
Semua siswa sudah keluar, tinggal Zack dan Aiko saja di dalam kelas itu.
" Ha..ha... Zackqueen, aku tidak menyangka bahwa kamu seorang idola para cewek di kelas ini. Puh...hebat sekali!" Menyindir kemudian membalikkan badannya menatap mata Zack dengan penuh kebencian.
" Aiko! Kau jangan macam-macam. Aku tidak akan membiarkan kamu berbuat seenaknya" Zack menarik dagu Gadis ini dan memberikan peringatan keras kepadanya.
Aiko menghempaskan tangan Zack, "Sayang...Kamu benar-benar tidak berubah. Tetap dingin seperti dulu" Gadis cantik ini berdiri dan mendekati Zack yang sedang duduk dan merangkulnya dari belakang.
" Lepaskan!" Teriak cowok tampan ini, Tetapi Aiko justru semakin menjadi. Bahkan ia berputar kedepan dan meraih kepala Zack dan berusaha mencium bibirnya.
Tak...tak...tak...suara langkah kaki Zea diluar kelas yang baru saja selesai dari kamar mandi, dan akan memasuki kelas lagi untuk mengambil tasnya. Zack mendorong Aiko sekuat tenaga, ia tidak ingin berciuman dengan gadis itu. Bruak...gadis ini terpental dan membentur kursi kemudian jatuh ke lantai.
Zea masuk dan melihat anak baru itu terjatuh dan berlari menolongnya, tetapi ia tidak tahu kejadian sebelumnya. " Kau! Sebaiknya kau jaga sikapmu Aiko" ucapnya lirih sebelum Zea sampai di dekat mereka.
Zea mengulurkan tangannya" Eh! Kok bisa jatuh? Zack, bantuin dong!" Zea menoleh kearah Zack, tetapi cowok ini justru membuang muka. " Tolong saja sendiri, Males banget" Mengambil tas kemudian berdiri dan melangkahkan kakinya keluar kelas.
__ADS_1
" Terimakasih, Aku tadi terpeleset sendiri" jelas Aiko kepada Zea dan memasang wajah manis dan polos. "Sial! Brengsek kau Zackqueen! Apa kau pikir, kau bisa lari dariku" gumamnya dalam hati.
"Oh begitu, Lain kali hati-hati. Ya sudah, aku duluan" Zea mengambil tasnya dan berlari menyusul Zack yang telah menunggunya di depan kelas.
Bruaakk...Aiko menggebrak meja di depannya "Brengsek kamu Zack, aku tidak terima kau melakukan ini kepadaku".
Zack dan Zea berjalan ke parkiran untuk mengambil motor dan pulang bersama seperti biasanya, tanpa ia sadari Aiko ternyata masih mengamatinya dari teras lantai atas kelasnya dan melihat Zack sedang berjalan bersama dengan Zea. " Oh, ternyata cewek itu yang sedang dekat denganmu" tersenyum sinis.
Sesampainya Zack dan Zea di rumah, Meraka segera turun dari motornya dan melangkah kakinya masuk kedalam rumah. Mereka berdua sesekali mengobrol, sambil berjalan menuju kamarnya masing-masing.
" Zack! Kenapa kamu sepertinya kurang suka dengan Aiko. Apa kamu sudah kenal dengan dia sebelumnya?" Tanya Zea yang sedikit penasaran dengan sikap aneh Zack tadi waktu di sekolah.
" Emm, Seperti itu ya. Aku kira kamu sudah kenal dengannya, Soalnya dia juga dari sekolah yang sama dengan kamu dulu" Zea tidak menaruh rasa curiga sedikitpun. Baginya , mau Zack kenal atau tidak dengan Aiko. Itu juga bukan urusannya, meskipun pada awalnya ia memang sedikit curiga, karena cara Zack memandang gadis itu sedikit berbeda dengan yang lainnya.
Mereka sudah sampai di depan kamar Zea. "Oh iya! Zack... Aku mungkin besok sudah pulang ke rumahku sendiri. Terimakasih ya, kamu dan keluargamu sudah sangat baik kepadaku selama ini" tersenyum manis.
__ADS_1
Zack sedikit kaget" Eh, Kenapa? Apa gara-gara perilakuku kemarin? Maaf Zeey! Aku benar-benar menyesal" Meraih tangan Zea sebagai tanda ketulusannya meminta maaf.
Zea cuma tersenyum, "Hey! Kamu bicara apa? Bukan soal itu, aku sudah melupakannya. Papa dan mamaku sudah pulang. Setelah ini aku mau menjemput mereka di bandara" Jelasnya. Ia melepaskan genggaman tangan Zack.
"Puh...Oh begitu! Boleh tidak, aku ikut kamu menjemput mereka?" Di matanya, terlihat jelas jika ia berharap Zea mengajaknya.
--------*****----------
#KLIK LIKE π DAN FAVORITIN NOVEL INI...
BACA JUGA
πMY EVIL TWIN SISTER π
πRACUN CINTA : GADIS KECIL NAKAL π
__ADS_1
SEE U NEXT TIME
CAYOOOO