
bel masuk sudah berbunyi para siswa kembali lagi ke ke kelas untuk melanjutkan pelajaran berikutnya. Zack yang tadinya cemberut dan diam kepada zea sejak pagi dari pagi sekarang sesekali melirik zea dengan senyum sembunyi-sembunyi.
Pelajaran dimulai seperti biasanya. sekarang waktunya mata pelajaran Bahasa indonesia yang di ajar oleh Bu guru Ana.
" sekarang kalian buka buku Bab 3 halaman 35, kita akan mempelajari tentang cerita rakyat yaitu kisah Roro Jonggrang" ucap Bu Ana.
para siswa mulai mengeluarkan buku pelajaran masing-masing.
"Bandung Bondowoso tinggal di Istana Kerajaan Prambanan setelah berhasil mengalahkan Prabu Baka, dia melihat seorang wanita yang sangat cantik jelita. Wanita tersebut adalah Roro Jonggrang, putri dari Prabu Baka. Saat melihat Roro Jonggrang, Bandung Bondowoso mulai jatuh hati. Dengan tanpa berpikir panjang lagi, Bandung Bondowoso langsung memanggil dan melamar Roro Jonggrang.
“Wahai Roro Jonggrang, bersediakah seandainya dikau menjadi permaisuriku?”, Tanya Bandung Bondowoso pada Roro Jonggrang. karena takut menolak secara langsung lamaran Bandung Bondowoso, Roro Jonggrang mengajukan satu syarat yaitu di buatkan 1000 candi juga 2 sumur dalam semalam dan syarat itu disetujui oleh Bandung Bondowoso, baginya itu bukanlah hal sulit. pembuatan candi telah dimulai hingga hari hampir pagi dan hanya kurang satu candi sehingga Bandung Bondowoso gagal. Roro menyatakan Bandung tidak bisa memenuhi syaratnya maka tidak ada pernikahan, mendengar itu Bandung Bondowoso marah kemudian mengutuk Roro Jonggrang menjadi Arca" jelas Bu Ana.
para siswa siswa semua jadi mengantuk ketika mendengar penjelasan Bu ana, seperti anak kecil yang dibacakan dongeng sebelum tidur. tiba-tiba saja Arya berdiri dari tempat duduknya.
" Wahai putri Zahra jadilah pacarku akan aku belikan 1000 gorengan untukmu" ucap Arya bercanda.
Pletakk....sentil Zahra pada dahi Arya.
" Dasar dasar Oon" celetuk Zahra.
"Huuuuu......dasar omdo gorengan dikantin aja masih ngutang ha...ha...."ucap salah satu siswa.
" idiih...apaan sih kalian sirik aja, gak tahu orang lagi usaha juga" ucap Arya.
semua teman sekelas bersorak-sorai. kelas menjadi kembali hidup. Bu Ana hanya tersenyum melihat para siswanya.
bel tanda pulang sudah berbunyi, semua siswa telah keluar kelas. zea dan Zack juga mengemasi buku dan alat belajar lainnya.
" zeey pulang sama siapa" ucap Zack memandang zea serius.
" sama Reza, soalnya mama gak bisa jemput lagi repot sama pekerjaan rumah karena bik inem sedang cuti" jawab zea.
__ADS_1
" gak boleh...pulang sama aku aja, nanti aku anter" ucap Zack spontan dengan menggenggam tangan zea.
zea memandang Zack. eh...ini anak sejak pagi kenapa ya aneh banget tingkahnya, ah...gak mungkin lagi cemburu sama Reza kan???. aduh...aduh zeaa, kepedean banget sih kamu ini, mungkin saja cuma karena pengaruh amnesia aja(pikir zea).
" eh...bareng kamu, emang kamu bawa motor?" tanya Zea.
" enggak" jawab Zack menggeleng kepala.
" la terus kamu mau aku pake apa??? mau gendong sampai rumah heh..." celetuk zea.
" iya gak lah, bisa mati pingsan aku gendong galon kayak kamu....dijemput mama dong sementara ini sampai aku pulih sepenuhnya, baru bolehbawa motor sendiri. aku tadi sudah kirim pesan sama mama mau bareng kamu sekalian" ucap zack
" kok gitu sih, aku kan udah punya janji sama Reza" ucap zea sedikit sebel.
" kamu batalin aja sekarang atau kamu bilang sama mamaku sendiri aja mau bareng Reza" ucap zea sedikit mengancam zea.
" eh...kok aku, ya sudah kita turun aja dulu buat ketemu Reza, dia pasti udah nunggu aku di gerbang depan deh" ucap zea.
" rez...hari ini aku gak pulang bareng kamu dulu ya, soalnya masih ada urusan sedikit sama Zack, biar aku pulang bareng dia aja" ucap zea.
" Oh begitu ya...oke, aku pulang dulu ya. see you next day cantik" Reza yang sengaja menggoda zea di depan zack dengan mengedipkan matanya.
zea dan Zack masuk ke mobil Zulia diseberang jalan. ceklakk... bruaakk, suara pintu mobil dibuka kemudian ditutup.
" maaf Tante Zulia, zea ngerepotin" ucap zea.
" enggak kok sayang...kan searah juga" ucap Zulia sambil tersenyum, dia tidak menyangka jika Zack berani maju juga.
hemmm...anak mama gitu dong, masak kalah start Mulu(suara hati Zulia).
Zack memulai obrolan dengan zea didalam mobil, Zulia yang ada didepan dekat sopir hanya menjadi pendengar setia saja.
__ADS_1
Zack yang sedang memandang zea" kira-kira jika aku jadi Bandung Bondowoso seperti cerita tadi syarat apa yang kamu minta sama aku supaya kamu jadi istriku?" ucap Zack tersenyum manis.
gubrakk...zea dan zulia kaget mendengar ucapan zack, benar-benar tidak terduga. seketika wajah zea merah karena malu dengan Tante Zulia yang duduk didepan.
" kamu ngomong apa sih Zack" ucap zea mengalihkan pandangan.
" eh...beneran aku, kalau bisa jangan yang susah-susah ya" ucap Zack dengan polosnya.
aduh mati akuuu....ini anak ngomong apa sih, kyaknya syarafnya beneran ada yang putus deh gara-gara kena pukul. ya tuhaaan...dimana ada kolong ya aku mau ngumpetin ini wajah....malu bangeeettt. ini anak kalau gak ada emaknya, aku getok deh kepalanya nyebelin banget sumpah(suara hati zea).
Zulia yang duduk didepan hanya bisa menahan senyum mendengar ucapan anaknya. zea turun tepat di depan rumahnya, zea cepat-cepat turun mobil, takut si Zack kumat lagi.
"Tante Zulia terimakasih ya sudah mengantar zea, mampir dulu Tante" ucap zea.
" iya sayang lain kali saja" ucap Zulia menjalankan mobilnya.
------*****--------
KLIK LIKE 👍 DAN FAVORITIN NOVEL INI 💓
BERI PENILAIAN 🌟 DAN KRISANNYA YA
BACA JUGA ;
👉 MY EVIL TWIN SISTER
👉 RACUN CINTA : GADIS KECIL NAKAL
SEE U NEXT TIME
CAYOOOO.......
__ADS_1