
Sebelum membaca cerita ini follow dulu yah supaya author semangat untuk menulis, terima kasih#.
Mereka berdua saling mengobrol dan bercanda sambil menunggu pesanan datang, Fitri merasa kasihan kepada Dimas yang bekerja sebagai tukang ojeg.
‘’Mas, apa kamu mau jadi cleaning servis di kantorku?’’ Fitri menawarkan pekerjaan kepada Dimas karena merasa kasihan kepadanya.
Dimas pura-pura berfikir sejenak sambil mengusap-usap keningnya, ‘’boleh juga? Emang ada lowongan di kantor itu sayang?’’ jawab Dimas sambil menepuk pelan punggung tangannya Fitri.
‘’Sebenarnya sih gak ada? Tapi nanti aku akan coba berbicara kepada atasanku barang kali masih membutuhkan pekerja untuk bagian cleaning servis atau yang lainnya?’’ balas Fitri sambil tersenyum kepada Dimas dan memberikan semangat kepadanya.
‘’Ya udah kamu bilang dulu sama atasan mu? nanti kalau emang sudah rezeki aku, pasti akau akan bekerja di kantormu itu’’ ucap Dimas yang tersenyum kepada Fitri.
Dimas sangat tersentuh dengan niat baik dari Fitri, karena mau membantu dirinya supaya bekerja di kantor tersebut. Dimas pun tersenyum manis kepada Fitri sambil menepuk pundaknya, ‘’makasih yah, kamu sangat baik kepadaku?’’.
‘’Iya sama-sama mas, itu untuk kebaikan kamu kedepannya, supaya kamu gak ngojek terus dan gak panas-panasan dibawah terik matahari, nanti jadi item dong, hehehe..’’ ucap Fitri sambil tersenyum kepada Dimas.
__ADS_1
‘’Iya sayang, makasih ya’’ jawab Dimas membalas senyuman kepada Fitri.
Pesanan mereka datang, pelayan tersebut menaruh makanan itu diatas meja ‘’silahkan dinikmati?’’ ucap pelayan itu kepada mereka berdua, lalu meninggalkan tempat itu. ‘’makasih’’ balas Fitri kepada pelayan tersebut sebelum meninggalkan tempat itu, Dimas dan Fitri mulai menyantap makanan tersebut dengan lahap.
‘’Kalau masih kurang kamu bisa pesan lagi?’’ ucap Dimas disela-sela makannya sambil melirik kearah Fitri.
‘’Ini aja belum habis mas?’’ jawab Fitri sambil mengunyah makanan.
‘’Kali aja kamu mau nambah lagi sayang?’’ balas Dimas dengan senyumannya.
Mereka terus melahap makan itu sambil mengobrol sesekali bercanda dan tertawa bersama, selesai makan Dimas mengantarkan Fitri kembali ke kantor. Setelah Fitri masuk lalu Dimas kembali menuju ke pangkalan ojeg dan duduk mengobrol bersama teman-temannya yang berprofesi sama.
.Sedangkan Tante Fany masih berada diruangannya mengoreksi berkas tentang keuangan tokonya tersebut, setelah itu Tante Fany mengundang Zaky untuk datang ke ruangannya.
‘’Zak kamu dipanggil Bu Fany tuh, buruan kesana?’’ ucap Desi sambil menepuk pundaknya Zaky.
__ADS_1
‘’Oke aku kesana dulu yah cantik..’’ balas Zaky sambil tersenyum kepada Desi.
‘’Iya ganteng..ayo buruan kesana?’’ ucap Desi lagi sambil membalas senyuman dari Zaky tersebut.
Zaky berjalan menuju ke ruangannya Tante Fany dan masuk ke dalam lalu duduk di sofa yang ada di ruangan tersebut.
‘’Ada apa Tante memanggil akau kesini? Kangen yah sama aku?’’ tanya Zaky sambil menggoda Tante Fany dan tersenyum kepadanya.
‘’Iya Tante kangen sama kamu sayang’’ jawab Tante Fany sambil mengedipkan sebelah matanya kepada Zaky.
Tante Fany berjalan mendekati Zaky dan duduk di sampingnya sambil bergelayut di lengannya Zaky, ‘’Tante kangen di belai oleh kamu sayang?’’ ucap Tante Fany sambil tangannya mulai mengelus burung milik Zaky itu.
‘’Nanti ada yang masuk gimana?’’ ucap Zaky sambil membelai rambutnya Tante Fany lalu mengecup keningnya.
Bersambung*
__ADS_1