Gadis Tombomanisku : Si Tomboy Manis

Gadis Tombomanisku : Si Tomboy Manis
Episode 80 Menjemput Orang tua Zea


__ADS_3

"Oke! Tapi, Aku mau mandi dan ganti baju dulu" Zea membuka pintu kamarnya, kemudian masuk. Ia meletakkan tas dan melepaskan sepatunya.


Yes! Jalan-jalan dengan Zea, Plus bonus ketemu Camer (Calon Mertua).Gumamnya dalam hati. suasana hatinya hari ini lumayan bahagia, setelah seharian deg degan gara-gara kedatangan Aiko yang begitu tiba-tiba dan pindah dikelas yang sama juga dengan dia dan Zea. Ia berlari secepat mungkin ke dalam kamarnya dan sesampainya di dalam kamar ia menutup pintu dengan keras, bruaakk. Melempar tas ranselnya ke atas tempat tidur, dan dengan secepat kilat mencopot baju seragam yang di pakainya.


Tok tok tok, suara pintu kamarnya diketuk. "Zack, Buka pintunya dong! Aku mau mandi, aku masuk ya" teriak Zea yang sudah berdiri di depan pintu kamar Zack.


Raut wajah Zack langsung berubah bingung dan gelagapan" Eh! Jangan! Jangan masuk dulu!" Teriaknya menjawab Zea dari dalam kamar. Bagaimana ia tidak bingung dan gelagapan, baju sudah ia tanggalkan semuanya. Kalau Zea tiba-tiba masuk?? Tidak lucukan! Jika Zea sampai melihat pemandangan konyol itu.


" Zack! Ayolah...Ngapain sih, di dalam? Lama banget" Teriak Zea sekali lagi dari balik pintu. " Keburu sore nih, Papa dan mama pasti sudah nungguin deh" Gerutunya di balik pintu.


Lagi apa sih, cowok satu ini lama banget. Ingin sekali aku dobrak ini pintu, he..he...kalau bisa sih, Gumamnya dalam hati.


" Iya! Iya, Sebentar lagi" teriak Zack dari dalam kamar" Puh...Untung saja! Dia tidak langsung masuk tadi" Menghela napas panjang dan segera berjalan menuju pintu dan membukanya.


Ceklakk...Pintu terbuka." Kamu sedang apa sih? Lama sekali, buka pintu saja" gadis manis ini mulai melampiaskan kekesalannya, dengan mengomeli cowok yang ada di depannya itu.


" Ganti Baju!" Jawabnya singkat


" Ooo...Ya ya" gadis manis ini langsung masuk ke dalam kamar dan menuju kamar mandi.


Zack berjalan ke arah tempat tidur dan berbaring sejenak, sambil menunggu Zea selesai mandi. Setelah itu baru dia mandi, tadi ia benar-benar lupa. Jika Zea kalau mandi, akan memakai kamar mandinya.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian, Zea sudah keluar dari kamar mandi." Nanti aku tunggu di bawah ya" ucapnya. berjalan meninggalkan kamar Zack menuju kamarnya untuk berganti baju dan bersiap-siap menjemput orang tuanya di bandara.


" Oke"


Setelah Zea keluar dari kamarnya, ia segera mandi secepat mungkin. Ia tidak ingin Zea menunggu terlalu lama. Crass....crasss, suara gemuruh air dari lubang shower yang menimpa wajahnya. Sret..sret, sabun sana sabun sini dengan cepat ia lakukan.


Setelah 20 menit, ia sudah selesai mandi dan berganti pakaian. Kemudian segera turun menemui zea yang sudah menunggu di ruang tamu. " Ayo" ucapnya.


Zea mendongak melihat kearah cowok yang sedang berdiri di hadapannya, memakai kaos bewarna putih, celana jeans biru, jaket kulit bewarna hitam dan rambutnya yang tersisir rapi. Aduh... benar-benar deh, ini cowok ganteng banget. Bisa tidak sih! ini cowok tidak membuat aku klepek-klepek, pikirnya.


" Hey! Kok bengong? Ayo!"


" Oh...iya, Ayo! Eh...kita belum izin sama Tante loh!" Berdiri dari sofa.


" Emm...begitu. Ya sudah! Kita berangkat sekarang"


Mereka berdua berjalan keluar rumah dan mengunci pintu kemudian naik motor menuju bandara.


" Zeey, Apa kamu sudah memesan taksi untuk mereka?" duduk dia tas sepeda motor bersama Zea.


" Oh iya, untung saja kamu ingatkan" mengetik-ketik layar handphonenya, untuk memesan taksi online.

__ADS_1


Sekitar 1 jam perjalanan, mereka sudah sampai di bandara. Zack mengarah sepeda motornya ke parkiran, kemudian keduanya turun dari motornya dan masuk ke bandara untuk melihat pesawat orang tuanya sudah tiba atau belum.


" Om dan Tante " ucapnya melihat dia orang yang melambaikan tangan kepadanya dan Zea. Mereka berdua berjalan mendekati Dina dan Johan.


" Papa...Mama..." Zea memeluk keduanya, ia sudah sangat kangen dengan papa dan mamanya.


" Sudah! Kita pulang dulu dan membicarakannya dirumah saja. Papa dan mama sudah capek banget" Jelas Johan


Zea menganggukan kepala, mereka akhirnya keluar dari bandara. Papa dan mama Zea masuk kedalam taksi yang sudah menunggu mereka sejak tadi, sedangkan Zea dan Zack naik motor seperti tadi.


--------*****----------


#KLIK LIKE πŸ‘ DAN FAVORITIN NOVEL INI...


BACA JUGA


πŸ‘‰MY EVIL TWIN SISTER πŸ’–


πŸ‘‰RACUN CINTA : GADIS KECIL NAKAL πŸ’–


SEE U NEXT TIME

__ADS_1


CAYOOOO


__ADS_2