
Arion pun langsung memasuki mobilnya untuk ikut mencari begitu pun dengan yang lain.
Arion menatap tajam hingga ia mencengkram setir mobil dengan kuat, emosinya memuncak. Ia tahu sebab hilang nya Liana sudah tentu ulah Arvin, dia pasti menculik gadis itu
"Kau lihat saja, Arvin! Begitu aku menemukan mu, aku akan meleny4pkan mu detik itu juga!!"
Tak hanya anak buah mereka, melainkan Yohanes dan Johnny pun ikut menggeledah kota bersama. Dengan bantuan alat juga hingga transportasi udara seperti helikopter bergerak mengelilingi kota, kota ini sekarang sedang ricuh hingga di beritakan di TV.
Orang-orang tidak tahu akibat ricuh nya kota, selain banyak nya kendaraan mobil yang tidak taat peraturan lalu lintas di tambah helikopter yang jumlahnya nya banyak membuat kebisingan di kota. Polisi juga menangani insiden ini namun usaha para pahlawan kota sia-sia, mafia lebih licik dari pada kecerdasan polisi.
1 HARI KEMUDIAN.
Semenjak kehilangan Liana mereka tidak kenal lelah mengelilingi kota dari ujung ketemu ujung tetap tidak membuat mereka menyerah. Rasa khawatir, takut, emosi semuanya tak tertebak. Mau bagaimana pun gadis itu harus ketemu!
Kevin juga heran yang terjadi di kota, ia selalu mendengar keributan ntah itu di luar ataupun di rumah. Di rumah ia bisa melihat berita yang terus menyiarkan keributan di kota.
"Sebenarnya apa yang terjadi? Sudah 1 hari kota jadi riuh begini ...." heran Kevin.
Lalu ia meraih ponselnya untuk menelpon putrinya karena sudah beberapa hari ia tak bertemu dengan putrinya ini.
Kevin sudah menunggu panggilan diterima namun ponsel putrinya tidak aktif, ini membuatnya heran.
"Tumben nomornya tidak aktif?" Kevin terdiam beberapa saat.
Lalu ia memutuskan untuk menelpon para mafia itu, tapi sama saja ponsel mereka tidak aktif semua. Kevin merasa tidak enak dengan ini, kenapa mereka tumben tidak aktif?
__ADS_1
"Aku harus menemuinya sendiri," Kevin bangkit dari duduk nya.
***
Setelah sampai di kediaman Mafia, Kevin terheran biasa nya gerbang selalu ditutup dan dijaga kenapa ini tidak? Ia pun membuka gerbang dan masuk ke halaman.
Kevin membunyikan bel rumah kala ia sampai di depan pintu. Tak lama kemudian pintu terbuka nampaklah seorang wanita berseragam pelayan.
"Ada yang bisa saya bantu, Tuan?"
"Saya Ayah dari Liana, saya ingin bertemu dengan putri saya," senyum Kevin.
Bibi pelayan itu terdiam sejenak, apakah dia tidak tahu? Pikir bibi tersebut.
"Emm, anda Ayah dari Nona Liana?"
"Emm ... itu, sebenarnya ...."
...
"APA?!!" terkejut Kevin setelah mendengar cerita dari bibi pelayan itu.
Kevin merasa shock, bagaimana tidak? Putrinya hilang 1 hari yang lalu namun ia baru mengetahui nya sekarang.
"Ya Tuan, maka nya saat ini Tuan Arion dan yang lain membuat rusuh di kota karena sedang berusaha mencari Nona Liana. Dan semenjak kehilangan Nona Liana mereka tidak pernah pulang, dan mengepung seluruh kota bahkan keberangkatan pesawat semua mereka batalkan sebelum menemukan Nona Liana," jelas bibi itu.
__ADS_1
Kevin tidak bisa berkata-kata akibat shock. Gak, sebagai seorang ayah tidak mungkin membiarkan putrinya dalam bahaya, ia juga harus mencari nya. Kevin pun langsung bergegas pergi dari sana.
***
"AAAGHHKKKKK!!! DASAR B*D0H!!! JIKA MASIH TAK MENEMUKAN NYA JANGAN MENGHUBUNGI KU!!! CARI JUGA KE KOTA SEBELAH!!" bentak Carlos di ponsel.
Kemudian ia melempar ponsel nya ke lantai hingga hancur berkeping-keping. Ia mengacak-acak hingga menjambak rambutnya sendiri, emosi dan frustasi mereka alami semua.
Mereka juga tidak bisa melacak keberadaan Liana dan ini semakin rumit dalam berfikir. Lihatlah mereka seperti orang yang tidak memiliki kesadaran jiwa, keadaan yang berantakan, selalu emosi, bahkan jika kehilangan kekayaan juga mereka tidak peduli. Yang mereka inginkan adalah gadis itu kembali!
"F*CK YOU, ARVIN!!! SI4LAN!! BER*NGS*K!! B*JING*N!!" teriak Felix.
"Kau lihat saja, sampai beberapa lama kau sembunyi hingga membawa gadis ku!" gumam Elvano penuh tekanan.
.
Kevin berkeliling mencari para mafia itu, ia yakin mereka pasti sedang berkeliling juga mencari setiap sudut, rumah hingga gedung mereka telusuri. Dan tepat, sebuah mobil mewah melintas cepat di depan Kevin yang membawa motor. Ia tadi mengambil motor milik orang lain tidak ada pilihan dan waktu jika harus menggunakan mobil apalagi mencari taksi.
Kevin tancap gas mengejar mobil tersebut, ia yakin pemilik mobil itu adalah milik salah satu para mafia itu. Mobil siapa lagi yang masih berkeliaran di jalan yang rusuh dengan kecepatan tinggi? Mana mobil mewah, sudah jelas bukan, itu mobil si Mafia itu.
Kecepatan mobil dan motor sebenarnya bisa mengimbangi cuma karena jalanan penuh dan macet keduanya susah melaju, apalagi di depan Kevin tidak hanya 1 kendaraan melain banyak yang menghalangi jalan.
Ia juga sampai menghidupkan klakson tapi tetap saja. Lalu Kevin terpaksa memotong jalan untuk bisa mencegat mobil itu dari depan.
Arion, keadaan pria itu sangat kacau sudah gila rasa nya karena tidak menemukan keberadaan Liana. Sudah satu hari mereka mencari namun tidak menemukan juga, punya anak buah tidak berguna semua!
__ADS_1
Tiba-tiba kemunculan pengemudi motor di depan membuat Arion terkejut dan memutar setir dan menginjak rem.