Gadis Tombomanisku : Si Tomboy Manis

Gadis Tombomanisku : Si Tomboy Manis
Episode 82 Membantu membersihkan rumah (2)


__ADS_3

Tak tak tak suara kaki Zea yang menuruni anak tangga. Ia melihat kearah cowok yang sedang sibuk menyapu debu di atas meja dengan kemoceng di tangannya." Eh, Kamu tamu loh disini, kok ikut bersih-bersih?" berjalan mendekati Zack yang menutup hidungnya dengan tangan karena debunya terlalu tebal dan berhamburan.


" Zeey! Jangan kesini! Banyak debu, nanti kamu batuk" cegahnya supaya Zea tidak mendekat.


Zea tetap berjalan mendekatinya, dan memasangkan masker untuk menutupi hidung dan mulut Zack." Bukan aku, tapi kamu yang bakalan batuk-batuk kalau bersih-bersih debu tidak pakai masker. Lagian kamu ini, tamu ya harusnya duduk manis. Kenapa malah ikutan bersih-bersih coba?" celetuk gadis manis ini.


" Iya nyonya Zea yang bawel, sekarang katakan! Sekarang tamu kamu yang tampan ini, harus duduk dimana?" Sindir Zack dengan ucapan yang kurang jelas karena mulutnya tertutup masker.


Zea melihat sekelilingnya, " Oh iya, benar juga. Kamu bisa duduk di toilet, aku jamin itu bersih ha..ha.." tertawa terbahak-bahak.


Zack langsung menutup mulut Zea dengan cepat." Cep" telapak tangannya menutup sempurna mulut mungil gadis cantik ini. "Kamu mau semua debu ini masuk ke dalam mulut kamu ya. Terbuka lebar begitu, sudah ngalahin vacum cleaner saja" Gerutunya.


" Gila! Mulutku gak sebesat itu juga kali" melepaskan tangan Zack dari wajahnya.


" Sama juga! Aku juga tidak mau duduk di toilet, memang kamu pikir aku mau Pup heh..." memegang pundak Zea dan menatap matanya.


"Gak tahulah!" gumamnya, mengerlingkan matanm indahnya dan pergi begitu saja. Ia berjalan mendekati mamanya," Mama, Apa yang bisa Zea bantu?" berdiri tepat di belakang Dina yang masih menyapu lantai.


" Sayang, Apa kamu sudah selesai membersihkan dan merapikan kamarmu?" tanya Dina kepada Zea.


" Hmm...Sudah" Jawabnya mantap dan yakin.


" Ya sudah! Sekarang kamu ambil kain pel, bantu mama mengelap lantainya"

__ADS_1


" Siap bos" Gadis manis ini berjalan menuju dapur untuk mengambil peralatan pel.


Setelah 3 jam akhirnya, kamar tidur, ruang tamu, meja makan dan dapur sudah lumayan bersih. Mereka berempat menghempaskan tubuh lelahnya bersamaan di atas sofa di ruang tengah. "Puh! Akhirnya selesai juga" Keluh Zea yang sudah capek sekali. " Iya, Capek banget!" Dina menimpali. " Zack, terimakasih. Kami jadi merepotkan kamu" Ucap Johan.


" Tidak kok Om, aku senang bisa membantu" balasnya. Tubuhnya juga sama capeknya, tidak jauh berbeda dengan tiga orang yang terkapar tak berdaya di sampingnya. Tetapi entah mengapa? Meskipun capek dan lelah, hatinya tetap merasa puas dan bahagia.


Kruyukk... kruyukk" Suara perut Zea yang sudah keroncongan. Gadis manis ini seketika menutup wajahnya dengan telapak tangannya karena malu.


" Lapar?" ketiga orang di kanan dan kirinya berkata bersamaan.


" Tidak! Aku sudah kenyang, makan debu seharian" sindirnya. yang sudah kelaparan sejak pulang sekolah, ia belum makan sama sekali.


Tiga orang di sampingnya cuma bisa tepuk jidat saja. "Haiist...Kalau makan debu bisa kenyang! Mama akan jemur kamu sejak dahulu di pinggir jalan" celetuk Dina begitu saja.


" Ha...ha..." Zack dan Johan tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan konyol dua orang wanita di dekat mereka.


Johan mengambil handphone miliknya, " Kita pesan makanan saja ya? Zeey, kamu mau makan apa?" tanya Johan kepada satu persatu orang yang ada di ruangan itu.


" Nasi ayam panggang" Jawabnya semangat.


" Mama, mau nasi ayam geprek"


Zack masih terdiam, tidak berkomentar. Masak iya, dia mengajukan diri lebih dahulu sebelum bertanya. Dengan pura-pura tidak dengar dan memejamkan mata, ia terdiam.

__ADS_1


" Zack!" panggil Johan.


" Sudahlah, Papa pesankan saja sama seperti keinginan Zeey" usul Dina.


"Oke, 2 nasi kotak ayam panggang dan 2 nasi kotak ayam geprek" Johan mulai mengetik di handphone miliknya, memesan makanan. "Oke, selesai! Sebaiknya kita mandi dulu, sambil nunggu makanan diantar" tambahnya.


" Zeey, Kamu bangunin Zack ya. Suruh dia mandi di kamar kamu saja. Kamar mandi belakang masih kotor belum di bersihkan" ucap Dina.


" Oh, iya ma. Biar dia tidur dulu, kalau aku sudah selesai mandi. Nanti aku bangunin deh" jawabnya.


--------*****----------


#KLIK LIKE πŸ‘ DAN FAVORITIN NOVEL INI...


BACA JUGA


πŸ‘‰MY EVIL TWIN SISTER πŸ’–


πŸ‘‰RACUN CINTA : GADIS KECIL NAKAL πŸ’–


SEE U NEXT TIME


CAYOOOO

__ADS_1


__ADS_2