
Jangan lupa follow dan kasih bintang lima, supaya author lebih semangat berkarya dan menulis cerita ini terimakasih #.
Fitri dan Dimas sudah sampai dirumah, mereka duduk di ruang tamu sambil menunggu kabar dari temannya Dimas, perasaan Fitri sekarang sudah lega tapi masih penasaran siapa orang tersebut.
"Mas, siapa mereka? Kenapa mengikuti kita?" Fitri menanyakan kepada Dimas.
"Aku juga tidak tahu Fit, mungkin orang suruhan? Tapi kira-kira siapa yang menyuruh mereka yah?" Balas Dimas yang juga tidak tahu siapa mereka dan siapa yang menyuruh mereka.
"Duwit..duwit..duwit" suara dering ponsel Dimas berbunyi, lalu Dimas menerima panggilan tersebut ("ya halo, apa kamu sudah tahu siapa orang yang menyuruh mereka?") Ucap Dimas bertanya kepada temannya.
("Sudah, orang yang menyuruh mereka adalah Pak Broto, apa kamu kenal orang itu?") Jawab temannya Dimas di sebrang telpon.
("Aku tahu orangnya, terima kasih atas infonya") ucap Dimas lalu menutup telfonnya.
"Ternyata orang tuanya Yogi Fit, yang menyuruh mereka" ucap Dimas memberitahu kepada Fitri.
"Jadi orang tuanya Yogi masih dendam sama kamu mas?" Balas Fitri sambil menatap wajah Dimas.
__ADS_1
"Bisa jadi Fit" ucap Dimas sambil memegang tangan Fitri.
"Kamu harus hati-hati mas" ucap Fitri sambil menyandarkan kepalanya di bahu Dimas.
"Iya sayang" balas Dimas sambil mengelus rambut milik Fitri.
Hari mulai berganti malam, sekitar pukul tujuh malam Zaky mengendarai sepeda motornya menuju ke rumahnya Tante Fany, karena Tante Fany sudah kangen dengan Zaky, setelah menempuh waktu lima belas menit akhirnya Zaky sampai di rumah Tante Fany lalu memarkirkan motornya, "tok..tok..tok" Zaky mengetok pintu dan dibuka oleh Tante Fany.
"Ayo masuk sayang?" Tante Fany menggandeng tangan Zaky dan berjalan masuk kedalam dan duduk di ruang tamu.
"Kamu mau minum apa?" Ucap Tante Fany kepada Zaky sambil tersenyum.
"Iya nanti Tante bakal kasih susu kenyal enak, cap janda muda, hahaha.." sahut Tante Fany yang juga menggoda Zaky sambil tertawa.
"Mau dong" balas Zaky dan tersenyum kepada Tante Fany.
"Ya udah Tante bikin minuman dulu yah?" Tante Fany berkata sambil berjalan ke arah dapur.
__ADS_1
Tante Fany lalu membuat kopi susu untuk Zaky lalu kembali menemui Zaky sambil membawa kopi susu dan kue buatannya sendiri.
"Nih tadi sore Tante buat kue sama piscok, ayo dicicipi?" Ucap Tante Fany sambil menaruh kopi susu dan cemilan tersebut di atas meja, lalu Tante Fany duduk di sampingnya Zaky.
"Ini Tante yang buat?" Zaky bertanya kepada Tante Fany.
"Iya dong, ayo dicoba?" Tante Fany menyuruh Zaky untuk mencicipi cemilan buatannya sendiri.
"Ini piscok pisang coklat yah Tan?" Zaky bertanya sambil menunjuk ke arah piscok tersebut.
"Kalau Tante yang buat, namanya bukan pisang coklat tapi pisang dikocok hehehe.." balas Tante Fany sambil tersenyum cengengesan menggoda Zaky.
"Ah, Tante bisa aja, aku kan jadi kepingin di gituin Tan?" Sahut Zaky sambil tersenyum kepada Tante Fany sambil menjawil dagu miliknya.
"Boleh, asal kamu menginap di sini sayang? Nemenin Tante yah?" Tante Fany menyuruh Zaky untuk menginap di rumahnya.
"Oke Tan, dengan senang hati aku akan menginap di sini, cup" balas Zaky lalu mencium pipi Tante Fany.
__ADS_1
"Ayo dimakan dulu?" Ucap Tante Fany menyuruh Zaky untuk memakan cemilan tersebut
*Bersambung*