Gadis Tombomanisku : Si Tomboy Manis

Gadis Tombomanisku : Si Tomboy Manis
Episode 57 Doyan atau kelaparan???


__ADS_3

Di kamar inap rumah sakit


Zulia mengajak Zea untuk duduk bersama di sofa dan memberikan nasi kotak yang baru di bawakan oleh Steve.


"Kamu Pasti belum makan kan...?" Zulia tersenyum dan Zea cuma menganggukan kepala.


Zea mulai menikmati nasi kotak pemberian Tante Zulia dengan pelan-pelan dan tenang, meski Zea sedari tadi memang sudah kelaparan. tapi tidak lucu kan jika dia makan seperti orang yang tidak makan setahun di depan Tante Zulia, mikir apa Tante nanti.


" Zeey..." panggil Zulia ke Zea


"Hemm" jawab Zea dengan mulut masih penuh dengan makanan sambil menoleh ke arah Tante Zulia.


"Tante masih ada urusan penting diluar sebentar, tolong jaga Zack dulu ya?"


Zea cuma menganggukan kepala dan melanjutkan menghabiskan makannya. Zulia mengambil tasnya yang ada di atas sofa.


"Oh ya...nanti minta Zack untuk makan setelah dia bangun, maaf ya Tante ngerepotin" Zulia tersenyum kepada Zea, lalu keluar dari kamar Zack.


Sendirian di kamar tanpa teman bicara memang cukup membosankan, Zea cuma bisa duduk di sofa atau lihatin Zack yang sedang tidur saja "Puhh....bosannya" keluh Zea yang seharian di rumah sakit, badan gerah dan lengket karena seharian belum mandi. mau mandi tetapi tidak bawa baju ganti


Zea berjalan ke kamar mandi rumah sakit, meski tidak nyaman dia tetap akan mandi dari pada seluruh badannya gatal-gatal meskipun nanti akan memakai baju yang sama lagi. yups...pakai pakaian seragam sekolah hari ini seharian.


Byur... byur...byur...suara air yang berasal dari kamar mandi. ya di kamar mandi rumah sakit ini semuanya masih manual pakai gayung, tidak ada shower apalagi bak mandi untuk berendam air hangat.


Zack sudah bangun, ia melihat di dalam ruangannya sangat sepi bahkan tidak ada orang sama sekali.


Kruyukk... kruyukk... perutnya mulai berbunyi, Zack cuma sarapan di rumah tadi pagi saja dan sampai sekarang belum makan lagi.


" Aduh....mama di mana ya, lapar banget" keluh Zack memegang perut yang mulai keroncongan.

__ADS_1


Zack turun dari tempat tidur dan mencari-cari makanan di dalam laci meja di ruangannya.


" Kok gak ada sih...apa enaknya aku beli di kantin saja ya" Zack merogoh kantong celananya, dia tidak menemukan dompet atau uang sama sekali.


"Ah...mampus deh, aku lupa dompetku ada di dalam tas ransel" Zack kembali lagi duduk di tepi tempat tidur sambil meminum segelas air putih sebagai pengganjal perut.


Zea baru saja keluar dari kamar mandi, melihat Zack yang sedang duduk di tepi tempat tidur" Eh...kamu udah bangun" sambil berjalan mendekati Zack, kemudian duduk di sampingnya.


" Hemm...iya" cuma kata itu saja yang terucap dari bibir Zack, tetapi bahasa perutnya jauh lebih memperjelas semuanya.


Kruyukk... kruyukk... lagi-lagi terdengar suara dari perutnya yang kelaparan.


" Lapar ya...bentar aku belikan dulu ke kantin, soalnya nasi yang di bawa om Steve tadi sudah basi jadi aku buang" ucap Zea.


Zack cuma menganggukan kepala. Zea berdiri kemudian melangkah keluar ruangan menuju kantin rumah sakit.


Ceklakk...Steve membuka pintu dan masuk" Kamu sudah bangun, dimana Zea" ucap Steve meletakkan map berkas administrasi yang diberikan oleh rumah sakit.


" Ke kantin beli makanan"


"Oh...begitu"


" Pa...kapan aku bisa pulang, udah bosan nih...gak seru disini?"


" Sekarang juga bisa, ini papa sedang beres-beres barang-barang untuk kita pulang" jawab Steve memasukkan beberapa resep obat yang baru saja dia tebus dari apotik rumah sakit dan beberapa barang lainnya.


Zea yang sudah selesai membeli makanan dari kantin kembali lagi ke ruangan Zack dengan membawa 2 buah nasi kotak dengan lauk ayam panggang.


Ceklakk... krieet, suara pintu terbuka. Zea pun masuk" eh...om Steve sudah datang, lho...kenapa semua barang-barang di masukkan ke dalam tas om" tanya Zea mendekat kearah Zack untuk memberikan nasi kotak.

__ADS_1


" Oh...ini, Zack sudah boleh pulang. jadi om membereskan semuanya agar lebih mudah untuk membawanya ke mobil" jelas Steve yang sudah selesai mengemasi semua barang-barang yang akan di masukkan ke dalam mobil.


" Om mau makan...aku tadi beli nasi ayam panggang 2 porsi" Zea menawarkan nasi kotak yang baru saja di beli kepada papa Zack.


Zea menoleh ke arah Zack untuk mengambil nasi kotak dan di berikan kepada Steve "Eh..." Zea bengong melihat nasi kotak yang ada di dalam kantong plastik tadi sudah terlihat kosong tanpa isi dan satu lagi masih di makan oleh Zack.


Zack cuma tersenyum, melihat Zea yang bengong karena 2 nasi kotaknya semua di makan oleh Zack.


Ya tuhan...ini bocah tidak makan berapa hari sih, 2 kotak nasi di lahapnya sampai habis tak bersisa. beneran deh malu-maluin banget si Zack ini, tahu begitu aku tidak akan menawarkan kepada om Steve (gumam zea dalam hati).


"Om...maaf" Zea menoleh ke arah Steve sambil garuk-garuk kepala karena bingung dan malu mau ngomong apa.


Steve cuma tersenyum" Sudah gak apa-apa, mungkin Zack memang kelaparan banget. dari sejak pagi cuma sarapan saja dan sekarang baru makan lagi, biar om makan dirumah saja"


" Zack...kamu sudah selesai makannya, kalau sudah ayo kita pulang" Steve membawa beberapa barang di bantu oleh zea berjalan menuju parkiran mobil.


--------*****----------


#KLIK LIKE πŸ‘ DAN FAVORITIN NOVEL INI...


BACA JUGA


πŸ‘‰MY EVIL TWIN SISTER πŸ’–


πŸ‘‰RACUN CINTA : GADIS KECIL NAKAL πŸ’–


SEE U NEXT TIME


CAYOOOO..............

__ADS_1


__ADS_2