GADIS TARUHAN ALVARO

GADIS TARUHAN ALVARO
Surprise ...


__ADS_3

Suasana kafe di depan kampus tersebut sangat ramai, apalagi pembukaannya langsung mengadakan makan–makn gratis untuk pengenalan menu kafe dan kedepannya mereka akan datang lagi karena sudah mencicipi berbagai menu disana. Frey yang sudah selesai mengikuti mata kuliah dan tidak memiliki jadwal lagi di sore ini pun turut bergabung dalam pembukaan tersebut.


Frey sangat puas, begitupun dengan Leon yang turut membantunya dalam pembukaan ini. Setelah pulang sekolah Leon langsung datang, ia juga ingin terlibat dan Frey sebenarnya sudah menyuruhnya untuk tetap berada di kafe yang dipegang olehnya, tetapi Leon mendesak ikut.


"Gue nggak mau kalau sampai ada Keenan yang merusak acara lu ini," ucap Leon pada Frey saat ia diminta untuk kembali ke kafe yang berada di lokasi berbeda.


Frey pun akhirnya mengiyakan saja keinginan Leon, selain itu juga ia mendapat tenaga bantuan dan gratis tentu saja.


Kafe semakin ramai dan Frey merasa lega karena ternyata Jessica tidak datang. Ia tidak suka ada wanita itu di sekitarnya walaupun kenyataannya ia dan Jessica adalah partner kerja yang bisa sewaktu-waktu jalan bersama dan berbincang bersama.


Andaikan waktu itu Frey bisa memilih, ia tidak akan bersedia bekerja sama dengan Jessica. Ia mengira orang tua Jessica yang akan turun tangan atau setidaknya wanita itu tidak menyukainya karena mereka berbeda usia. Lagi pula Frey sudah mengatakan dirinya memiliki istri dan Jessica sudah melihatnya sendiri, tapi menurut informasi dari Reyhan, Jessica tetaplah mengincarnya.


Jika saja bukan wanita, sudah gue hajar! gumam Frey dalam hati. Ia mengepalkan tangannya dengan kuat dan matanya terus mengawasi ke arah pintu, khawatir wanita itu akan muncul tiba-tiba.

__ADS_1


Baru saja Frey bernapas lega, dari arah pintu Jessica sudah datang dengan gayanya yang terlampau elegan dan tentu saja matanya mencari-cari keberadaan Frey. Langsung saja pria itu bersembunyi di belakang Leon, ia tidak ingin berbicara dengan Jessica dan berharap Leon saja yang menghadapinya.


"Lu kenapa?" tanya Leon heran.


Frey menggeleng dan ia menyuruh Leon untuk menemui Jessica sedangkan ia langsung pergi ke dalam ruangannya. Frey belum siap menemui Jessica karena ia tidak ingin membuat keributan di pembukaan kafe ini. Frey khawatir tidak bisa menahan diri untuk tidak membuat perhitungan dengan Jessica.


Leon merasa dongkol apalagi begitu seorang wanita cantik datang menghampirinya dan menanyakan keberadaan Frey.


"Ah, aku mencari Frey. Apakah kau melihatnya?" tanya Jessica lagi.


Leon yang terpesona dengan Jessica menggeleng lalu mengangguk. Jessica tersenyum melihat keluguan Leon dan ia berterima kasih saat Leon menunjukkan arah ruangan Frey.


Disisi lain, Aluna dan Riani baru saja sampai dan Riani begitu heboh saat melihat kafe milik Frey yang begitu ramai. Terus saja ia memujinya dan Aluna sedang melirik-lirik dimana keberadaan Frey.

__ADS_1


"Eh itu Leon?" gumam Aluna, kemudian ia mendekatinya, ia ingin menanyakan keberadaan Frey. Riani pun turut ikut bersamanya karena gadis itu merasa risih jika berjalan seorang diri.


Riani cukup kaget karena disini ada Leon, tapi ia teringat kembali kalau Leon sudah bersahabat dengan Aluna dan Frey bahkan sangat dekat.


"Dimana Frey?" tanya Aluna.


"Di ruangannya," jawab Leon kemudian ia berpamitan pada Aluna karena kafe semakin ramai.


Aluna dan Riani berjalan masuk sambil terus berbincang masalah kafe yang kata Riani akan mendapatkan keuntungan besar.


"Surprise —"


Mata Aluna melotot sempurna saat melihat apa yang ada di hadapannya. "Ka—kalian ..."

__ADS_1


__ADS_2