
Zea pergi ke kamarnya dan mandi, setelah selesai dan berganti pakaian. Ia kembali ke ruangan tamu untuk membangunkan Zack. "Zack! Zack bangun" mencolek hidung mancung Zack beberapa kali dan memandannya dengan begitu dekat untuk membangunkannya.
" Hemm...Kalau di lihat-lihat, cowok ini imut juga" Gumamnya dalam hati dengan tersenyum tipis
" Gadis bodoh ini! memang tidak ada cara lain apa? membangunkan cowok dengan cara seperti ini, Sama saja dia membiarkan aku mencium aroma tubuhnya yang baru selesai mandi. Mana wajahnya sedekat ini, membuat aku ingin sekali...???" (pikiran Zack).
Tiba-tiba, Pletakk...sentilan keras jatuh di dahi cowok tampan ini. " Ough...Sakit tahu" keluhnya membuka mata dan menggosok dahinya yang sakit.
" Bangun! Memang kamu mau aku membangunkanmu seperti putri dongeng putri tidur! Aku tahu kamu cuma pura-pura tidur tadi" Zea melipat kedua tangannya di depan dada sambil mengomel. " Sudah mandi sana! itu sudah aku siapin handuknya di kamar mandi" tambahnya.
" Haiist...Dasar gak romantis!" gerutu cowok tampan ini.
" Rokok, Makan gratis Bang!" ketusnya.
" Mandi? Anterin..." pintanya dengan manja dengan wajah yang imut.
" What? Anterin! Gak gak gak, gak ada! itu kamarku di lantai dua" celotehnya sambil menunjuk ke kamar dengan pintu warna pink dengan stiker Hello Kitty berukuran besar di depannya.
Zack mendongak dan melihat ke lantai dua untuk melihat posisi kamar Zea, "Puff...Ha..ha...Gila! Gila banget, Wajah Preman! Hati Hello Kitty ha...ha...aduh perut aku sakit ha..ha.." Zack tertawa terbahak bahak sampai perutnya sakit.
" Terserah deh! Sana cepatan mandi" Mendorong tubuh Zack untuk segera naik ke lantai atas.
Zack berjalan kemudian berhenti dan menoleh ke arah Zea, " Zeey, Punya baju ganti tidak? Ini sudah Kotor semua" Menepuk-nepuk bajunya yang penuh dengan debu. " Baju luar saja! Tak perlu celana stroberimu kau pinjamkan kepadaku" tersenyum menggoda.
__ADS_1
" Woy, Brengsek Kamu!" Melempar sendal lantai yang di pakainya ke arah Zack, dengan wajah merah merona karena malu.
Tak tak tak, berlari menaiki anak tangga, "Wueee...Gak kena, gak kena!" Menjulurkan lidahnya untuk mengejek Zea. kemudian masuk ke kamar Zea untuk mandi.
" Huh! Nyebelin banget sih, itu cowok! ingin sekali aku jitak dia!" Berjalan mengambil kembali sendal yang ia lempar tadi, dengan wajah jengkel.
Ting tong ting tong, Suara bel pintu. Ceklakk...ia membuka pintu, terlihat seorang laki-laki sedang membawa beberapa kotak makanan. " Rumah pak Johan?"
"Ya"
" Ini Pesanan mbak pesanannya" menyerahkan satu kantong plastik besar berisi 4 nasi kotak.
" Oh, iya. Terimakasih" ucapnya, sembari menerima bungkusan itu. Petugas pengantar makan itu pergi, kemudian Zea menutup pintu kembali. Ia meletakkan makanan itu di atas meja makan, dan naik ke lantai atas menuju kamarnya. untuk mencarikan baju ganti untuk Zack, si cowok nyebelin itu.
Zea membuka almari pakaian miliknya, dan mengambil jaket milik Zack, yang di pakainya waktu kecelakaan di hutan dulu. Kaos baru bewarna hitam yang dulu ia ingin berikan kepada Zack sebagai ucapan terimakasih, waktu dia menyematkannya saat terkunci di kamar mandi sekolah oleh Anita.
" Kalau di pikir-pikir, aku sudah banyak sekali hutang budi kepada cowok nyebelin ini. Baik sih! Tapi reseknya itu loh, buat gak kuat." bergumam sendiri.
" Celana? Celana aku mana ada, Kalau pun ada juga gak bakal muat untuk dia. Coba aku pinjam papa saja" Zea meletakkan jaket dan kaos pendek warna hitam itu diatas meja dan keluar dari kamar, menuju kamar orang tuanya untuk meminjam celana kepada papanya.
Tok tok tok" Papa" teriak Zea dari balik pintu.
" Ya, Masuk Zeey" Jawab Johan dari dalam kamar.
__ADS_1
Ceklak...membuka pintu dan masuk kedalam kamar.
" Ada apa sayang? Makanannya sudah datang?" tanyanya.
" Sudah...Emm, Papa punya celana seukuran Zack tidak?" Tanyanya polos dan sedikit malu.
Johan cuma tersenyum, melihat wajah putrinya yang malu-malu kucing itu. " Sepertinya ada! Sebentar Papa ambilkan dulu" berjalan menuju almari, mengambil celana jeans warna hitam miliknya waktu muda dulu. " Sepertinya ini cukup" menyerahkan kepada Zea.
" Terimakasih pa..." tersenyum dan kembali ke kamarnya lagi untuk memberikan celana itu kepada Zack.
--------*****----------
#KLIK LIKE π DAN FAVORITIN NOVEL INI...
BACA JUGA
πMY EVIL TWIN SISTER π
πRACUN CINTA : GADIS KECIL NAKAL π
SEE U NEXT TIME
CAYOOOO
__ADS_1