Gadis Tombomanisku : Si Tomboy Manis

Gadis Tombomanisku : Si Tomboy Manis
Episode 60 Burung Kakak Tua


__ADS_3

Cuiit cuiit cuiit suara kicauan burung-burung dipagi hari. Hoaammm.... Zea baru membuka matanya dan menggeliat merenggangkan tubuhnya, Dilihatnya jam dinding sudah jam 5 Pagi.


Zea sudah bangun dari tempat tidur mengambil handuk dan peralatan tempur di kamar mandi. ia kemudian keluar kamarnya sambil menoleh ke kamar Zack atau Tante Zulia.


" Mandi dimana ya" gumamnya sambil garuk-garuk kepala.


Hatinya bimbang mau mandi di kamar siapa, baginya keduanya sama gak enaknya.mau di kamar Zack, ia sudah sering salah tingkah dan banyak melakukan hal bodoh gara-gara masuk ke kamar cowok nyebelin satu ini. Jika di kamar Tante Zulia, lebih gak enak hati lagi karena ada om Steve. meskipun Tante Zulia sudah bangun dan masak di dapurnya.


" Puh...gak mungkinlah aku gak mandi ke sekolah, aku coba ke kamar mandi di dapur aja deh siapa tahu udah diperbaiki" keluh Zea, apa daya inilah nasib menumpang di rumah orang.


Zea berjalan ke dapur dengan mengalungkan handuk di lehernya dan satu tas kecil peralatan mandi, pasta gigi, sabun mandi, sikat gigi dan sebagainya.


" Zeey...mau kemana?" tanya Zulia yang sedang memasak di dapur.


" Mau mandi Tante" jawab Zea singkat.


Zulia cuma tersenyum" Maaf ya sayang, kamar mandi yang ini masih rusak. kemarin Tante belum sempat memanggil tukang servis karena Zack sakit, kamu mandi mandi di kamar Zack atau Tante saja ya?" jelas Zulia.


Mati aku...kamar Zack lagi, gumam Zea dalam hati.


" Eh...Kamar Zack ya Tante?" ucap Zea sedikit ragu-ragu.


" Iya...kenapa?Oh...Tante ngerti, pasti dia masih tidur ya. Sini ikut Tante, biar Tante dobrak itu pintu kamarnya"Zulia mematikan kompor dan berjalan ke kamar Zack diikuti oleh Zea.


"Hemm....ini anak benar-benar masih tidur ya" gumam Zulia menggelengkan kepalanya.


Tok tok tok... Zulia mengetok pintu kamar Zack. Ceklak...suara pintu terbuka" Hoaamm...siapa sih pagi-pagi sudah ribut" Zack yang masih ngantuk membuka pintu hanya memakai celana pendek saja tanpa memakai baju.

__ADS_1


Zea yang melihat secara reflek menutup mukanya dengan handuk dilehernya.


Pletakk, Zulia menyentil dahi Zack" Dasar bocah, tidak sopan tahu!...ada anak perawan begini, kamu keluar cuma pakai kolor begitu. Lihat tuh burung kakak tua mu kemana-mana" gerutu Zulia.


Zea cuma diam saja sambil menutup wajahnya dengan handuk dilehernya. di dalam pikirannya cuma ada satu kata" No comen".


Mendengar ucapan mamanya, Zack langsung menutupi Sang burung kakak tua dengan kedua tangannya dan berlari melompat ke atas tempat tidur serta menutup semua tubuhnya dengan selimut" Mamaaaaa...." teriaknya karena malu.


"Pufff...ha..ha...ayo sayang" ucap Zulia tertawa karena kekonyolan Zack kemudian ia mengajak Zea masuk ke kamar Zack untuk mandi.


Zea kemudian masuk ke kamar mandi sedang Zulia mendekati Zack" Ha..ha..malu ya, makanya cepatlah bangun sudah siang juga".


" Mama jahat, sebel deh" gumam Zack membuka selimut kemudian mengambil kaos pendek dan memakainya.


Ceklak... terdengar suara pintu kamar mandi terbuka, Zea sudah selesai mandi.


Zack beranjak dari tempat tidur kemudian masuk ke kamar mandi" Siap mama bos, laksanakan" ucapnya.


Zea kembali lagi ke kamarnya untuk berganti baju seragam" Eh..Hari Rabu, waktunya pakai seragam abu-abu putih. Mati aku...kemarin cuma bawa seragam buat hari Senin sama Selasa saja"Zea mengacak-acak tas ranselnya untuk mencari kunci rumahnya untuk mengambil baju mumpung masih pagi.


" Dimana sih kuncinya" gumamnya.


Zea mulai mengingat sesuatu" Oh tidak...mati aku, jangan-jangan kunci rumahku terbawa sama Tante Rosa. aduh gimana nih" ucap zea sedang bingung sambil mondar-mandir kesana-kemari.


Zea mengambil handphone dan mengirim pesan singkat kepada Rosa :


- Tante Rosa, maaf Zea mau tanya apa kunci rumah aku ada di Tante?

__ADS_1


Rosa membalas pesan singkat dari Zea:


- Oh...iya sayang maaf, kemarin Tante buru-buru jadi lupa memberikan kunci rumah kepadamu. ini kuncinya masih ada di tas Tante.


Zea membalas ulang pesan singkat dari Rosa:


- Ya sudah Tante, Tante Rosa tenang saja disana dan semoga om Bayu lekas sembuh.


Balasan Rosa:


- Terimakasih Zea.


Zea sudah mulai pusing, bingung bagaimana mau sekolah. ia tidak mungkin berangkat ke sekolah tanpa seragam atau memakai baju biasa dan lebih tidak mungkin lagi memaksa Tante Rosa pulang dari rumah sakit luar kota karena suaminya masih belum sembuh.


--------*****----------


#KLIK LIKE πŸ‘ DAN FAVORITIN NOVEL INI...


BACA JUGA


πŸ‘‰MY EVIL TWIN SISTER πŸ’–


πŸ‘‰RACUN CINTA : GADIS KECIL NAKAL πŸ’–


SEE U NEXT TIME


CAYOOOO..............

__ADS_1


__ADS_2