Gadis Tombomanisku : Si Tomboy Manis

Gadis Tombomanisku : Si Tomboy Manis
Episode 43 cemburu (1)


__ADS_3

cuit cuit cuit....suara burung sudah bersahutan di atas pohon dipagi hari. sang mentari sudah mengintip dibalik jendela dengan senyum hangatnya.


" zeey...sudah siap belum" teriak Dina dari lantai bawah, memanggil zea untuk segera turun sarapan kemudian berangkat sekolah.


mendengan panggilan mamanya zea segera turun ke lantai bawah. tumben sekali mamany sendiri yang memanggilnya untuk sarapan biasanya juga bik inem" iya ma...ini sudah siap kok".


" sini sarapan dulu baru berangkat...mama yang masak Lo" ucap Dina menyajikan makanan untuk zea.


" lo...tumben mama masak, bik inem kemana?" ucap zea sambil toleh kanan kiri karena tidak melihat bik inem sejak kemarin.


" bik inem sedang ambil cuti sebulan...anaknya di kampung sakit, jadi sementara unik inem pulang kampung dulu dan mama yang handel pekerjaan bik inem sementara" jelas zea.


" eemm...begitu ya, memang mama yakin sanggup. pekerjaan bik inem itu banyak banget, nanti mama kecapean Lo" ucap zea khawatir.


" gak apa-apa sayang...cuma sebulan saja kok" Dina menenangkan zea.


" kalau begitu zea berangkat sendiri saja ma..." belum selesai zea bicara terdengar suara klakson sepeda motor didepan rumah tiin tiiinn-tintiiinn.


" eh...itu sepertinya suara motor Reza" gumam zea yang langsung berdiri untuk mengecek keluar rumah.


terlihat zea didepan pintu" oh...kamu rez kaget aku, kayaknya enggak janjian bareng to hari ini" ucap zea.


Reza turun dari motornya" iya sih...cuma tadi pas berangkat masih kepagian, jadi sekalian kesini aja. dari pada jadi orang no.1 sampai sekolah pagi banget...emang mau nyapu halaman sekolahan Bu" canda Reza.


" o..gitu, kebetulan banget hari ini mama gak bisa Anterin aku kesekolah, eh...kakinya nongol, berasa seperti superhero ha..ha" ucap zea.


" iya... superhero kesiangan maksudmu" celetuk Reza.

__ADS_1


" ya sudah...masuk dulu, aku mau ambil tas dulu di kamar setelah itu kita berangkat" ucap zea. Reza menunggu zea di ruang tamu, Dina datang untuk menyapa Reza sambil basa-basi.


" eh...Reza, lama Tante tidak melihatmu. terakhir jenguk zea di rumah sakit itu ya?" ucap Dina.


" emm...iya Tante, saya jarang jemput zea karena sedang sibuk persiapan ujian nasional" jawab Reza.


" oh...jadi kamu kakak kelas zea Dina menganggukan kepala, Dina baru tahu kalau Reza kakak kelas zea bukan teman sekelasnya.


zea sudah turun dari kamarnya dengan ransel dipunggung zea. zea mengajak Reza berangkat lalu keduanya berpamitan dengan Dina.


**


Di kelas 11-A


zea dan Reza baru saja tiba di sekolah. mereka berdua turun didepan gerbang, Zulia dan Zack juga baru saja sampai di depan sekolah. Zulia mengantarkan Zack sekolah karena khawatir Zack juga lupa dengan sekolahnya yang sekarang. Zulia melihat zea dan Reza yang masih di duduk diatas motor Reza.


Zack seketika menoleh ke arah luar jendela mobil, ia melihat zea dan Reza yang sedang bercanda. Zack langsung membuang muka, kelihatan sekali kalau Zack tidak suka melihat itu. Zack cuma diam tanpa komentar.


" cie...ada yang cemburu nih, apa perlu mama panggilin pemadam kebakaran ya...rasanya panas banget nih kayaknya"goda Zulia.


" idih...mama ini apa-apaan sih, udah ah...aku mau masuk kelas dulu. mama pulang ya" Zack segera keluar dari mobil, ia cuma melewati zea dan Reza begitu saja tanpa menyapa.


"eh...bukannya itu si Zack" ucap Reza. zea segera menoleh saat mendengar Reza melihat Zack.


" Zack...eh Zack" sapa zea. tetapi Zack tetap lanjut berjalan tanpa menoleh.


" Lo ...tu anak kesambet dimana sih, jadi aneh gitu tingkah lakunya" gumam Reza.

__ADS_1


"dia bukan kesambet tapi emang banyak yang ia lupa alias amnesia sebagian gara-gara kejadian kemarin itu, ya udah kita ke kelas aja sekarang" ucap zea. Reza dan Zea menuju ke kelas masing-masing.


Zack duduk dikelas dengan muka di tekuk" sebel banget sih, pagi-pagi sudah lihat zea sama cowok lain. cowok siapa ya kok Deket banget sama zea, apa aku kenal sebelumnya?" gumam Zack.


pikiran Zack jadi tidak tenang juga tidak bisa konsentrasi. zea baru saja sampai di kelas, kelas masih sepi cuma ada zack saja, seperti biasanya zea duduk di sampingnya zack. Zack melihat zea dengan wajah cemberut seperti orang yang lagi ngambek.


zea yang sedari tadi mengamati yang yang bertingkah aneh tidak seperti dulu, tetapi zea memaklumi mungkin ini hanya efek dari amnesianya" kamu kenapa kok cemberut dari tadi".


Zack tidak menjawab pertanyaan zea, berharap zea bisa menebak isi hati dan pikirannya, toh yang Zack tahu zea itu pacarnya. masak iya gak faham cowoknya lagi ngambek.


" kok...diam aja sih, ya sudah terserahlah" ucap zea cuek.


ya tuhaaan...ini cewek gak peka banget sih, bukannya usaha bujuk aku biar gak ngambek. eh...malah dia yang ganti ngambek, pusing deh terus aku harus ngapain coba( pikiran Zack).


Zack dan zea hanya diam tanpa saling mengobrol selama jam pelajaran, sebenarnya keduanya ingin saling bicara tetapi tidak ada yang mau mengalah untuk memulai obrolan.


------*****-----


KLIK LIKE DAN FAVORITIN NOVEL INI YA


BACA JUGA;


👉MY EVIL TWIN SISTER


👉RACUN CINTA : GADIS KECIL NAKAL


SEE U NEXT TIME....

__ADS_1


CAYOOOO.....


__ADS_2