Godaan Teman Dan Ibu Kos

Godaan Teman Dan Ibu Kos
Barang kiriman


__ADS_3

Terima kasih atas dukungan kalian semua, semoga karya author semakin berkembang dan biisa menghibur pembaca setia


Fitri baru paham apa yang dimaksud oleh Dimas tersebut, mereka berjalan menuju ke supermarket dan berbelanja yang dibutuhkannya, setelah keluar dari supermarket tersebut mereka menuju dimana meninggalkan sepeda motornya.


''Kurang ajar!? kenapa kita malah di kejar oleh mereka? dimana target kita lari?'' ucap salah satu orang suruhannya Yogi kepada temannya sambil terus melaju dengan kencang.


''Aku juga tidak tau bang?'' balas temannya itu.


Kelompok Roy terus mengejar mereka dan pada akhirnya kelompok Roy berhasil menangkap beberapa pengendara tersebut dan dibawa ke markasnya.


Dimas dan Fitri kembali kerumah Bu Lina, setelah menaruh dan menata barang belanjaannya, Fitri membuatkan minuman untuk Dimas lalu berjalan menghampirinya di ruang tamu, ''diminum dulu mas?'' ucap Fitri kepada Dimas.


''Makasih Fit'' balas Dimas sambil tersenyum kepada wanita itu.


''Siapa mereka yang mengikuti kita mas?'' Fitri bertanya kepada Dimas sambil duduk di sampingnya.


''Nanti kalau Roy sudah memberi kabar, kita akan tau siapa mereka itu?'' balas Dimas sambil merangkul pundak wanita itu.

__ADS_1


''Apa mereka suruhan dari orang tuanya Yogi lagi?'' ucap Fitri sambil menyandarkan kepalanya di dada lelaki itu.


Nanti aja tunggu kabar dari Roy?'' balas Dimas sambil membelai rambutnya Fitri dengan lembut.


''Kenapa sih mereka selalu ganggu kita terus?'' sahut Fitri sambil mengelus dada Dimas.


''Mungkin masih dendam sama aku sayang? karena anaknya masuk penjara gara-gara aku menuntut balik'' balas Dimas yang masih membelai rambut wanita itu.


''Terus sampai kapan mereka akan mengganggu kita?'' sahut Fitri kepada lelaki itu sambil mendongakkan kepalanya.


Jauh dari rumahnya Fitri, Lala sedang menimang-nimang anaknya sambil mengajaknya bicara, ''lucunya anakku ini? Mamah jadi gemes sama kamu nak?'' ucap Lala mengajak anaknya berbicara sambil terus menimangnya dengan penuh kasih sayang.


''La Ibu ke warung sebentar yah?'' ucap Bu Reni sambil mendekati Lala yang sedang menimang anaknya.


''Iya Bu'' balas Lala sambil tersenyum kepada anaknya.


Bu Reni berjalan keluar dari rumah menuju ke warung yang tak jauh dari rumah tersebut, ''eh Bu Reni? mau belanja apa Bu?'' tanya Bu Neni pemilik warung tersebut.

__ADS_1


''Beli sayur sama telor Bu?'' balas Bu Reni kepada pemilik warung itu sambil menunjuk kearah sayuran.


''Sebentar yah Bu aku siapin dulu?'' sahut Bu Neni sambil mengambil telor yang akan di timbangnya, ''berapa kilo Bu telornya?'' ucap pemilik warung itu lagi.


''Satu kilo aja'' balas Bu Reni kepada wanita itu.


Lala terus mengajak anaknya bicara sambil bermain, tak lama kemudian Ibunya kembali dari warung sambil berjalan ke dapur untuk memasak, ''permisi?'' ucap seorang lelaki dari luar rumah itu.


Lala berjalan mendekat ke pintu yang masih terbuka tersebut, ''ada apa yah Pak?'' ucap Lala bertanya kepada lelaki itu.


''Ada kiriman barang untuk Ibu?'' balas lelaki itu sambil menunjuk kearah mobil yang membawa barang kiriman tersebut dan menunjukan nota pembelian kepada Lala.


Dengan teliti Lala membaca nota pembelian itu ''kenapa dia memberikan semua ini kepadaku?'' gumam Lala lirih sambil memandangi barang-barang yang ada di mobil pickup tersebut.


''Ya sudah Pak di bawa masuk aja?'' ucap Lala menyuruh lelaki itu untuk membawa barang kiriman itu masuk kedalam rumahnya.


*Bersambung*

__ADS_1


__ADS_2