
bremm bremm bremm ceess....suara bus berhenti. rombongan siswa SMA XX telah sampai dilokasi camping kali ini, para segera turun dari bus dan berjalan kaki menuju lokasi yang ditentukan karena lokasi camping tidak bisa dijangkau dengan bus.
" zeey...apa kamu yakin kuat naik keatas dengan jalan kaki?" tanya Zack.
"aku kuat kok...kamu lihat nih aku sehat dan baik-baik saja" ucap zea dengan senyum mengembang.
sesaat Zack terpana dengan senyuman itu.
" cantik banget" gumam Zack lirih.
" eh...kamu tadi ngomong apa" tanya Zea penasaran karena tidak begitu mendengar ucapan Zack.
" emm...enggak ngomong apa-apa kok, pemandangan alam disini indah banget ya" Zack mengalihkan pembicaraan.
" heem" zea menganggukkan kepalanya.
mereka berdua berjalan sambil mengobrol.
aduh...yang indah gak cuma pemandangannya saja, tetapi hati Zack juga ikutan berbunga-bunga. so,...jarang banget bisa jalan bareng dan ngobrol santai berdua sama zea. yah... meskipun mereka duduk sebangku di kelas.
"aduh capeknya...masih jauh ngak sih tempatnya" keluh zea.
__ADS_1
tubuh zea memang belum pulih sepenuhnya,jadi ia mudah kecapean.
" sini...akun bantu bawain ransel kamu, kita istirahat sebentar ya. jangan dipaksain atau kita balik ke bus saja" ucap Zack.
" gak usah... istirahat bentar juga udah baikan kok"ucap Zea.
Zack melepaskan ransel dipunggung zea, kemudian meletakkannya di dadanya. mereka berhenti sejenak agar zea bisa istirahat.
para rombongan tetap melanjutkan perjalanan ke lokasi. pak Anton mendekati zea dan zack untuk menanyakan keadaan mereka.
" gimana, masih bisa lanjut atau tidak...jika memang kurang enak badan kalian bisa balik ke bus aja, mumpung belum jauh dan bus masih belum pergi. bapak bisa telpon supirnya untuk menunggu kalian" ucap pak Anton.
" oh...ya sudah kalau begitu, bapak pergi ke lokasi duluan ya...nanti kalian ikuti saja petunjuk arah yang ada. Zack bapak titip zea ya" ucap pak Anton.
" siap..." ucap Zack.
pak Anton meninggal zea dan zack dan mengikuti rombongan siswa yang lainnya.
Zack dan zea tidak merasa ada yang aneh atau bahaya yang mengintai mereka. mereka bersikap santai tanpa menaruh curiga kepada siapapun disekitarnya.
saat zea dan Zack akan meneruskan perjalanan. klaakk....suara ranting patah, seperti telah terinjak oleh sesuatu.
__ADS_1
" siapa disana...?" teriak Zack.
namun tidak ada yang menyahut teriakan Zack.
" mungkin cuma kucing atau hewan lain yang menginjak ranting kering" ucap zea menenangkan kecurigaan Zack.
" em...mugkin cuma kucing" ucap Zack.
Zack sebenarnya merasa ada seseorang yang mengawasi mereka sejak tadi tapi Zack tidak mengetahui itu siapa dan dimana ia bersembunyi.
Zack dan zea melanjutkan perjalanan ke lokasi.
" Hehe...tunggu kejutan dan pembalasanku untuk kalian" orang misterius.
--------*****-----------
Jangan lupa klik like dan favoritin novel ini ya....
baca juga My Evil Twin sister
see u next time.....
__ADS_1