Gadis Tombomanisku : Si Tomboy Manis

Gadis Tombomanisku : Si Tomboy Manis
Episode 42 Manis yang mana??


__ADS_3

Hari ini hari Minggu sekolah libur. Dina yang kemarin berencana mengajak zea menjenguk Zack belum kesampaian karena zea sejak pulang sekolah sudah sibuk sendiri menyalin buku pelajaran Zahra. Dina menelpon rosa untuk bertanya kepada Rosa, apa Rosa sedang di rumah Zulia atau tidak karena Dina ingin mengajaknya sekalian menjenguk keponakan kesayangan Rosa itu.


" Hallo Ros...kamu lagi sibuk apa sekarang?" tanya Dina mengawali obrolan.


" aku sekarang sedang luang tidak sibuk, ini rencananya mau menjenguk Zack ke rumah"ucap Rosa.


"oh...kebetulan aku juga mau dan zea juga mau kesana menjenguk Zack, bagaimana kalau kita bareng" tawar Dina ke Rosa.


" sepertinya aku tidak bisa, kita ketemu disana saja...soalnya aku harus mampir dulu kerumah mertuaku dengan suamiku" jelas Rosa.


" oh begitu...oke, ketemu langsung disana saja, bye..." Dina mematikan telepon.


zea turun dari kamarnya dengan memakai baju santai seperti biasanya, stelan kaos polos dan celana pendek.


" sayang kok belum ganti baju sih" ucap Dina.


" la memang mau kemana ma...kan aku kalau dirumah bajunya memang begini" jawab zea santai.


" haiiiisss bocah ini...mama kan mau mengajak kamu menjenguk temanmu Zack, apa kamu tidak kangeenn...?" goda Dina ke zea.


wajah zea memerah, zea berusaha mengalihkan topik pembicaraan" mama ini...kalau mama tidak bilang dari awal, bagaimana aku bisa tahu, kan zea bukan peramal" jawab zea manyun.


Dina meminta zea untuk segera ganti baju" ya sudah cepatan ganti, mama tunggu di mobil ya...jangan lama-lama".


zea segera naik kekamarnya untuk ganti baju, setelah selesai ganti baju. zea mengambil beberapa yang dipinjam dari Zahra dan juga print out hasil scan buku kemarin malam kemudian zea menyusul Dina naik kedalam mobil.


" aduh...bawa apa aja nih sampai penuh gitu ranselnya" tanya Dina yang kepo dengan barang bawaan zea.

__ADS_1


" bukan apa-apa kok ma...cuma buku pelajaran saja, nanti mau zea pinjamin ke Zack. itu kalau dia mau sih... kalau gak mau ya gak apa-apa" ucap zea.


"cie...cie... perhatian amat sih sama Zack. jangan-jangan ada bunga-bunga yang lagi bermekaran nih..." goda Dina"


zea tersipu malu mendengar ucapan mamanya" apaan sih mama ini...bunga apa coba. kalau bunga deposito sih lumayan juga" ucap zea sambil mengangkat kedua alisnya.


" huuu...dasar bocah masih kecil juga mata duitan" celetuk Dina. zea dan Dina bercanda didalam mobil selama perjalanan kerumah Zack.


**


Rumah zack


bremm bremm cittt...suara mobil berhenti, zea dan Dina sudah sampai di rumah Zulia.


tok tok tok...zea mengetuk pintu rumah Zulia, ceklakk...suara pintu dibuka dari dalam. terlihat Zulia berdiri di belakang pintu.


" eh...ibu Dina dan zea, silakan masuk" ucap Dina mempersilakan zea dan Dina masuk kedalam rumah serta mempersilakan keduanya duduk diruang tamu. Zulia mengambil minuman dingin didapur kemudian menyuguhkannya bersama kue untuk zea dan Dina.


" tidak apa-apa sayang...Zack udah baikan kok, tu ada dihalaman belakang sedang main sama si manis" ucap Zulia sambil tersenyum, Zulia baru ingat jika si manis yang dimaksud Zulia adalah kucing kesayangan Zack yang di beri nama zea. cuma masak iya Zulia mau bilang si Zack lagi main sama zea (kucing).


" Tante boleh gak aku kesana ikut main" izin zea ke Zulia.


" tentu saja boleh, kamu jalan lurus saja kebelakang belok kiri dikit udah kelihatan kok halamannya" jelas Zulia. zea berdiri dari tempat duduknya kemudian segera berjalan kearah yang ditunjukkan oleh Zulia.


" zea..zea kemari, zea manis sini makan yang banyak ya...biar makin gendut dan lucu" Zack memanggil kucingnya dan meletakkan kucing kecil itu dipanggkuannya. Zack benar-benar tidak sadar jika zea sudah berdiri dibelakangnya.


sialan nih si zack, masak iya aku disamain sama kucing...ala Maakk, kucing nya emang imut banget sih. aku suka banget sama kucingnya tapi pingin banget tabok pantat yang punya kucing heemm....sebel. emang gak ada nama lain apa selain zea (suara hati zea).

__ADS_1


" imut banget yaaa tu kucing, emang manis mana zea yang asli sama zea yang ada di pangkuanku itu" ucap zea yang sebal namanya dipakai untuk nama kucing.


Zack seketika langsung menoleh mendengar ada yang berbicara dengannya.


" eh kamu zea...tentu saja manis zea inilah" ucap Zack menunjukkan ke arah kucing yang sedang makan dengan santainya tanpa rasa bersalah.


" eh...sialan kamu nih zack, masak iya aku kalah pamor sama kucing" gerutu zea sambil manyun.


" emang kenapa cemburu sama kucing" ucap Zack. diingatan Zack saat ini dia cuma tahu kalau zea adalah pacarnya karena ucapan Zulia dirumah sakit.


" enak aja, siapa yang cemburu...nih aku cuma mau kasih ini salinan catatan pelajaran yang kita ketinggal karena tidak masuk sekolah" ucap zea menyerahkan print out hasil scan buku Zahra.


" thanks ya.. lumayanlah, meski aku tahu kamu males nulis makanya di scan biar cepet kan?" ucap zack.


" sialan kamu...udah dibantu juga, masih aja baweeeelll bikin jengkel" gerutu zea kepada Zack.


Zack cuma tersenyum, entah mengapa dia sangat senang jika melihat zea yang sedang sebel ketika dia goda atau kerjai, seperti ada rasa yang familiar dan sudah terbiasa dengan Omelan zea.


sudah lumayan lama zea dan Dina ada dirumah Zack. akhirnya mereka minta pamit untuk pulang, setelah zea dan Dina pulang selang beberapa saat Rosa baru saja datang.


-------*****---------


KLIK LIKE DAN FAVORITIN NOVEL INI YA


BIAR TIDAK KETINGGALAN UPDATE NYA.


💖BACA JUGA **"MY EVIL TWIN SISTER"**💖

__ADS_1


SEE U NEXT TIME...


CAYOOOO....


__ADS_2