Gadis Tombomanisku : Si Tomboy Manis

Gadis Tombomanisku : Si Tomboy Manis
Episode 33 lubang besar di hutan


__ADS_3

Zack terus menyusuri hutan untuk mencari zea hingga ia mendengar sesuatu yang bergerak-gerak. kresekkk...kresekkk.,.


" suara apa tu..." ucap Zack mulai mendekati sumber suara dengan hati-hati.


" zea..." Zack melihat zea didalam lubang.


Zack tercengang melihat keadaan zea yang setengah telanjang. jika Zack menutup mata dia tidak akan bisa menolong zea dan jika membuka mata ini sungguh tidak sopan sebagai laki-laki bukan suami. Zack melemparkan jaket yang ia pakai ke tubuh zea agar tubuhnya tertutup.


Zack bingung apa yang harus dia lakukan lubang cukup dalam butuh tali untuk naik ataupun turun sedangkan zea seperti nya belum sadar.


"aku harus mencari tali atau sesuatu yang bisa ku gunakan untuk turun dan naik dari lubang perangkap itu" ucap Zack.


ketika Zack sedang sibuk mencari tumbuhan merambat yang akan dijadikan tali, dibelakang Zack ada dua orang berjubah hitam. buk buk buk...memukul Zack dari belakang sampai dia tidak sadarkan diri.


" hemmm...target kedua kita sudah roboh, tinggal selesaikan rencana ini" ucap salah satu orang berjubah hitam.


kedua orang itu menyeret Zack ditepi lubang yang sama dengan zea dan melepas kaos yang dipakai zack kemudian melemparkannya ke dalam lubang yang sama dengan zea.


" ha..ha..habiskanlah malam yang indah ini berdua temanku sayang...ini adalah hadiahku untuk perbuatan kalian berdua" ucap orang misterius.


dua orang berjubah hitam itu pergi meninggalkan zea dan Zack setelah mengambil beberapa foto dari atas lubang.


**


pak Anton dan Bu Silvi serta teman-teman zea dan Zack yang lain mencari mereka berdua. semalaman mencari dihutan tidak kunjung ketemu.


" kita istirahat dulu...malam semakin larut, akan sangat sulit dan berbahaya jika mencari ke dalam hutan. kita teruskan pencarian besok" ucap pak Anton.


para siswa mulai kembali lagi ke tenda masing-masing. Bu Silvi mendekati pak Anton.


" pak sebaiknya kita lapor polisi saja dan memberitahu orang tua Zack dan zea. kita kita akan kesulitan mencari mereka sendiri dan juga jika terjadi sesuatu pada mereka kita harus jawab apa" ucap Bu Silvi.


" iya Bu...sebaiknya kita berdoa saja semoga mereka berdua baik- saja" ucap Anton.

__ADS_1


pak Anton mulai menelpon kedua orangtuanya zack dan zea.



" hallo..dengan orang tua zea, ini saya pak Anton ..." ucap pak Anton.


" iya ini saya ibunya zea ...Dina" ucap dina.


" begini Bu ...kami ingin memberitahu bahwa zea terpisah dari rombongan kami dan belum ditemukan sampai saat ini" jelas Anton.


" apa..." teriak dina kaget.


handphone Dina terjatuh dan Dina pun pingsan karena shock. bik inem yang melihat langsung lari mendekati Dina.


keadaan yang sama juga dialami Zulia, dia shock hingga pingsan.



zea yang mulai tersadar dari pingsannya kaget dengan keadaannya sekelilingnya.


zea membalikkan tubuh laki-laki itu perlahan-lahan karena terlihat kepala laki-laki itu terluka.


" Zack...Zack" ucap zea berusaha menyadarkan Zack yang sedang pingsan.


darah segar mengalir dari kepala Zack.


zea menangis melihat Zack yang tak kunjung sadar.


hari sudah mulai pagi, zea berusaha meminta tolong tetapi tidak ada yang mendengar teriakannya.


" zack...sadar, Zack... kamu harus bangun. bukankan kamu akan menjagaku...buka matamu Zack" ucap zea menitikberatkan air mata.


Zack tak membuka mata juga tidak bergerak sedikitpun, tubuhnya dingin dan nafasnya lemah.

__ADS_1


sampai terdengar suara memanggil nama zea dan Zack.


" zea...Zack...kalian dimana" suara teman-teman zack dan zea.


" tolong... tolong...aku ada disini" teriak zea.


orang-orang yang mendengar teriakan zea segera berlari kesumber suara.


semua orang yang ada disitu kaget melihat keadaan mereka.


"tolong...cepat selamatkan Zack, dia terluka parah" ucap zea sambil menangis.


teman-temannya segera menolong mereka dengan alat seadanya. setelah berhasil naik zea dan Zack segera di larikan ke rumah sakit terdekat.


sebagian teman mereka berbisik-bisik diperjalanan pulang.


" eh..si zea dan Zack kok bisa kayak gitu ya,... jangan-jangan mereka melakukan sesuatu terus jatuh ke dalam lobang" ucap Arya.


" melakukan sesuatu pala Lo peyang....emang orang sekarat gitu masih bisa melakukan hal begituan" Zahra telonyor kepala Arya.


" iya juga ya..." ucap Arya.


" jelas-jelas kepala mereka itu dipukul orang dari belakang, kalau dilihat posisinya luka mereka. Lo kira mereka gebuk-gebukan sendiri gitu" ucap Zahra.


semua anak-anak terdiam ketika mendengar penjelasan zahra. semua itu memang masuk akal, sepertinya memang ada orang yang sengaja mengerjai mereka berdua.


-------*****--------


Jangan lupa klik like dan favorit kan novel ini ya....


baca juga "My Evil Twin sister"


see u next time.....

__ADS_1


cayoooo.....


__ADS_2