Gadis Tombomanisku : Si Tomboy Manis

Gadis Tombomanisku : Si Tomboy Manis
Episode 34 Dia pasti baik-baik saja


__ADS_3

Rumah sakit K


zea dan Zack telah sampai dirumah sakit terdekat dan masuk ke UGD. para tim dokter dan perawat segera melakukan penandatanganan secara intensif. namun zea tidak mau, sebelum ia melihat Zack baik-baik saja.


" Zack...kamu harus baik-baik saja" ucap zea yang masih mengikuti para perawat yang mendorong ranjang pasien menuju ruang operasi.


"nona anda harus tenang ... luka anda juga harus segera dirawat" ucap suster.


" tidak...saya tidak apa-apa, saya harus menemaninya"ucap zea.


Zack sudah sampai di ruang operasi dan masuk kedalamnya bersama para tim medis.


" nona silakan tunggu diluar, percayakan kepada kami. kami akan berusaha menyelamatkan nyawa nya semaksimal mungkin yang kami bisa" ucap dokter.


"ba...."perkataan zea terhenti, kepalanya sangat sakit. ia sudah tidak sanggup lagi menahannya, penglihatannya mulai kabur. gelap...dan semakin gelap, brukk...zea terjatuh kelantai.


perawatan yang ada di tempat itu segera memberikan pertolongan kepada zea. mereka membawa keruang perawatan.


**


Dina dan keluarga Zulia baru sampai di lokasi rumah sakit K. mereka segera menuju resepsionis, kebetulan pak Anton sedang ada di dekat resepsionis segera menyambut kedatangan orang tua zea dan Zack.

__ADS_1


" ibu Dina dan ibu Zulia" ucap Anton.


"ya..." jawab Dina dan Zulia.


" ibu dina...bisa keruangan zea, teratai 5 lantai 2" ucap Anton.


" Zack dimana..." tanya Zulia cemas.


" putra ibu masih diruang operasi sekarang...luka di kepalanya cukup parah, tim medis sedang berusaha menyelamatkan nya" jelas Anton.


seketika Zulia lunglai dan terduduk lemas mendengar penjelasan Anton, bagaimana tidak Zack adalah putra semata wayangnya yang sangat ia sayangi dan cintai sepenuh hatinya. ia tak sanggup membayangkan jika terjadi sesuatu kepadanya.


" ma...mama harus kuat ya, jika mama lemah nanti siapa yang akan merawat dan menguatkan anak kita" ucap Steve yang berusaha untuk tenang demi Zulia dan Zack.


Zulia hanya menganggukkan kepalanya, air mata tidak bisa terbendung. harapan dan doa terucap dari bibir mungilnya, semoga Zack dapat selamat dan segera pulih nantinya.


Ting...suara pintu ruang operasi terbuka Zulia dan Steve segera menghampiri dokter didepan pintu.


zea yang baru saja siuman langsung turun dari ranjangnya, ia tidak peduli dengan keadaannya. sekarang ini ia hanya ingin tahu keadaannya Zack saja.


zea berlari keruangan operasi dengan sempoyongan di papah oleh Dina. meski Dina sudah melarang, zea tetap tidak mau mendengarkan Dina

__ADS_1


" maaf kami sudah berusaha semaksimal mungkin yang kami bisa lakukan dan..." ucap dokter terhenti.


" tidak...kalian pasti bohongkan, Zack tidak akan apa-apa, dia baik-baik saja" ucap zea berlari menarik baju dokter.


" nona anda masih terlalu lemah...anda harus istirahat" ucap dokter.


" tidak...aku ingin bertemu dengan Zack, kalian pasti boh..." perkataan zea terhenti.


zea kembali pingsan dan terjatuh ke lantai.


dokter memerintahkan para perawat untuk mengurus zea dan membantunya kembali ke kamar pasien.


--------*****--------


Jangan lupa klik like dan favorit kan novel ini ya....


baca juga My Evil Twin sister.....


see u next time......


cayoooo.....

__ADS_1


__ADS_2