Godaan Teman Dan Ibu Kos

Godaan Teman Dan Ibu Kos
Kejutan untuk Fitri


__ADS_3

Dukung terus novel ini supaya author lebih semangat berkarya dan menulis cerita ini. Terimakasih# (21+).


Dimas pulang dari rumahnya Fitri, lalu menuju ke rumah kontrakannya setelah sampai dan memarkirkan motornya, Dimas berjalan masuk kedalam rumahnya lalu menelfon seseorang.


("Halo Pak Bondan, saya minta tolong kepada anda untuk merekomendasikan atas nama Fitri Amelia supaya bisa masuk di perusahaan mutiara cahaya dan di tempatkan sebagai kepala marketing?") Dimas menyuruh Pak Bondan untuk segera mengurus Fitri supaya bekerja di perusahaan tersebut.


("Oke siap tuan muda, besok saya pastikan Fitri langsung bisa menduduki jabatan tersebut.") Balas Pak Bondan dari sebrang telpon.


("Terimakasih atas bantuannya") ucap Dimas lalu menutup telfonnya dan berjalan menuju ke kamar mandi.


Sedangkan Fitri masih sedih di dalam kamar, lalu Bu Lina datang menghampirinya sambil membawa makanan, "makan dulu nak? Biar perutmu ada isinya?" Bu Lina menyuruh Fitri untuk makan.


"Gak nafsu makan Bu?" Balas Fitri sambil menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Ya udah Ibu taruh di sini aja, nanti kalau kamu sudah lapar, kamu makan yah?" Bu Lina lalu menaruh makanan tersebut diatas meja yang ada di kamarnya Fitri dan berjalan keluar dari kamar tersebut.


"Duwit.. duwit... duwit" dering ponsel milik Fitri berbunyi.


Fitri lalu mengambil ponselnya dan melihat nomor yang memanggil tersebut "nomor siapa sih?" Gumam Fitri bertanya kepada dirinya sendiri lalu Fitri menjawab panggilan tersebut.


(Halo ini siapa yah?") Tanya Fitri di sambungan telepon tersebut.


("Maaf mengganggu anda, ini dari perusahaan mutiara cahaya, besok pagi anda dimohon untuk datang ke perusahaan, karena anda sudah di terima kerja di perusahaan ini, harap datang jam 8 pagi, jangan sampai telat") balasan dari sebrang telpon dan menjelaskan kepada Fitri.


Fitri lalu berlari menemui Ibunya "Bu.. Bu.." Fitri langsung memeluk tubuh Ibunya.


"Ada apa nak? Kelihatannya senang banget?" Ucap Bu Lina sambil tersenyum dan menepuk pundak anaknya.

__ADS_1


"Bu aku di terima kerja di perusahaan mutiara cahaya, aku senang banget Bu?" Fitri berkata sambil tersenyum kepada Ibunya.


Fitri terus memeluk tubuh Ibunya karena merasa senang dan bahagia sudah di terima kerja di perusahaan mutiara cahaya tersebut. Lalu Fitri menelfon Dimas menyuruh untuk menjemput dirinya besok pagi dan memberitahu kalau dirinya di terima kerja di perusahaan tersebut. Dimas hanya tersenyum sendiri di kamarnya karena mendengar kalau Fitri sudah di terima kerja di perusahaan itu.


Keesokan harinya Fitri sudah bangun pagi-pagi buta setelah cuci muka lalu membantu Ibunya memasak "tumben anak Ibu sudah bangun?" Ucap Bu Lina yang tersenyum kepada Fitri.


"Iya dong Bu, kan aku mau kerja" sahut Fitri sambil tersenyum sendiri lalu membantu Ibunya memasak.


Setelah Fitri mandi dan sudah berpakaian rapi lalu mereka berdua sarapan pagi bersama, "tit, tit, tit" suara klakson motor Dimas terdengar oleh mereka berdua.


"Tuh nak Dimas sudah datang, suruh dia masuk dan ajak untuk sarapan bersama?" Bu Lina menyuruh Fitri untuk mengajak Dimas untuk makan bersama.


Fitri berjalan menuju keluar lalu menyuruh Dimas untuk masuk dan mengajaknya sarapan pagi bersama, Dimas pun mengikuti langkah Fitri ke ruang makan, mereka bertiga lalu sarapan pagi bersama.

__ADS_1


*Bersambung*


__ADS_2