Godaan Teman Dan Ibu Kos

Godaan Teman Dan Ibu Kos
Evan pusing


__ADS_3

Lala sangat penasaran kenapa dirinya tidak di undang dalam acara pernikahan Fitri dan Dimas tersebut, sepulang dari kantor Lala kerumah nya fItri ingin menanyakan kenapa dirinya tidak diundang, setelah mengetok pintu dan di buka oleh Bu Lina, Lala di suruh masuk dan duduk di ruang tamu sedangkan Bu Lina memanggil Fitri.


Fitri datang bersama Dimas menemui Lala di ruang tamu ''hai La? ada apa?'' sapa Fitri sambil duduk.


Dimas pun ikut duduk di samping istrinya tersebut.


''Apa benar kalian sudah menikah?'' Lala langsung bertanya kepada mereka berdua.


''Iya benar La, kami menikah secara mendadak? maaf kami tidak mengundang kamu?'' balas Fitri kepada Lala sambil meminta maaf.


''Kenapa aku tidak di undang Fit? apa kalian sudah tidak menganggap ku sebagai sahabat?'' sahut Lala sambil cemberut kepada mereka berdua.


''Bukan begitu La? memang benar-benar mendadak sekali hanya ijab qobul saja, kami belum mengadakan resepsi?'' balas Fitri kepada Lala dan menjelaskan nya.


''Iya La, kami minta maaf tidak mengundang kamu? tuh temen kamu yang minta agar cepat-cepat menikah?'' ucap Dimas sambil melirik kearah istrinya.

__ADS_1


''Benar La, aku yang meminta mas Dimas untuk menikahi aku secepatnya, karena aku sudah kepingin merasakan manisnya bercinta, hehehe...'' sahut Fitri sambil tersenyum cengengesan kepada Lala.


''Dasar kamu?!'' ucap Lala sambil melemparkan koran yang ada di meja.


''Kamu tau sendirikan nikmatnya bercinta, hehehe...'' balas Fitri cengengesan kepada Lala.


''Tau ah gelap?'' jawab Lala sambil tersenyum cemberut kepada Fitri.


''Oh iya bagaimana kabarnya Farhan anak kamu itu? apa sudah bisa berjalan?'' ucap Fitri bertanya tentang anaknya Lala tersebut.


''Pengin nya sih secepatnya, ya gak mas?'' balas Fitri sambil menepuk pelan lengan suaminya tersebut.


''Iya dong, kita setiap malam kan proses terus biar cepat jadi, hehehe..'' balas Dimas sambil tersenyum kepada mereka berdua.


''Idih pengantin baru bisa aja? ya sudah aku mau pulang dulu kasihan Farhan?'' celetuk Lala kepada mereka berdua dan pamit pulang.

__ADS_1


''Iya La, makasih ya sudah mampir?'' balas Fitri kepada Lala.


Lala pamit dan berjalan keluar dari rumah tersebut, Fitri bersama Dimas hanya mengantar sampai di depan pintu saja, setelah Lala pergi mereka berdua masuk lagi kedalam kamar.


Sedangkan Evan dan Maya pulang dari toko menuju ke rumahnya Maya, setelah sampai mereka berdua masuk, ''aku mau mandi dulu?'' ucap Maya kepada Evan dan berjalan menuju ke kamar mandi.


Evan menaruh tas ke dalam kamar dan berbaring sebentar di atas ranjang menunggu Maya selesai mandi, tak lama kemudian Maya selesai mandi lalu masuk ke dalam kamar, ''kamu gak mandi sayang?'' ucap Maya kepada Evan.


''Ini mau mandi'' jawab Evan sambil bangkit dari tempat tidur dan berjalan menuju ke kamar mandi.


Setelah makan malam Evan dan Maya menghitung uang hasil jualan tadi pagi, ''setiap hari penghasilan kita berkurang terus, apa kamu punya solusi?'' ucap Evan kepada Maya sambil menghitung uang dari hasil jualannya.


''Aku tidak punya ide mas? kamu saja yang cari solusi?'' balas Maya yang tidak mau ambil pusing tentang masalah di toko milik Evan tersebut.


Evan menghitung uang sambil berfikir supaya usahanya tambah maju, sedangkan Maya tidak mau pusing-pusing memikirkan masalah di toko tersebut.

__ADS_1


*Bersambung*


__ADS_2