
Hati Zea sedang gundah, Sekesal apapun ia dengan Zack hari ini, tetap saja ia tidak bisa membiarkan cowok nyebelin ini menahan sakit karena dia juga. " Aku Harus segera Pulang! Meski sebenarnya, Aku sedang tidak ingin melihatnya saat ini. Hati dan ucapan Zea jelas tidak sama, mulutnya berkata tidak tetapi hatinya ingin mengetahui keadaan Zack secepatnya.
Zea segera mengambil tas ransel miliknya, semua barang-barang miliknya di masukkan semua kedalam tas. ia tahu setalah jika ia kembali ke rumah itu, mungkin saja ia tidak akan kembali lagi ke tempat kos ini. Zea keluar dari kamarnya dengan memakai seragam olahraga, ya memang hanya itu saja baju ganti yang ia miliki saat ini. Ceklak...ia mengunci kamar kosnya dan berjalan menuju rumah ibu kos yang tidak jauh dari tempat kos itu.
Sesampainya di rumah ibu kos, Zea menitipkan kunci kamarnya" Bu... Saya titip kunci kamar saya dulu. jika tiga hari saya tidak kembali kesini, ibu bisa menyewakan kamar saya kepada penyewa baru" Zea mengulurkan tangannya untuk memberikan kunci.
"Kamu mau kemana? ini sudah malam loh, berbahaya anak perempuan keluar malam-malam sendiri" Tanya ibu kos sambil menerima kunci dari tangan Zea.
" Kakak laki-laki saya sakit, Jadi saya harus pulang sekarang" Jelasnya. Tidak mungkin ia menjawab jika yang sakit pacar bohongan dia bukan? Orang yang telah membuatnya kabur hingga sampai ngekos di kos-kosan putri ini. Zea tersenyum kepada ibu kos dan mulai berjalan keluar rumahnya.
" Eh...Tunggu, apa perlu ibu panggilkan pak Ahmad? Sopir taksi yang mengantarkan kamu kesini tadi, rumahnya dekat dari sini" Ini kos menawarkan bantuan kepada Zea.
Zea berhenti sejenak" Tidak usah Bu, saya sudah ada yang jemput nanti" Zea berbohong kepada ibu kos, jelas-jelas ia belum membalas pesan singkat atau menghubungi Om Steve ataupun Tante Zulia.
__ADS_1
" Oh..ya sudah kalau begitu, ibu cuma khawatir saja" Ucap wanita ini sambil memberikan beberapa lembar uang kepada Zea, uang kos yang di bayarkan Zea tadi siang kepadanya dan sebagian ia kembalikan lagi.
Zea kaget" Loh... uang apa ini Bu?"
Wanita cantik dan baik hati ini tahu, jika anak gadis ini sedang tidak ada uang selain yang receh sisa dari yang ia bayarkan kepadanya tadi siang. " Ini uang kamu tadi, ibu cuma mengambil sewa hari ini saja. Jangan khawatir selama 3 hari kamar itu tetap milik kamu, jadi kamu bisa kembali kapan saja" tersenyum dan menepuk bahu Zea" Hati-hati di jalan" Tambahnya.
Zea merasa sangat beruntung hari ini bertemu dengan orang-orang baik seperti mereka. Ia berjalan meninggalkan kos-kosan putri itu, dengan melewati gang sempit sampai tiba di tepi jalan besar dekat tempat itu. Ia mulai mengambil handphone miliknya untuk memesan taksi online, supaya tidak merepotkan Om Steve ataupun Tante Zulia. ia tahu pasti sekarang ini mereka sangat khawatir dengan Zack yang keras kepala dan nyebelin itu, meskipun resek Zack juga baik dan melindunginya selama ini.
Puh...ketahuan deh, ia tadi sengaja menolak ibu kos memanggilkan pak Ahmad supaya tidak ada yang banyak bertanya kenapa ia cuma kos beberapa jam saja. Eh...malah ketemu lagi, jelas pak Ahmad akan bertanya nih, Gumamnya dalam hati.
" Kakak laki-laki saya sakit, Jadi saya harus pulang sekarang" Jelasnya. " Oh...begitu ya. Cepat masuk non, biar saya antar" Pak Ahmad membukakan pintu mobil dan Zea segera masuk.
Zea mengeluarkan handphone miliknya dan mencoba menelepon Tante Zulia, namun Handphone Zulia tidak aktif. ia mencoba menelepon Om Steve" Hallo...Om Steve" Tut..tut..tut.. tiba-tiba panggilan terputus" Eh...kok putus" Zea semakin khawatir jangan-jangan terjadi sesuatu kepada Zack. ia meminta pak Ahmad mempercepat laju mobilnya.
__ADS_1
--------*****----------
#KLIK LIKE π DAN FAVORITIN NOVEL INI...
BACA JUGA
πMY EVIL TWIN SISTER π
πRACUN CINTA : GADIS KECIL NAKAL π
SEE U NEXT TIME
CAYOOOO
__ADS_1