Gadis Tombomanisku : Si Tomboy Manis

Gadis Tombomanisku : Si Tomboy Manis
PART 10 Ada yang empuk...


__ADS_3

*PERJALANAN PULANG


Zea yang sudah janjian dengan Reza


untuk pulang bareng, menunggu didepan gerbang sekolah.


Tidak lama zea meunggu datanglah


reza dengan membawa motor kesayangannya dan menghampiri zea.


"Nih helmnya" ucap Reza sambil menyodorkan helm


miliknya.


“ aku gak yakin nih mau pulang bareng kamu… takutnya para


fansmu gilamu bakal myerbu aku lagi, gara-gara sang pangerannya aku bawa kabur”ucap


zea menerima helm dari reza.


“Ha…ha..ha…ternyata putri tomboy juga bias takut juga ya,


aku kira penampilanmu yang udah kayak cowok ini udah gak takut sama cewek”(ucap


reza sambil tertawa )


“enak aja kamu bilang….aku gak bukannya takut sama mereka, Cuma


sama enggak mau cari rebut aja sama cewek-cewek alay itu”(ucap zea menegaskan)


“ya udah…kalau emang gak takut ya cepetan naik, keburu sore


nih”(ucap reza).


Zea pun segarea naik keatas motor reza dan memgenakan helm.


Motor reza mulai melaju dengan cepat. Perjalanan  lumayan lancar, motor reza lumayan nyaman


untuk dikendarai. Maklumlah reza sangat sayang dengan motornya jadi perawatan


motor sangant ia perhatikan  agar aman


dan nyaman saat dikendarai.


 Motor reza yang


semula melaju dengan cepat tiba-tiba berhenti secara mendadak.  Sreet…. Nyeett. Zea yang kaget seketika dengan


reflek memeluk tubuh reza, sehingga bagian dada zea menyentuh punggung reza


dengan kasar.

__ADS_1


“Ah…gila kamu ini ngerem mendadak, aku masih pingin hidup


woyy…”teriak zea memukul punggung reza.


Miauuu…miauuuu …miauuu terlihat seekor kucing lewat secara


mendadak didepan motor reza yang membuat reza menghentikan motor memdadak agar


tidak menabrak si kucing.


“ ampun  tuan putri…hamba


tidak sengaja”ucap reza menyembunyikan wajahnya yang memerah karena merasa ada


sesuatu yang empuk  dan lembut menempel


dipunggungnya.


“ tuan putri pala lo” ucap zea membenahi posisi duduknya.


Reza mulai menjalankan motornya lagi. Perjalanan lancer sampai


tiba didepan rumah zea.


“ Thanks sob …udah mengantar aku sampai rumah” ucap zea


memberikan helm kepada reza.


kita berangkat sekolah bareng?” Tanya reza.


“Boleh saja…hitung-hitung menyingkat waktu daripada naik  taxi”jawab zea.


“ok…aku jemput jam 6 pagi ya” ucap reza.


Reza dan zea tidak hanya teman sejak SMP tetapi juga


bertetangga. Rumah reza yang hanya berjarak beberapa puluh meter dari rumah


zea.


**


Zack yang baru saja tiba rumahnya langsung  berjalan menuju kamarnya. Ia melempar tasnya


ke sofa didalam kamar kemudian merebahkan diri diatas kasur. Ia mengingat


peristiwa dilorong kelas ketika melihat zea yang sedang dikerjai oleh geng ACS.Zack


tersenyum-senyum sendiri.


“gadis ini benar-benar menarik”gumam zack lirik

__ADS_1


Zack merasa zea gadis yang sangat berbeda dengan para


cewek-cewek lain yang mendekatinya. Tampilannya yang  tomboy dengan wajah yang cantik  tidak bisa menutupi sisi feminimnya. Yang lebih


ia suka dari zea adalah zea bukan tipe cewek yang mudah ditidas oleh


cewek-cewek lain.


Zulia yang dari tadi telah memperhatikan tingkah laku


anaknya dari pintu kamar zack pun mendekat.


“hayo…lagi senyum-senyum sendiri, lagi melamunin siapa ya….pasti


cewek deh. Kenalin ke mama dong” pinta zulia.


“Iiih mama…kebiasaan deh gak ketuk pintu kalau masuk kamar”ucap


zack


“halah…ngalihin perhatian aja kamu. Kapan kamu kenalin dia


sama mama” ucap zulia mendekatkan wajahnya di muka zack.


“gak ..gak ada cewek” ucap zak sambil menjauhkan wajah dari


mamanya.


“Haisst…kamu ini pelit amat, jangan buat mama penasaran”ucap


zulia memaksa.


“ aduh mama..dibilangin lum punya pacar juga, gimana mau


ngenalin”balas zack.


“ ya sudahlah. Ayo kita  turun makan siang dulu” ajak zulia.


Zulia dan zack turun untuk makan siang .


--------------*****--------------------------


Jangan lupa "like & favorit" ya...


Ups ....jadi lupa tinggalkan komen juga biar


rame....


ikuti kelanjutan ceritanya....


Cayoooo........

__ADS_1


__ADS_2