Lo bilang,jangan harap ya Ken,gue sudah terlanjur sakit hati sama Lo" kata Lea acuh
"oh ya ayo Ra kita pulang saja,gue udah ketemu sama ortu gue jadi gue udah tenang,gue gak mau ketemu sama dua orang jahat ini lagi" kata Lea menyindir mereka
Amara yang dari tadi diam karena tidak ingin ikut campur pun segera berdiri menerima uluran tangan Lea.
__ADS_1
setelah itu mereka pun berpamitan pada orang tua Lea dan segera pergi meninggalkan rumah itu.
sedangkan orang tua Lea pun kembali masuk ke kamarnya setelah Lea sudah pergi ,kini giliran Kendrick yang melampiaskan segala amarahnya di rumah itu.
"s*al baru kali ini gue di permaluin sama cewek dan itu adalah Lea!!" ucap Kendrick memukul tembok dengan amarahnya
sedangkan Kania yang melihat itu pun ketakutan karena Kendrick tidak seperti biasanya.
"sayang kamu kenapa sih!" tanya Kania meminta penjelasan
Kendrick pun menatap Kania dengan nyalang dan menarik lengan Kania dengan kasar.
"ini semua gara-gara Lo, kalau Lo gak nyari masalah sama dia,kita bisa manfaatin dia untuk dekat dengan perusahaan GRC Group!!" kata Kendrick dengan amarahnya
"Apa Lo paham hah!!!" bentak Kendrick lagi
setelah mengatakan itu Kendrick pun menghempaskan tubuh Kania begitu saja.
sedangkan di sebuah mobil saat ini Lea sedang menangis karena mengingat perkataan adiknya yang menurutnya sangat keterlaluan,
"sudah nona lupakan saja perkataan gadis itu,dia sangat keterlaluan" kata Amara menenangkan Lea
Lea pun segera menghapus air matanya kemudian ia pun menatap Amara dengan mata yang masih sedikit sembab.
"maaf ya Ra,kamu tadi harus lihat pertengkaran aku dan adikku" kata Lea yang merasa tak enak pada Amara
"tidak apa nona,nona yang kuat ya" kata Amara menyemangati
__ADS_1
"makasih ya Ra,kamu baik banget" ucap Lea yang mulai tersenyum
"nah gitu dong nona senyum,jangan sedih, pokoknya lupakan saja perkataan gadis tadi" kata Amara lagi.
tak terasa saat mereka sibuk berbincang di mobil,mereka pun telah sampai di depan Mansion
setelah itu keduanya pun segera masuk ke dalam .
saat sudah masuk Lea pun segera pergi menuju ke kamarnya sedangkan Amara sendiri saat ini sedang berada di dapur untuk membuatkan makanan untuk Lea.
sedangkan Steve sendiri sudah menyelesaikan tugas nya untuk mengawasi Lea,dia juga melaporkan semua yang dia lihat tadi pada Gabriel,
Malam pun berlalu,saat ini Lea sedang termenung di kamarnya,dia saat ini sedang memandang bintang dari jendela kamar Gabriel.
saat Lea sedang asik memandang bintang tiba-tiba seseorang masuk kedalam kamar dengan sangat pelan, sehingga Lea tak menyadari kedatangan orang itu.
orang itu pun memeluk Lea dari belakang yang membuat Lea menjerit karena terkejut
"aaaa kamu siapa, lepaskan saya" ucap Lea memberontak
"diamlah,atau saya akan mencium kamu" ancam orang itu dengan suara bariton nya
"tu-tuan Gabriel?" tanya Lea saat mendengar suara itu
"iya ini aku" kata Gabriel yang masih memeluk Lea
sementara itu Amara yang tadi mendengar teriakan Lea pun langsung buru-buru ke kamar untuk melihat apa yang terjadi pada Lea, setelah sampai di depan kamar Amara langsung masuk begitu saja karena dia begitu khawatir dengan Lea.
__ADS_1
"nona,nona tidak apa?" tanya Amara dengan kekhawatiran yang sangat jelas di matanya