
apa...yang benar saja, kamu tidak mengenalinya" ucap Zulia yang kaget dan berusaha memastikan.
zea terasa tersambar petir, yang benar saja Zack tidak mengenalinya. sebenarnya apa yang terjadi dengan Zack. seketika tubuh zea terasa lemas dan lunglai.
Zulia" haiiiissst...jangan bercanda deh Zack, mana mungkin kamu lupa dengan pacarmu sendiri, iya kan zea" berbicara dengan santainya. sambil menggenggam tangan zea.
" nanti Tante jelasin" bisik Zulia ditelinga zea.
zea seketika menelan ludah, pacar dari mana coba, aku sama Zack kan cuma teman sekelas. kenapa Tante bilang aku pacarnya ya, tetapi zea hanya bisa diam sementara waktu menunggu penjelasan Tante Zulia dan menganggukkan kepalanya tanda setuju.
Dina, Johan dan Steve cuma melongo mendengar pernyataan Zulia barusan, tetapi mereka yakin Zulia pasti punya alasan mengucapkan hal itu. tiga orang ini tidak berkata-kata hanya saling melempar pandangan dan bahu mereka pertanda tidak mengerti.
" mama jangan bercanda deh,...sejak kapan tipeku jadi seperti ini, mama lihat deh...dilihat dari depan belakang samping tidak ada kelihatan seperti cewek, rambut juga pendek lebih mirip cowok" ucap Zack santai.
mati aku, ini anak kalau ngomong gak ada rem nya apa ya. jaga perasaan zea dikit Napa...jujur amat kamu Zack, kalau kamu sampai ingat jika zea adalah cewek yang kamu kejar hatinya sampai jungkir balik kayak gini, mati deh...kamu bakal ngulang ngejar dia dari awal. aduh...anak mama, kok gak ngerti sih, mama ini berusaha bantu kamu. eh kamu sendiri malah yang ancurin, pingin banget aku getok nih kepala ini anak (suara hati Zulia).
" emm...maaf ya zea, gak usah didengerin ucapan Zack tadi, mungkin otaknya lagi konslet gara-gara kebentur" ucap Zulia cengar-cengir karena gak enak dengan zea dan keluarganya.
__ADS_1
" iya...gak apa-apa Tante mungkin Zack masih lupa dengan aku" ucap zea mencoba memaklumi, ia juga merasa Zack terluka begini juga karena berusaha menjaga zea.
tenang saja Zack, apapun yang kamu katakan bagi aku tidak ada artinya. jika kemarin kamu yang berusaha menjaga aku, kali ini aku yang akan menjaga kamu sampai kamu ingat lagi dengan aku. jadi aku akan menjalankan peranku dalam sandiwara ini dengan baik (janji zea dalam hati).
"zea Tante ingin bicara sebentar berdua dengan kamu" ucap Zulia.
Zulia dan zea keluar ruang kemudian berbicara berdua dikantin rumah sakit. Zulia menjelaskan semua keadaan kesehatan Zack dan juga meminta maaf tentang ucapan Zack barusan. zea mengerti semuanya dengan keadaan ini, Zulia bukan sengaja melakukan itu Zulia hanya ingin zea bisa menjaga Zack sebagai orang terdekat sampai Zack bisa mengingat semuanya kembali.
" tenang Tante ...zea akan menjaga Zack dengan baik" ucap zea tersenyum.
" Tante titip Zack kalau di sekolah ya sayang..." pinta Zulia.
Tante Zulia perhatian banget dengar Zack...kayaknya enak nih bila punya camer seperti Tante Zulia hehe...(mode ngayal tingkat tinggi).
" siap Tante..." ucap zea tersenyum manis.
" duh...imutnya zea, jadi ingin Tante jadiin mantu tante" ucap Zulia mencubit pipi zea.
__ADS_1
"Ouugh...sakit Tante" teriak zea.
Zulia cuma tersenyum, melihat zea.
" terimakasih ya sayang, meski Tante belum lama kenal dengan kamu...Tante yakin kamu anak yang baik" ucap Zulia memuji zea.
zea tersenyum ramah dengan Zulia, mereka akhirnya ngobrol kesana-kemari sambil bercanda receh.
-------"*****"-----------
JANGAN LUPA KLIK LIKE DAN FAVORITIN NOVEL INI YA....
PENILAIAN KAMU AKU TUNGGU YA🌟🌟🌟🌟🌟...
* BACA JUGA "MY EVIL TWIN SISTER"*
SEE U NEXT TIME
__ADS_1