Gadis Tombomanisku : Si Tomboy Manis

Gadis Tombomanisku : Si Tomboy Manis
Episode 38 kecurigaan zea


__ADS_3

Di sekolah


hari ini zea sudah mulai aktif masuk sekolah lagi, tetapi Zack belum bisa masuk sekolah karena hari ini Zack baru diizinkan pulang dari rumah sakit. mungkin beberapa hari lagi baru bisa masuk sekolah lagi.


tin tin tin...suara klakson mobil Dina yang mengantarkan zea ke sekolah.


" sayang nanti pulang jam berapa?" tanya Dina.


" belum tahu ma...biasanya jam 2 siang, gini aja...kalau udah pulang zea telepon mama aja buat jemput zea" ucap zea.


" ok..sayang, mama pulang dulu ya daa..." ucap Dina dengan mengecup kening zea.


Dina melajukan mobilnya meninggalkan zea. sementara zea masih memandangi mobil Dina yang baru saja pergi, Reza mengendap-endap berjalan dibelakang zea untuk mengagetkannya.


"Duuuaaaarr" Reza menepuk bahu zea dari belakang.


" eh...copot copot, gila kamu rez...kaget tahu, bisa-bisa aku masuk rumah sakit lagi gara-gara kena serangan jantung woy..."ucap zea nerocos aja.


" ala Mak...serius amat buk, sorry ya...pas kamu dirawat di rumah sakit aku belum bisa jenguk kamu, haiist...otakku rasanya over dosis les tambahan mata pelajaran ujian nasional mulu" keluh Reza.


" gak apa-apa...yang penting sekarang aku sudah baik-baik saja kan...kamu konsen aja dulu sama ujian ok" ucap zea memberi semangat kepada Reza.


" aku kan kangen sama Beben sayang..." ucap Reza menggoda, lama sekali ia tidak usil dengan zea.

__ADS_1


pletakk....zea menyentil dahi Reza" bebeb pala Lo peyang" gerutu zea.


" haiiiisss...galak amat non, makanya jomblo terus" gumam Reza.


" Halah...sesama jomblo dilarang membully woy...." protes zea.


Reza dan Zea tetap saling ngobrol sambil berjalan menuju kelas mereka.


" eh...kamu ceritain dong ke aku, mengapa bisa kalian mengalami kejadian mengerikan seperti itu" ucap Reza


" aku belum siap cerita soal itu rez...mengerikan buat mengingatnya, sebenarnya aku sempet melihat wajah mereka sekilas sebelum aku pingsan, tetapi tidak begitu jelas...tetapi untuk menuduh dia, aku belum punya bukti yang kuat" ucap zea menceritakan kecurigaannya terhadap seseorang.


" apa...kamu melihat mereka , siapa?" ucap Reza penasaran.


" Anita...tapi ngak mungkin, dia sudah dikeluarkan dari sekolah ini. darimana dia tahu jika hari itu kelas kalian ada kegiatan camping di gunung A" ucap Reza.


" itulah masalahnya....apa mungkin ada siswa sini yang masih berhubungan dengan dia" ucap zea.


" bisa jadi sih" ucap Reza yang juga penasaran.


" ya sudahlah...biar polisi saja yang menyelidiki semua ini, jika ada perkembangan soal kasus ini pasti kita akan dapat kabar lebih lanjut" ucap zea.


zea dan Reza masuk kelas masing-masing. sedang diwaktu yang sama ditempat lain Johan dan Steve mendapat telepon dari kantor polisi mengenai perkembangan kasus zea dan Zack.

__ADS_1


**


Johan yang sudah sampai dikantor polisi sedang berbincang dengan petugas kepolisian.


" pak Johan dan pak steve...kami sudah menemukan barang bukti berupa balok kayu yang digunakan untuk memukul putri dan putra bapak sekalian, setelah diidentifikasi sidik jari yang tertinggal di barang bukti memang cocok dengan tersangka yang sempat di lihat dan dicurigai oleh putri bapak Johan. hari ini kami akan melakukan penangkapan terhadap pelaku dan komplotannya" jelas pak polisi.


" baik... terimakasih pak, atas kerja keras bapak dalam memecahkan kasus ini. harapan kami pelaku dapat di hukum dengan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya sesuai dengan hukum yang berlaku" ucap Johan.


" iya ...saya juga setuju dengan bapak Johan" ucap Steve.


" baik...pak Johan dan pak steve, setelah tim kami berhasil menakap pelaku kami akan menghubungi bapak lagi" ucap pak polisi.


Johan dan Steve meninggalkan kantor polisi, mereka sedikit lega karena setidaknya pelaku kejahatan ini sudah diketahui.


----"****"-------


JANGAN LUPA KLIK LIKE DAN FAVORITIN NOVEL INI YA


PENILAIAN KALIAN AKU TUNGGU LO 🌟🌟🌟🌟🌟


* My evil twin sister**


see u next time.....

__ADS_1


cayoooo.........


__ADS_2