Godaan Teman Dan Ibu Kos

Godaan Teman Dan Ibu Kos
Tidak suka parfum


__ADS_3

Fitri dan Dimas melajukan mobilnya menuju kerumah, satu jam kemudian mereka sampai juga dirumah, Dimas membawa barang yang telah dibawa untuk liburan masuk kedalam rumah disusul oleh Fitri, Bu Lina menyambut mereka dengan senang hati, Fitri memberikan oleh-oleh yang telah dibelinya dalam perjalanan pulang tadi kepada Ibunya.


''Ini Bu ada makanan dan cemilan buat Ibu?'' Fitri berkata sambil menyodorkan bingkisan tersebut kepada Ibunya.


''Makasih sayang'' balas Bu Lina sambil tersenyum kepada anaknya tersebut.


''Hoek..hoek'' Fitri langsung berlari kedalam kamar mandi karena perutnya merasa mual-mual seperti mau muntah.


Bu Lina tersenyum melihat anaknya yang berlari karena ingin muntah, ''semoga saja dia hamil, aku sudah pengin menimang cucu?'' ucap Bu Lina pada dirinya sendiri.


Setelah keluar dari kamar mandi Fitri berjalan menuju ke kamarnya, Prima sedang menatap laptopnya yang berada di dalam kamar tersebut, Fitri menghampiri suaminya, ''mas kamu bau banget sih, hoek..hoek..'' Fitri berlari lagi menuju kekamar mandi.


Sedangkan Dimas mengendus-endus badannya sendiri, ''gak bau? masih wangi dengan parfum ku? kenapa dia?'' ucap Dimas pada dirinya sendiri, Fitri datang lagi menghampiri suaminya, ''mas kamu mandi sana dan ganti pakaian?'' Fitri berkata sambil menutup hidungnya.


''Mandi?'' balas Dimas kepada istrinya tersebut.

__ADS_1


''Iya cepat sana kamu mandi? cepat mas?!'' ucap Fitri yang sedikit kesal kepada suaminya karena lelet untuk bangun dari duduknya.


''Iya..iya'' sahut Dimas mengalah dan berjalan, ''jangan dekat-dekat! cepat sana keluar?!'' ucap Fitri karena Dimas berjalan di depannya.


''Iya..iya'' Dimas segera berjalan cepat keluar dari kamar tersebut, ''dia kenapa? aneh sekali hari ini?'' ucap Dimas kepada dirinya sendiri sambil berjalan menuju ke kamar mandi.


Fitri merebahkan tubuhnya diatas ranjang, ''aduh..perutku mual-mual banget? masa aku harus bolak-bailk ke kamar mandi?'' ucap Fitri sambil mengelus-elus perutnya.


Setelah mandi Dimas masuk kedalam kamar dan berganti pakaian lalu menyemprotkan parfum ke bajunya, ''hoek..hoek..mas jangan pakai parfum itu? buang saja?! dan cepat ganti baju lagi?!'' ucap Fitri sambil menutup hidungnya lalu berjalan keluar dari kamar tersebut.


Dimas mengendus pakaiannya lagi, ''wangi? ada apa sih dengan dia? masa aku harus ganti baju lagi?'' ucap Dimas kepada dirinya, ia pun mengganti bajunya dengan yang baru dan tidak memakai parfum, Fitri datang menghampiri lagi, ''buang baju dan parfum kamu itu mas?!'' Fitri menyuruh suaminya untuk membuang baju dan parfum tersebut.


''Cepat buang mas!? cepat!'' sahut Fitri sambil terus menutup hidungnya.


''Iya..iya'' Dimas pun mengalah lalu membuang baju dan parfum tersebut, ia berjalan keluar sambil membawa baju dan parfum itu.

__ADS_1


''Mau kemana nak Dimas? tanya Bu Lina yang sedang menyapu teras rumah.


Dimas menceritakan kepada Ibu mertuanya mengenai tingkah aneh yang dialami oleh Fitri, Bu Lina hanya tersenyum mendengar cerita dari menantunya itu, Dimas pun bingung dengan Ibu mertuanya kenapa dia malah tersenyum dengan ceritanya.


''Kenapa Ibu malah tersenyum? apa ada yang lucu ya Bu?'' Dimas bertanya kepada Ibu mertuanya karena ia bingung sendiri.


''Kamu itu lucu nak? besok kamu ajak istrimu periksa ke dokter kandungan? karena itu tanda-tanda wanita sedang hamil?'' balas Bu Lina sambil tersenyum kepada Dimas menantunya itu.


''Bukannya tanda-tanda wanita hamil itu suka dengan buah-buahan yang asam Bu?'' Dimas bertanya lagi kepada Ibu mertuanya sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal tersebut.


''Itu salah satunya nak, sudah sini biar Ibu yang menyimpan baju kamu? kan sayang kalau dibuang?'' jawab Bu Lina kepada menantu tersebut.


''Iya Bu, makasih?'' sahut Dimas sambil menyodorkan pakaian tersebut kepada Ibu mertuanya, ''ya sudah aku kembali ke kamar dulu Bu?'' Dimas pamit untuk kembali ke kamarnya.


''Iya nak, kamu jaga istrimu karena dia sedang hamil?'' balas Bu Lina sambil memberi nasehat kepada Dimas.

__ADS_1


''Iya Bu'' jawab Dimas dan berjalan menuju ke kamarnya.


*Bersambung*


__ADS_2