Gadis Tombomanisku : Si Tomboy Manis

Gadis Tombomanisku : Si Tomboy Manis
Episode 62 Perjalanan ke sekolah


__ADS_3

Setelah selesai sarapan pagi Zulia yang akan mengantarkan Zack dan Zea ke sekolah dengan memakai mobilnya, sedangkan Steve langsung berangkat ke kantor seperti biasanya.


" Sayang...ayo cepatlah nanti telat loh" ucap dengan masuk terlebih dahulu ke dalam mobil.


sedangkan Zack masih saja tak henti-hentinya tertawa jika ia melihat Zea" Puff..." Zack berusaha menahan tawanya.


Zea melirik kearah Zack dengan tatapan sebal minta ampun, ia berkata" Terus...tertawa saja terus, aku sumpahin kamu kencing di celana".


tin..tin...suara klakson mobil yang di pencet oleh Zulia" sudah-sudah...ayo cepat naik ke dalam mobil atau kalian berdua akan terlambat sampai di sekolah nanti" ucap Zulia dari dalam mobil.


Dua remaja ini mengikuti perintah Zulia untuk masuk ke dalam mobil. di dalam mobil Zack dan Zea duduk di kursi belakang. bruak...suara pintu mobil di tutup, dan perjalan ke sekolah di mulai. Zulia mengendarai mobil dengan kecepatan sedang, lagi-lagi ingin tertawa saat melirik ke arah Zea" Pufff..." menutup mulutnya agar suara tawanya tidak terdengar.


" Apa...awas kalau ketawa lagi" Zea menatap Zack dengan pandangan serius dan muka cemberut tanda ia sangat marah juga sebal abis dengan kelakuan Zack yang sedari tadi menertawakan dia tidak berhenti-henti.


Tingkah lakunya Zea yang seperti itu bukannya membuat Zack bersimpati malah membuat Zack semakin tertawa terbahak-bahak karena ia seperti melihat adegan topeng monyet saja" Puff ...ha...ha..." tawa Zack pecah memenuhi mobil.


" Zackqueennnn..." teriak Zea yang sudah tidak tahan lagi ini memberi pelajaran kepada Zack, masa bodohlah ada Tante Zulia atau tidak.


Zea mengarahkan kedua tangannya ke kepala Zack dan mengacak-acak rambutnya" Rasain ini... rasain... rasain" gumam Zea.


"Sudah...sudah...ampun...ampun, berhenti mengacak-acak rambutku. kalau tidak..." ucap Zack.


" Kalau tidak kenapa??? " ucap Zea yang tetap mengacak-acak rambutnya Zack dan tidak mengindahkan peringatannya.


Zack meraih pinggang Zea sehingga sekarang mereka saling berhadapan begitu dekat, Tanpa sadar Zea sudah menghentikan aksinya karena tidak nyaman dengan posisinya.


"Percaya tidak...jika kamu tetap seperti ini, aku akan menciummu di hadapan mama" bisik Zack di telinga Zea.

__ADS_1


Mata Zea terbelalak dan wajah merona begitu saja" Huaaa... Kau mesum, gila...lepasin aku" teriak Zea sambil meronta berusaha melepaskan diri.


Zack melepasnya sambil tertawa sekali lagi" ha..ha...lucu..lucu, wajahmu merah banget kayak tomat busuk"ucapnya.


Dasar... cowok mesum, brengsek, gila....bisa mampus aku kalau lama-lama serumah dengan dia terus. mama... Tante Rosa.... tolongin aku, cepat pulang bantu zea pukul cowok mesum ini....gumam Zea dalam hati.


Zulia yang mengamati dari tempat kemudi dengan melihat dari spion mobil" Puh...kalian ini ngapain, Zack...jangan nakal kalau kalian masih saja berantem mama tidak akan mengantarkan kalian ke sekolah tetapi mama akan mengantarkan kalian berdua ke kebun binatang" ancam Zulia.


" Kebun binatang???ngapain" ucap Zack dan Zea bersama-sama karena heran dengan perkataan Zulia.


Zulia dengan santainya menjawab" Ya...tentu saja mencari kembaran kalian berdua ha..ha.." Zulia pun tertawa.


" Mamaaa...mama pikir kami kucing sama anjing" teriak Zack.


" Puff...Tante bisa saja bercandanya" Zea juga ikut tertawa.


Zea diam-diam melirik Zack sambil tersenyum, kekesalan Zea sudah tersampaikan. itu jelas terlihat dari kondisi rambut Zack yang acak-acakan sepertinya sarang burung.


" Haiiiisss...ini semua gara-gara cewek usil satu ini, tingkat ketampanan ku jadi turun 20%, gara-gara rambut acak-acakan begini. awas saja kalau aku gak tampan lagi, kamu harus tanggungjawab lho" gerutu Zack.


" Tampan...ya tuhan...kenapa aku rasanya ingin muntah mendengarnya dan kenapa juga aku yang harus tanggungjawab atas dia" gumam Zea sambil menepuk dahinya dan menutup wajahnya dengan telapak tangannya.


Hemm... anak ini jadi pintar banget menggoda Zea, kenapa dia bisa seromantis ini. belajar darimana dia, perasaan papanya dulu tidak seperti itu, gumam Zulia dalam hati.


Bremm... bremm...suara mobil berhenti" Sekarang sudah sampai... kalian berdua cepat turun dan masuk ya, itu pintu gerbang sekolah sudah mau ditutup lho" ucap Zulia.


"Apa..." Zack dan Zea segera turun dari mobil dan berlari ke arah pintu gerbang masuk" Tante terimakasih ya...kami masuk sekolah dulu" teriak Zea sambil berlari dengan Zack.

__ADS_1


Zulia cuma tersenyum" Iya Zeey...nanti pulangnya sama Zack saja ya, Tante tidak bisa jemput"teriak Zulia karena Zea dan Zack sudah berada di dalam gerbang sekolah yang sudah di kunci oleh satpam sekolah. hampir saja mereka berdua telat masuk ke sekolah.


Zulia menyalahkan kembali mesin mobilnya dan melajukan pergi dari sekolah Zack dan Zea, sedangkan Zea dan Zack juga berlari ke arah kelasnya karena takut kalau sampai ketinggalan dan terlambat pada jam pelajaran pertama.


Idihh....jam pertama itukan pelajaran Bu Silvi, guru cantik dan seksi tetapi killernya minta ampun, gumam Zea dalam hati.


Zea kesulitan untuk lari, baju seragam Zack yang di pakainya sungguh sangat ribet. celana kepanjangan dan kegedean harus ditekuk-tekuk bagian bawahnya yang terkadang terlepas dan terinjak sepatunya sendiri.


" Ah...lelet banget sih larinya, keburu telat nih" ucap Zack.


" Haisst...jangan salahkan aku, baju kamu ini ribet tahu gak. celana gede dan panjanganjang banget buat aku, lebih mirip sarung gitu. jadi keserimpet( kecantol di sepatu) deh" gumam Zea.


Zack melambatkan langkah kakinya, sebenarnya ia mau tertawa lagi tetapi melihat zea kasihan juga.


--------*****----------


#KLIK LIKE πŸ‘ DAN FAVORITIN NOVEL INI...


BACA JUGA


πŸ‘‰MY EVIL TWIN SISTER πŸ’–


πŸ‘‰RACUN CINTA : GADIS KECIL NAKAL πŸ’–


SEE U NEXT TIME


CAYOOOO

__ADS_1


__ADS_2