Godaan Teman Dan Ibu Kos

Godaan Teman Dan Ibu Kos
Menjemput Lala


__ADS_3

Terima kasih atas dukungan kalian semua, semoga karya author semakin berkembang dan biisa menghibur pembaca setia


Setelah sampai di rumah, Lala langsung masuk ke dalam kamarnya dan berbaring sambil menangis, ''ada apa nak?'' tang Bu Reni yang melihat anaknya menangis.


''Mas Evan telah berselingkuh Bu? aku melihatnya, dia sedang bercinta dengan wanita lain di dalam toko Bu?''. balas Lala sambil menangis.


''Kurang ajar anak itu? udah kamu tenangin dulu hatimu, nanti biar Ibu yang akan mengurus suami kamu itu?'' ucap Bu Reni sambil menenangkan anaknya dengan mengelus punggung Lala.


''Iya Bu'' jawab Lala sambil terus menangis.


Hari demi hari telah di lalui oleh Lala, surat perceraian pun sudah ada di tangan Lala dan Evan, mereka berdua telah resmi bercerai.


Lala bermain dengan anaknya sedangkan Bu Reni ada di dapur membuatkan cemilan untuk anaknya, berita perceraian antara Evan dan Lala sudah menyebar sampai di telinganya Tante Fany dan juga Fitri.


Fitri sangat menyanyangkan dengan perceraian mereka berdua, Fitri mengajak Dimas untuk menjenguk sahabatnya itu, tak butuh lama akhirnya sampai di rumahnya Lala, ''tok..tok..tok..''.


Lala membuka pintu tersebut ''Fitri?'' ucap lirih wanita itu sambil memeluk sahabatnya.


''Kamu yang sabar yah La?'' ucap Fitri sambil mengelus punggung sahabatnya untuk menenangkan hatinya Lala.

__ADS_1


''Makasih ya Fit, ayo masuk?'' Lala mengajak Fitri dan Dimas untuk masuk.


Bu Reni datang sambil membawa minuman dan cemilan untuk mereka, ''ayo silahkan di minum?'' ucap Bu Reni dengan ramah.


''Makasih Bu'' balas Fitri sambil tersenyum kepada Bu Reni.


Ibunya Lala pun berjalan ke dapur lagi sambil membawa penampan yang tadi, ''Maafin aku yah Fit? karena telah merebut Evan dari mu?'' ucap Lala kepada Fitri.


''Sudahlah La? itu masa lalu jangan di ungkit lagi, sekarang kita sama-sama menata masa depan supaya lebih baik lagi?'' balas Fitri sambil tersenyum kepada sahabatnya itu.


''Iya Fit kamu benar?'' ucap Lala yang juga ikut tersenyum.


''Ekhm..'' suara dehem Dimas.


''Kenapa kamu mas?'' ucap Fitri kepada Dimas sambil menoleh ke arahnya.


''Aku gak di ajak ngobrol nih? ya udah aku pulang aja?'' balas Dimas pura-pura cemberut untuk menjahili mereka berdua, Dimas pun bangkit dari duduknya.


''Mau kemana kamu mas? duduk dulu sayang?'' ucap Fitri menahan tangannya Dimas dan menyuruhnya untuk duduk kembali.

__ADS_1


''Kenalin ini Dimas calon suami aku La?'' ucap Fitri mengenalkan Dimas kepada Lala.


''Selamat yah Fit, semoga kalian hidup bahagia?'' balas Lala sambil tersenyum kepada Fitri dan Dimas.


''Makasih yah La?'' sahut Fitri dan ikut tersenyum pula.


''Oh iya? kamu kan yang dulu telah menolong Evan?'' Lala bertanya kepada Dimas.


''Ya bisa di bilang begitu? aku cuma kebetulan sedang lewat aja?'' balas Dimas dengan senyuman ramahnya.


''Kapan kalian berdua akan menikah?'' tanya Lala lagi kepada Fitri dan Dimas.


''Bulan depan La'' jawab Fitri sambil menoleh ke arah Dimas ''iya kan mas?''.


''Iya, bulan depan kita akan menikah'' sahut Dimas sambil menggaruk-garukan di kepalanya yang tidak gatal itu.


''Syukurlah, jangan lupa aku di undang dong?'' ucap Lala sambil tersenyum.


''Pasti dong La'' jawab Fitri kepada Lala.

__ADS_1


*Bersambung*


__ADS_2