Gadis Tombomanisku : Si Tomboy Manis

Gadis Tombomanisku : Si Tomboy Manis
Episode 77 Siswa baru


__ADS_3

Drettt... drettt... Handphone Zea berbunyi, ia segera menerima panggilan itu" Hallo...Mama"


" Hallo sayang...Hari ini papa dan mama akan pulang. Kamu bisa jemput kami atau tidak?"


Zea masih berfikir" Ma...aku sekolah pulang jam 2 siang, mama dan papa sampai jam berapa?"


" Jam 4 sore sayang"


" Oh... kalau jam segitu, Zea bisa. Ma...sudah dulu ya. Zea sudah harus berangkat sekolah, Zack sudah menunggu di luar" Zea memutuskan sambungan telepon. hatinya sangat bahagia akhirnya orang tuanya pulang juga, jadi ia tidak perlu lagi menumpang di rumah Tante Zulia lebih lama lagi.


Ia keluar dari kamarnya menuju ruang makan untuk sarapan pagi, disana semua anggota keluarga Steve sudah menunggunya untuk sarapan bersama. Wajahnya yang berbunga-bunga tidak bisa menutupi kegembiraannya. Zack yang melihat Zea terlihat bahagia pagi ini, mengira jika gadis ini bahagia karena kejadian kemarin di dalam kamar saat ia mengungkapkan perasaannya. Disisi lain orang tua Zack, Steve dan Zulia mempunyai pemahaman yang berbeda. Mereka beranggapan jika kebahagiaan gadis manis ini karena ia sudah menerima lamaran putranya kemarin untuk menikah muda.


Zea menarik kursi kemudian duduk dan mengambil makanan untuk sarapan, tetapi ia merasa ada yang aneh dengan tiga pasang mata yang sedang memandangnya dengan aneh itu. " Om, Tante dan Zack...Kok bengong! Apa ada yang aneh dengan Zea?" gadis manis ini memandang ke arah mereka bertiga secara bergantian dengan masih memegang sendok berisi makanan yang berhenti di depan mulutnya.


" Oh...tidak ada kok" Zulia berusaha menutupi rasa penasarannya dengan tersenyum.


" Tidak ada Zeey...cuma kami melihat kamu lebih cantik saja hari ini, jadi melihat kamu sampai bengong begitu" ucap Steve membantu istrinya mencari alasan yang tepat supaya Zea tidak curiga dan menjadi malu jika ia tahu kalau percakapan mereka kemarin di dengarkan oleh Steve dan Zulia.


" Tentu saja" Sahut Zack sambil terus menikmati makanannya.


"Oh, begitu ya" Zea melahap makanan di depannya dengan cepat karena hatinya bahagia.

__ADS_1


Sekarang mereka semua sudah selesai sarapan kemudian berangkat masing-masing untuk beraktivitas sesuai dengan pekerjaan mereka. Seperti biasanya Zack dan Zea berangkat bersama dengan mengendarai motor.


Sesampai di sekolah mereka berdua langsung menuju ke kelas untuk memulai pelajaran seperti biasanya. Zea duduk disamping Zack dengan menghadap ke papan tulis dan mendengarkan penjelasan guru dengan serius, tetapi Zack justru sibuk memperhatikan Zea sambil berpangku tangan dan tidak memperhatikan guru yang sedang menerangkan materi pelajaran.


Cetak...Sebuah pena melayang dari arah depan dan mengenai kepala Zack" Ough" keluhnya mengusap dahi yang terhantam pena yang di lemparkan oleh Bu Silvi.


" Zackqueen! Mata kamu melihat kemana?" teriak bu Silvi" Maaf Bu!" Jawab Zack menundukkan kepala. " Apa di wajah Zea ada materi pelajaran? Berdiri di pojokan! sampai jam saya selesai" Bu guru cantik ini menghukum Zack berdiri di pojok kelas sampai jam istirahat. " Huuu" Sorak teman-teman sekelasnya, tetapi Zack cuek saja dan berjalan kepojokan.


Bu Silvi melanjutkan menerangkan materi pelajaran, Tiba-tiba pintu kelas di ketuk tok tok tok...dan pintu dibuka, Terlihat pak Anton sedang berdiri dengan seorang gadis muda berseragam sekolah. Sepertinya ia adalah murid baru yang baru pindah, pak Anton mengajaknya masuk kedalam kelas untuk memperkenalkan siswa baru ini kepada seluruh teman sekelasnya.


Gadis cantik bermata coklat dengan rambut hitam terurai sampai di pinggangnya yang ramping, berkulit putih dan tingginya tak jauh beda dengan Zea 160 cm sedang berdiri di depan kelas di dekat pak Anton. Zack berdiri di pojokan lebih suka menghadap ke lantai dan memainkan kakinya sendiri, ia tidak perduli dengan anak baru itu.


"Anak-anak kita kedatangan siswa baru dikelas kita"ucap pak Anton sambil mempersilahkan anak baru itu untuk memperkenalkan diri


Seketika Zack langsung mengangkat kepalanya dan melihat ke depan. " Aiko" Alisnya mengerut, " Kenapa dia kesini?" Gumamnya dalam hati.


Gadis cantik itu memandang kepojokan dimana Zack sedang berdiri dan melempar senyuman kepada cowok paling tampan dan idola di kelasnya itu" Zackqueen, kita bertemu lagi!" Gumamnya dalam hati.


Pak Anton mempersilahkan Aiko untuk duduk bersama Zahra yang terletak tepat di depan bangku milik Zea dan Zack. Gadis ini cantik ini duduk dan menyapa Zahra dan Zea" Hai...aku Aiko" tersenyum kepada Zea" Oh...aku Zea, senang berkenalan denganmu" tak lama kemudian bel tanda istirahat berbunyi, Bu Silvi meninggalkan kelas dan semua siswa juga keluar untuk istirahat.


Zea mengajak Zack untuk ke kantin" Zack...ke kantin yuk?" Tetapi Zack menolak, ia masih penasaran mengapa Aiko pindah ke Indonesia dan sekolah di sekolah yang sama dengannya.

__ADS_1


" Oh...aku tidak lapar, kamu sendiri saja. Reza pasti sudah menunggumu di depan" Jawabnya.


" Oh, begitu ya. Baiklah aku keluar dulu ya" Zea keluar kelas dan sudah di sambut oleh Reza seperti biasanya di depan kelas, mereka berdua pergi ke kantin bersama.


Zack berjalan mendekati Aiko dan menarik tangannya" Katakan kepadaku, Kenapa kau kemari!" Berkata dan memandang gadis ini dengan serius.


" Hmm...itu bukan urusanmu!" Gadis tersenyum sinis dan melepaskan tangan Zack kemudian pergi.


" Aiko!" teriaknya" Sial! Apa maunya sebenarnya?" menggebrak meja di depannya.


--------*****----------


#KLIK LIKE πŸ‘ DAN FAVORITIN NOVEL INI...


BACA JUGA


πŸ‘‰MY EVIL TWIN SISTER πŸ’–


πŸ‘‰RACUN CINTA : GADIS KECIL NAKAL πŸ’–


SEE U NEXT TIME

__ADS_1


CAYOOOO


__ADS_2