Gadis Tombomanisku : Si Tomboy Manis

Gadis Tombomanisku : Si Tomboy Manis
Episode 23 Ups... ketahuan deh


__ADS_3

Rumah zea


Hari ini zea sudah boleh pulang dari Rumah Sakit, dokter mengatakan bahwa keadaan zea sudah membaik tetapi harus banyak istirahat dan minum obat Dengan teratur akan mempercepat proses penyembuhan.


zea sedang beristirahat di kamarnya, dia tidak boleh terlalu banyak pikiran sebelum luka di kepalanya benar-benar sembuh. bukanlah zea namanya jika bisa diam saja dan duduk manis didalam kamar. baru saja pulang belum ada sehari juga suka bingung cari-cari buku pelajaran.


" sayang...kamu ngapain, dokter bilangkan kamu masih harus banyak istirahat sampai lukamu sembuh benar" ucap Dina.


zea yang sedang mengacak-acak meja belajarnya untuk mencari buku, tidak terlalu mendengarkan ucapan Dina.


" zeey...mama bilang berhenti, kamu harus istirahat. mama nggak mau kamu kenapa-napa" ucap Dina yang geram melihat tingkah zea.


" tapi ma...Senin depan sudah ujian, kalau zea ngak ikut ujian, zea ngak bisa naik kelas" ucap zea dengan wajah memelas.


" sayang...jangan sedih biar mama nanti cari cara buat kamu, supaya bisa ujian tetapi juga cukup istirahat" ucap Dina membujuk zea.


zea yang masih kepikiran tentang ujian masih belum bisa tenang, dia sudah ketinggalan begitu banyak pelajaran karena tidak masuk sekolah karena sakit beberapa hari ini. namun zea juga tidak bisa melihat mamanya bersedih dan khawatir kepadanya.


zea berbaring di tempat tidur setelah minum obat yang dibawa oleh Dina. zea akhirnya tertidur dengan lelap. Dina keluar dari kamar anaknya mengambil handphone dikamarnya kemudian keruang tamu.


**


Teras Rumah Zack


Zack yang baru saja turun dari motornya, sejenak duduk di kursi teras untuk mencopoti sepatutnya sebelum masuk rumah.


Zulia yang melihat anaknya baru saja pulang dari sekolah, dia menghampiri Zack yang sedang duduk di teras.

__ADS_1


" ahhh...capek banget hari ini, mataku juga ngantuk banget" gumam zack menyandarkan diri pada kursi.


" baru pulang anak kesayangan mama, kucel banget sih hari ini, gak biasanya seperti ini kamu" ucap Zulia menyodorkan segelas minuman dingin.


" iya ma... rasanya badan aku capek banget" ucap Zack.


" Lo kok mata kamu jadi hitam kayak panda gitu, apa kemarin malam kamu belajar sampai begadang semalam" ucap Zulia memperhatikan lingkar mata zack yang menghitam karena kurang tidur.


" hehe... enggak kok, cuma gak bisa tidur nyenyak saja" ucap Zack senyum cengar-cengir membuat alasan.


ini semuakan gara-gara mama yang cerita ada cowok ganteng jenguk si zea di Rumah Sakit, aku jadi susah tidur dan paling ngak mungkin lagi aku ngomong jujur ke mama, kalau aku gak bisa tidur gara-gara kepikiran cewek tomboy satu itu. kalau sampai ketahuan bisa gawat (pikiran Zack).


" ya sudah, cepatan makan siang setelah itu tidur sebentar biar hilang capeknya" ucap Zulia.


aku... yang mengajakmu pacaran


(nada dering handphone).


handphone Zack berbunyi, Zack segera mengambil handphonenya yang ada disaku celana. ia melihat layar handphone tertulis nama pemanggil " Mama Dina". Zack segera menerima telepon dari Dina.


Zulia yang sempat melirik kearah layar handphone Zack tersenyum saat melihat dan membaca nama penelepon. ia telah siap menggoda anaknya, tentu saja tunggu sampai telepon mereka selesai.


" Hallo... Tante Dina, ada apa telpon saya. apakah zea baik-baik saja?" ucap Zack cemas takut zea kenapa-napa.


" Emm...zea baik-baik saja kok Zack, Tante telpon kamu ini, Tante mau minta tolong ke kamu" ucap Dina.


" minta tolong apa tante" ucap Zack penasaran.

__ADS_1


" Tante mau minta tolong ke kamu untuk bantu zea belajar, dokter bilang dia belum boleh kecapean" ucap Dina.


" oh ...begitu, iya Tante saya bisa. besok saya akan datang kerumah Tante untuk belajar bersama dengan zea" ucap Zack dengan senang hati.


" terimakasih ya, Tante tunggu Lo besok" ucap Dina menutup telepon.


Zack menutup telepon dan membalikkan badannya, Zulia yang didepannya sudah senyum-senyum melihat Zack yang terlihat senang, padahal tadi jelas-jelas wajahnya kusut dan kucel karena capek. tetapi setelah menerima telepon dari Dina wajah Zack jadi berseri-seri.


" ehemm... Mama Dina itu siapa ya, kok mama kayaknya familiar banget dengan nama itu" ucap Zulia menggoda Zack.


" ihh...mama apaan sih, kepo deh" ucap Zack dengan wajah merona merah.


aduh... mampus-mampus nih ketahuan sama mama, malu bangeeettt...mau ditaruh mana ini muka ( suara hati Zack).


" Haha...udah jelas ketahuan pake ngak ngaku lagi zack...Zack" ucap Zulia semakin menggoda.


Zack berlari kearah kamarnya. ia tidak menjawab ucapan mamanya karena takut semakin tidak bisa menyembunyikan perasaannya.


-------*****---------


jangan lupa klik like dan tinggalkan komentar ya...


baca juga "My Evil Twin sister.."


see u next time....


cayoooo...

__ADS_1


__ADS_2