Godaan Teman Dan Ibu Kos

Godaan Teman Dan Ibu Kos
Dikejar kelompok moge


__ADS_3

Jangan lupa follow dulu dan kasih bintang lima, baca juga cerita (Gairah sang Milyader) Terimakasih#.


Setelah Dimas pulang dari rumahnya Fitri, lalu Dimas menuju kerumah kontrakannya, didalam perjalanan menuju pulang, Dimas di ikuti oleh sepuluh orang pengendara moge (motor gede), Dimas melihat mereka dari kaca spion motor.


"Brum, brumm, brumm" suara moge tersebut mulai mendekati Dimas, pengendara moge tersebut mulai menabrak-nabrakan ban motornya dengan ban motor Dimas sebelah belakang.


Dimas langsung tancap gas melesat jauh menembus padatnya lalu lintas, "kurang ajar! Kita telah di tipunya" gerutu pengendara yang tadi menabrakkan ban motornya "ayo kejar!!".


"Brumm, brumm, brumm, tit, tit" mereka semua lalu mengejar Dimas.


Dimas sudah berhenti duduk dengan pedagang es yang ada di pinggir jalan tersebut sambil mengawasi pengendara moge itu. "Brumm, brumm, tit, tit, brumm, brumm, tit, tit"


Dimas tersenyum sinis melihat mereka seperti sedang pawai kendaraan "lucu sekali mereka" gumam Dimas sambil minum es tersebut, setelah mereka agak jauh lalu Dimas membayar es tersebut dan melajukan motornya di belakang pengendara moge itu.


"Brumm, brumm, tit, tit, brumm, brumm, tit, tit, brumm, brumm, tit, tit" mereka terus membunyikan klakson motornya seperti sedang pawai kendaraan. Dimas terus mengikuti mereka dari belakang.

__ADS_1


"Kemana dia?" Ucap salah satu pengendara moge tersebut.


"Gak tau bos" jawab temannya. Lalu Dimas menyalip mereka dari belakang "ayo kejar aku kalau bisa?!!" Teriak Dimas meledek mereka semua, lalu Dimas tancap gas melesat jauh dari kelompok moge tersebut.


Walaupun Dimas memakai sepeda motor biasa tapi dia sangat ahli dalam mengendarai sepeda motor jenis apapun. Dimas menepikan motornya dan duduk di emperan toko, sedangkan kelompok pengendara moge tersebut masih mengejarnya. Dimas melihat kelompok itu sudah melewati dirinya yang sedang duduk di emperan toko. "Payah kalian".


"Aku ikutin lagi ah" Dimas melaju dibelakang mereka.


Sesampainya di jalan yang sepi, Dimas menyalip mereka lagi dan motornya berhenti dan di palangkan  dibahu jalan, kelompok pengendara moge tersebut ikut berhenti.


Dimas masih duduk di atas motornya dan masih menggunakan helm, duduk santai sambil memandangi wajah mereka semua.


"Lu nyerahin diri karena lu takut bukan?!" Cerocos salah satu dari kelompok moge tersebut.


Dimas masih diam dan duduk santai di atas motornya, "lu punya mulut gak!?" Cerocos kelompok tersebut.

__ADS_1


"Kalian semua payah?!" Teriak Dimas lalu berlahan membuka helm dan jaketnya.


"Ketua?" Ucap salah satu dari kelompok moge tersebut "lihat itu ketua moge kita?". Lalu orang itu berlari menghampiri Dimas "ketua, maafkan kami semua?".


"Udah gak papa, kalian masih lamban?!" Balas Dimas sambil mengibaskan tangannya ke arah mereka semua.


Kelompok moge tersebut lalu menghampiri Dimas yang masih duduk di atas motornya "maafkan kami ketua" "maafkan kami" "ketua maafkan kami" satu persatu kelompok tersebut meminta maaf kepada Dimas. Mereka semua bersalaman dengan gaya kelompok mereka sendiri.


"Siapa yang menyuruh kalian?" Dimas bertanya kepada mereka semua.


Mereka lalu menceritakan ketika sedang mengendarai moge lalu ada seseorang yang menyetop lalu menyuruh mereka untuk menghajar Dimas dengan imbalan yang lumayan buat mereka berfoya-foya.


"Ketua, ayo kita cari restoran?" Mereka mengajak Dimas untuk makan di restoran.


"Ayo" Dimas lalu menjalankan motornya di depan, sedangkan mereka semua berada di belakangnya.

__ADS_1


*Bersambung*


__ADS_2