
Rumah sakit
keadaan zea sudah mulai berangsur membaik, dokter yang menanganinyapun berkata jika dua atau tiga hari lagi zea sudah bisa pulang jika sudah tidak ada keluhan pada kepalanya.
tok tok tok...suara pintu diketuk. Dina membuka pintu terlihat Zack bersama Zulia dan juga Rosa dengan suaminya didepan pintu.
" Lo Rosa kok kamu sudah pulang" ucap Dina terbengong melihat sahabatnya didepan pintu.
" hey...non, sampai kapan mau bengong. kamu mau kita berdiri didepan pintu sampai subuh" ucap Rosa.
"oh ah...iya silakan masuk" ucap Dina.
Zack, Zulia , Rosa dan suaminya pun memasuki ruangan. Rosa melihat keadaan zea yang kepalanya terikat perban. ia merasa khawatir, Rosa sangat sayang kepada zea seperti anaknya sendiri.
rosa mendekati zea dan menyentuh lukanya.
" ya tuhan...apa yang terjadi pada kamu sayang...kenapa kepalamu sampai diperban seperti ini" ucap Tante Rosa.
" maaf Tante zea yang kurang hati-hati. Tante Rosa kok sudah pulang? bukankah seharusnya masih honeymoon" ucap zea.
" anak bodoh...mana mungkin Tante bisa senang-senang disana sedang kamu tidak tahu dimana dan bagaimana keadaannya. setelah Tante menerima telpon dari mamamu Tante langsung pesan tiket pulang. Tante bahkan tidak bisa tidur menunggu telpon dari kalian. yah....untung saja keponakan Tante yang ganteng ini masih bisa diandalkan buat mencari dan menemukan bidadari Tante ini" ucap Rosa menunjuk hidung zea.
pipi zea dan Zack memerah malu dengan ucapan Rosa barusan.
__ADS_1
aduh...Tante kenapa ngomong begitu sih. rasanya aku ingin masukin muka ini dalam karung aja buat sembunyi( Zack dalam hati).
" maaf sudah membuat Tante Rosa khawatir" ucap zea.
" gak usah minta maaf, zea menurut mu keponakan Tante ini ganteng gak? terus Zack gimana menurutmu zea cantik kan?" ucap Rosa menarik tangan Zack mendekat ke ranjangnya zea.
"emm....itu" ucap zea dan Zack bersama.
zea dan Zack seakan sangat sulit menjawab pertanyaan Rosa.
" Lo kok wajah kalian jadi merah begitu...gimana kalau kalian pacaran saja" ucap Rosa.
" tanteeeee....." teriak Zack dan zea bersamaan.
zea menutup wajahnya dengan selimut untuk bersembunyi sedang Zack izin keluar ruangan. keduanya sudah tidak bisa menahan malu karena godaan Tante Rosa.
" Ros...kamu ini udah ah bercandanya, lihat tu mereka jadi pada malu to" ucap Dina.
Zulia yang dari tadi hanya jadi penonton pun ikut senyum-senyum sendiri. tenang saja gilirannya menggoda Zack ada dirumah, ia bisa melakukannya sampai puas (pikir Zulia).
**
tok tok tok...suara pintu diketuk, Dina membuka pintu. terlihat Reza sedang berdiri didepan pintu dengan membawa sekeranjang buah.
__ADS_1
" maaf, benar ini ruangan zea" ucap Reza.
" iya...kamu siapa" ucap Dina mempersilahkan masuk.
" saya Reza teman sekolah zea" ucap Reza.
zea yang mendengar suara Reza langsung membuka selimutnya.
" eh...kamu rez, darimana kamu aku ada disini" ucap zea.
Rosa yang diam-diam mengamati Reza dari kepala sampai kaki. emm... menarik, lumayan ganteng juga nih saingan si Zack ( Rosa dalam hati).
" Zack yang bilang sama aku, waktu aku ke kelas" ucap Reza meletakkan barang bawaannya ke atas meja.
" bagaimana kalau kita ke kantin sebentar untuk minum kopi, biarkan mereka ngobrol dulu" ucap Dina.
Dina, Zulia, Rosa dan suaminya keluar ruangan untuk menuju kantin rumah sakit. mereka meninggalkan Reza dan Zea agar bisa lebih leluasa mengobrol berdua. entah kemana menghilangnya si Zack tadi.
--------****--------
Jangan lupa klik like dan tinggalkan komentar ya....
baca juga "My Evil Twin sister"....
__ADS_1
see u next time....
cayoooo.....